Ada Evakuasi Kepala Truk Pertamina, Arus Lalin Jalan Jendral Ahmad Yani Padat

Kompas.com - 21/07/2019, 09:58 WIB
Ada Evakuasi Kepala Truk Pertamina yang Terbakar, Arus Lalu Lintas Jalan Jendral Ahmad Yani, Rawamangun, Jakarta Timur Arah Cawang Padat, Minggu (21/7/2019). Bidik Layar Instagram @jktinformasiAda Evakuasi Kepala Truk Pertamina yang Terbakar, Arus Lalu Lintas Jalan Jendral Ahmad Yani, Rawamangun, Jakarta Timur Arah Cawang Padat, Minggu (21/7/2019).
Penulis Dean Pahrevi
|

JAKARTA, KOMPAS.com - Arus lalu lintas di Jalan Jenderal Ahmad Yani, Rawamangun, Jakarta Timur arah Cawang padat akibat adanya proses evakuasi kepala truk Pertamina. Kepala truk tersebut jatuh akibat menabrak pembatas jalan Tol Wiyoto Wiyono KM 5, di atasnya pada Minggu (21/7/2019).

Menurut Kepala Induk Polisi Jalan Raya (PJR) Tol Wiyoto Wiyono AKP Mansyur, saat ini kondisi lalu lintas di Jalan Jenderal Ahmad Yani arah Cawang padat merayap.

"Kemacetan masih luar biasa di arteri karena kan juga ada penyempitan proyek di arterinya, arteri macet di Prumpungnya sampai jembatan Jatinegara," kata Mansyur saat dikonfirmasi Kompas.com, Minggu.

Adapun proses evakuasi kepala truk itu membuat Gerbang Tol Rawamangun ditutup sementara. Kendaraan yang hendak masuk Tol Wiyoto Wiyono arah Cawang dialihkan masuk Gerbang Tol Pedati.

"Masih proses pengangkatan jadi dialihkan ke Gerbang Tol Pedati," ujar Mansyur.

Baca juga: Truk Pertamina Bermuatan 32.000 Liter Terbakar Setelah Tabrak Pembatas Tol

Sementara itu, proses evakuasi badan truk dan mobil merk Cayla bernomor polisi B 2230 TOW yang juga ikut terlibat kecelakaan sudah selesai. Lalu lintas di dalam tol pun kembali normal.

Sebelumnya, pada Minggu pukul 01.55 WIB sebuah truk tangki Pertamina bermuatan 32.000 liter bahan bakar alami menabarak pembatas jalan tol dan melibatkan mobil merk Cayla B 2230 TOW.

Akibatnya, kedua mobil terbakar dan dapat dipadamkan pukul 03.10 WIB.

Kasiops Sudin Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan Jakarta Timur Gatot Sulaiman mengatakan, tiga orang meninggal dunia akibat insiden kecelakaan itu.

"Yang jadi korban, yakni pengemudi Pertamina bernama Isep Abdurohman (35), kernet Pertamina Ahmat Wagiyanyo (23), dan pengemudi Calya yang belum dapat diidentifikasi," kata Gatot.

Adapun kerugian dalam insiden tersebut kurang lebih Rp 1,3 miliar.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kamis, 1.000 Sopir Angkot di Kota Tangerang Akan Divaksin Covid-19

Kamis, 1.000 Sopir Angkot di Kota Tangerang Akan Divaksin Covid-19

Megapolitan
Bocah 4 Tahun yang Sendirian di Pinggir Jalan Fatmawati Bertemu Ibunya di Polsek Cilandak

Bocah 4 Tahun yang Sendirian di Pinggir Jalan Fatmawati Bertemu Ibunya di Polsek Cilandak

Megapolitan
Tangsel Masuk Zona Kuning, Total 7.802 Kasus Covid-19

Tangsel Masuk Zona Kuning, Total 7.802 Kasus Covid-19

Megapolitan
Sejumlah Guru di Tangsel Berharap KBM Tatap Muka Digelar Juli 2021

Sejumlah Guru di Tangsel Berharap KBM Tatap Muka Digelar Juli 2021

Megapolitan
Kontroversi Vaksinasi Keluarga Anggota Dewan, DPRD Klaim Perlu tetapi Ditolak Pemprov DKI

Kontroversi Vaksinasi Keluarga Anggota Dewan, DPRD Klaim Perlu tetapi Ditolak Pemprov DKI

Megapolitan
Karyawati Korban Pelecehan Seksual oleh Bos di Ancol Bertambah Menjadi 4 Orang

Karyawati Korban Pelecehan Seksual oleh Bos di Ancol Bertambah Menjadi 4 Orang

Megapolitan
UPDATE 3 Maret: DKI Jakarta Catat Penambahan 1.437 Kasus Covid-19

UPDATE 3 Maret: DKI Jakarta Catat Penambahan 1.437 Kasus Covid-19

Megapolitan
Kisah Warga Kampung Pulo Saat Banjir, Pernah Terperosok hingga Menyusui di Atas Lemari

Kisah Warga Kampung Pulo Saat Banjir, Pernah Terperosok hingga Menyusui di Atas Lemari

Megapolitan
Kuasa Hukum: Bukti Tidak Kuat, John Kei Harus Bebas

Kuasa Hukum: Bukti Tidak Kuat, John Kei Harus Bebas

Megapolitan
Varian Baru Corona Masuk Indonesia, Wagub DKI Minta Masyarakat Waspada

Varian Baru Corona Masuk Indonesia, Wagub DKI Minta Masyarakat Waspada

Megapolitan
Kota Bekasi Catat 781 Kasus Baru Covid-19, 21 Pasien Meninggal

Kota Bekasi Catat 781 Kasus Baru Covid-19, 21 Pasien Meninggal

Megapolitan
Satu Tahun Covid-19, Saat Warga Sudah Capek dan Berharap Pandemi Segera Berlalu..

Satu Tahun Covid-19, Saat Warga Sudah Capek dan Berharap Pandemi Segera Berlalu..

Megapolitan
Siswa SMA Racik Ganja Sintetis, Polisi: Diedarkan ke Para Remaja

Siswa SMA Racik Ganja Sintetis, Polisi: Diedarkan ke Para Remaja

Megapolitan
Guru di Depok Antusias Ikut Vaksinasi Covid-19: Biar Bisa Tatap Muka dengan Murid

Guru di Depok Antusias Ikut Vaksinasi Covid-19: Biar Bisa Tatap Muka dengan Murid

Megapolitan
Dihubungi Anak Buah John Kei, Putra Nus Kei: Bung John Mau Bunuh Bapak

Dihubungi Anak Buah John Kei, Putra Nus Kei: Bung John Mau Bunuh Bapak

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X