Tabrak Pembatas Jalan Tol, Bagian Kepala Truk Pertamina Jatuh ke Jalur Arteri

Kompas.com - 21/07/2019, 09:16 WIB
Tabrak Pembatas Jalan Tol Wiyoto Wiyono, Kepala Truk Pertamina Jatuh Ke Jalur Arteri tepatnya di depan Gerbang Tol Rawamangun, Minggu (21/7/2019).Dokumentasi Ditlantas Polda Metro Jaya Tabrak Pembatas Jalan Tol Wiyoto Wiyono, Kepala Truk Pertamina Jatuh Ke Jalur Arteri tepatnya di depan Gerbang Tol Rawamangun, Minggu (21/7/2019).

JAKARTA, KOMPAS.com - Kanit Laka Lantas Polres Jakarta Timur AKP Agus mengatakan, truk tangki Pertamina yang menabrak pembatas jalan Tol Wiyoto Wiyono KM 5 arah Cawang, Jakarta Timur membuat kepala truk jatuh dari atas tol ke jalur arteri tepatnya di depan Gerbang Tol Rawamangun, Minggu (21/7/2019).

"Kepala truk Pertamina yang menabrak guadril pembatas tol terlepas jatuh ke arteri di depan Gerbang Tol Rawamangun," ucap Agus saat dikonfirmasi, Minggu.

Akibatnya, hanya badan truk tangki Pertamina yang tersisa di jalan Tol Wiyoto Wiyono. Kecelakaan itu juga melibatkan mobil merk Cayla bernomor polisi B 2230 TOW yang ikut menabrak truk tersebut.


Akibatnya truk yang bermuatan 32.000 liter bahan bakar itu pun terbakar bersama dengan mobil merk Cayla.

Proses pemadaman pun sudah dilakukan petugas pemadam kebakaran sejak pukul 01.55 WIB padam pada pukul 03.10 WIB.

Baca juga: Pasca-Kebakaran Truk Pertamina, Hanya 2 Lajur yang Bisa Dilalui di Lokasi

Adapun kecelakaan itu diduga berawal dari sopir truk tangki Pertamina yang mengantuk sehingga truk oleng dan menabrak pembatas jalan.

"Setiba di TKP Pengemudi truk tangki dugaan diperkirakan mengantuk oleng lanjut menabrak guadril pembatas tol sebelah kiri," ujar Agus.

Akibat kecelakan itu, lalu lintas Tol Wiyoto Wiyono KM 5 arah Cawang pun sempat ditutup karena proses evakuasi. Namun sejak pukul 08.00 WIB, proses evakuasi kendaraan selesai dan lalu lintas dalam tol kembali normal.

Hingga kini kepala truk masih dalam proses evakuasi pihak kepolisian.

Sementara itu, Kasiops Sudin Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan Jakarta Timur Gatot Sulaiman mengatakan, tiga orang meninggal dunia akibat insiden kecelakaan itu.

"Yang jadi korban, yakni pengemudi Pertamina bernama Isep Abdurohman (35), kernet Pertamina Ahmat Wagiyanyo (23), dan pengemudi Calya yang belum dapat diidentifikasi," kata Gatot.

Kerugian dalam insiden tersebut kurang lebih Rp 1,3 miliar.

Dapatkan hadiah utama Smartphone setiap bulan dan Voucher Belanja setiap minggunya, dengan berkomentar di artikel ini! #JernihBerkomentar *Baca Syarat & Ketentuan di sini!


Dapatkan hadiah utama Smartphone setiap bulan dan Voucher Belanja setiap minggunya, dengan berkomentar di bawah ini! #JernihBerkomentar *Baca Syarat & Ketentuan di sini
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Terkini Lainnya

Pengakuan Bandar Narkoba di Kampus: Uang Pelicin untuk Sekuriti hingga Hidup Foya-foya

Pengakuan Bandar Narkoba di Kampus: Uang Pelicin untuk Sekuriti hingga Hidup Foya-foya

Megapolitan
Pengeroyok Siswi SMK di Bekasi Ditahan dan Terancam Kurungan 5 Tahun

Pengeroyok Siswi SMK di Bekasi Ditahan dan Terancam Kurungan 5 Tahun

Megapolitan
Gabung dengan Mahasiswa Papua, Massa Aksi Kamisan Pakai Topeng Monyet

Gabung dengan Mahasiswa Papua, Massa Aksi Kamisan Pakai Topeng Monyet

Megapolitan
Soal Instalasi Gabion, Anies: Biasa Saja, Bagian dari Tata Taman Kota

Soal Instalasi Gabion, Anies: Biasa Saja, Bagian dari Tata Taman Kota

Megapolitan
Bestari: Nasdem Mendukung Anies Baswedan sampai Kapan pun

Bestari: Nasdem Mendukung Anies Baswedan sampai Kapan pun

Megapolitan
Sindikat Penipu Jual Beli Rumah dan Tanah Kembali Ditangkap

Sindikat Penipu Jual Beli Rumah dan Tanah Kembali Ditangkap

Megapolitan
Kisah Charlie, Mahasiswa yang Terjun ke Dunia Hitam Jadi Bandar Ganja di Kampus

Kisah Charlie, Mahasiswa yang Terjun ke Dunia Hitam Jadi Bandar Ganja di Kampus

Megapolitan
Ini yang Bisa Dilakukan Pasien apabila Mendapat Obat Kedaluwarsa dari Tenaga Medis

Ini yang Bisa Dilakukan Pasien apabila Mendapat Obat Kedaluwarsa dari Tenaga Medis

Megapolitan
KPAD Akan Dampingi Korban dan Pelaku Pengeroyokan di Bekasi

KPAD Akan Dampingi Korban dan Pelaku Pengeroyokan di Bekasi

Megapolitan
Gubernur Banten dan Forum Kota Jakarta Tak Hadir, Sidang Kasus Polusi Udara Kembali Ditunda

Gubernur Banten dan Forum Kota Jakarta Tak Hadir, Sidang Kasus Polusi Udara Kembali Ditunda

Megapolitan
Sebelum Dwi Koen Meninggal, Anaknya Sempat Minta Koreksi untuk Komik Panji Koming

Sebelum Dwi Koen Meninggal, Anaknya Sempat Minta Koreksi untuk Komik Panji Koming

Megapolitan
Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor DKI Bakal Naik Jadi 12,5 Persen

Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor DKI Bakal Naik Jadi 12,5 Persen

Megapolitan
Anak Dwi Koen Bertekad Teruskan Komik Panji Koming

Anak Dwi Koen Bertekad Teruskan Komik Panji Koming

Megapolitan
Korban Obat Kedaluwarsa di Puskesmas Kamal Akan Diperiksa di Rumah Sakit

Korban Obat Kedaluwarsa di Puskesmas Kamal Akan Diperiksa di Rumah Sakit

Megapolitan
DPRD: Imbas Putusan MA, Trotoar Tak Boleh Lagi Dijadikan Tempat Jualan PKL

DPRD: Imbas Putusan MA, Trotoar Tak Boleh Lagi Dijadikan Tempat Jualan PKL

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X