Serius Bikin Peremajaan, PT Transjakarta Akan Tambah 150 Mini Bus

Kompas.com - 22/07/2019, 12:26 WIB
Sebuah minibus Transjakarta jurusan Kampung Melayu-Pulogebang terbakar di Jalan Basuki Rahmat tepatnya depan pom bensin Basuki Rahmat, Cipinang Besar Selatan, Jatinegara, Sabtu (20/7/2019) pukul 11.45.
KOMPAS.com/RINDI NURIS VELAROSDELASebuah minibus Transjakarta jurusan Kampung Melayu-Pulogebang terbakar di Jalan Basuki Rahmat tepatnya depan pom bensin Basuki Rahmat, Cipinang Besar Selatan, Jatinegara, Sabtu (20/7/2019) pukul 11.45.
Penulis Cynthia Lova
|

JAKARTA, KOMPAS.com - Direktur Utama PT  Transjakarta Agung Wicaksono mengatakan, pihaknya akan menambah 150 mini bus transjakarta dari operator Koperasi Angkutan Jakarta (Kopaja) dalam waktu dekat ini.

Agung memastikan, 150 unit itu telah diremajakan oleh Kopaja sebagai operator sesuai dengan standar Transjakarta.

Hal tersebut dilakukan untuk mengantisipasi adanya kejadian serupa terkait insiden terbakarnya mini bus transjakarta pada Sabtu (20/7/2019) lalu.

Baca juga: Ini Penyebab Feeder Transjakarta Terbakar di Jatinegara

"Dan terakhir ini kita mau melakukan dengan cara serius untuk meremajakan (unit) milik operator, seperti Kopaja ini," ujar Agung di Kopi Sabang Oey, Minggu (22/7/2019).

Ia menjelaskan, pihaknya sudah  bekerja sama dengan Kopaja untuk menjalankan program Pemerintah Provinsi DKI Jakarta, yakni mengintegrasikan transportasi pada 2015 lalu.

Menurut Agung, sebagai langkah awal kerja sama itu, pihaknya hanya mengoperasikan 151 kopaja reguler yang lama untuk diminta menyesuaikan standar Transjakarta.

"Jadi kemarin itu bus rekondisi tahun 2012, 2013, 2014 dan dipasangkan AC, lalu diintegrasikan," ucapnya.

Baca juga: Ternyata Feeder Transjakarta Banyak dari Bus Rekondisi yang Ditambah AC

Agung mengatakan, selain seluruh armada harus baru masih ada beberapa ketentuan lainnya yang harus dipenuhi Kopaja.

Salah satunya, standar perawatan oleh agen pemegang merk (APM) bus baru yang dibeli tersebut. 

Transjakarta juga memerhatikan aspek fisik bus seperti body, sasis, dan rangka demi keselamatan pengguna.

"Dulu perawatan oleh operator disupervisi oleh APM. Sekarang tidak boleh operator, harus APM langsung," tutur Agung.



Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Menuju New Normal, Kasus Covid-19 di Bekasi Masih Naik Turun Usai Lebaran

Menuju New Normal, Kasus Covid-19 di Bekasi Masih Naik Turun Usai Lebaran

Megapolitan
BMKG: Jakarta Cerah Berawan Sepanjang Hari Ini

BMKG: Jakarta Cerah Berawan Sepanjang Hari Ini

Megapolitan
[UPDATE] Covid-19 1 Juni di Depok: Muncul 2 Kasus Positif Baru dan 9 Pasien Dinyatakan Sembuh

[UPDATE] Covid-19 1 Juni di Depok: Muncul 2 Kasus Positif Baru dan 9 Pasien Dinyatakan Sembuh

Megapolitan
PLN Pastikan Dana Pelanggan Listrik Prabayar yang Sudah Beli Token Tak Hilang

PLN Pastikan Dana Pelanggan Listrik Prabayar yang Sudah Beli Token Tak Hilang

Megapolitan
Sejak Sore Token Listrik Gagal Input, PLN Sebut Ada Gangguan Jaringan Data

Sejak Sore Token Listrik Gagal Input, PLN Sebut Ada Gangguan Jaringan Data

Megapolitan
Kabar Baik, 7 Kelurahan di Depok Dinyatakan Bebas Kasus Positif Covid-19

Kabar Baik, 7 Kelurahan di Depok Dinyatakan Bebas Kasus Positif Covid-19

Megapolitan
Gelar Razia di Danau Sunter, Satpol PP Sasar Warga yang Tak Kenakan Masker

Gelar Razia di Danau Sunter, Satpol PP Sasar Warga yang Tak Kenakan Masker

Megapolitan
Jakarta Belum Berencana Buka Kegiatan Belajar di Sekolah pada 13 Juli 2020

Jakarta Belum Berencana Buka Kegiatan Belajar di Sekolah pada 13 Juli 2020

Megapolitan
Sekolah di Bekasi Kembali Buka Saat Tahun Ajaran Baru

Sekolah di Bekasi Kembali Buka Saat Tahun Ajaran Baru

Megapolitan
Di Masa New Normal, Tiket Kereta Jarak Jauh Hanya Bisa Dipesan secara Online

Di Masa New Normal, Tiket Kereta Jarak Jauh Hanya Bisa Dipesan secara Online

Megapolitan
Catat, Penumpang KAI Wajib Gunakan Masker hingga Face Shield di Era New Normal

Catat, Penumpang KAI Wajib Gunakan Masker hingga Face Shield di Era New Normal

Megapolitan
Sebaran Kasus Covid-19 di DKI 1 Juni: Sunter Agung Tertinggi, Disusul Pademangan Barat

Sebaran Kasus Covid-19 di DKI 1 Juni: Sunter Agung Tertinggi, Disusul Pademangan Barat

Megapolitan
Pemkot Bekasi Akan Terbitkan Perwal sebagai Protokol New Normal

Pemkot Bekasi Akan Terbitkan Perwal sebagai Protokol New Normal

Megapolitan
Bungkusan Cairan Berasap Ditemukan di Dekat Masjid di Ciracas

Bungkusan Cairan Berasap Ditemukan di Dekat Masjid di Ciracas

Megapolitan
Jelang New Normal, Pemkot Bekasi Upayakan Keseimbangan Faktor Ekonomi dengan Kesehatan

Jelang New Normal, Pemkot Bekasi Upayakan Keseimbangan Faktor Ekonomi dengan Kesehatan

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X