Pemprov DKI Akan Bagikan Tanaman Lidah Mertua untuk Tekan Polusi Udara

Kompas.com - 22/07/2019, 18:47 WIB
Ilustrasi lidah mertua (Sansevieria trifasciata). Ilustrasi lidah mertua (Sansevieria trifasciata).

JAKARTA, KOMPAS.com - Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan, dan Pertanian (KPKP) DKI Jakarta akan membagikan tanaman lidah mertua secara gratis kepada warga. Tujuannya untuk mengurangi polusi udara di Jakarta.

Sekretaris Dinas KPKP DKI Jakarta Suharini Eliawati mengatakan, tanaman lidah mertua efektif mengurangi polusi udara.

"Yang sudah ada penelitiannya, lidah mertua itu lebih efektif (mengurangi polusi udara). Jadi, tahun 2013 itu ada salah satu peneliti dari Semarang, saya baca, tanaman lidah mertua mampu menyerap 107 polutan udara," kata Suharini saat dihubungi, Senin (22/7/2019).

Baca juga: Proyek Lidah Mertua Anies Demi Atasi Polusi Udara Panen Kritik

Ia menyampaikan, tanaman lidah mertua rencananya akan dibagikan secara gratis pada Agustus mendatang. Pemprov DKI saat ini masih melakukan lelang pengadaan tanaman tersebut.

"Ini memang program kami, tapi kami mulainya nanti bulan Agustus," kata dia.

Selain lidah mertua, Dinas KPKP juga akan membagikan jenis tanaman lainnya. Sebab, tanaman lain juga berfungsi untuk mengurangi polusi udara dengan menyerap karbondioksida (CO2).

"Pada dasarnya semua tanaman itu punya manfaat karena begitu melakukan proses fotosintesa, itu akan mengeluarkan O2 (oksigen) dan menangkap CO2," kata Suharini.

Program pembagian tanaman secara gratis, lanjut Suharini, sebenarnya sudah berlangsung. Warga cukup menukarkan fotokopi KTP untuk mendapatkan dua tanaman secara gratis.

Namun, khusus untuk tanaman lidah mertua, Dinas KPKP baru akan dibagikan pada Agustus karena saat ini jumlahnya terbatas.

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Masjid Al Munawar Pancoran Gelar Shalat Jumat dengan Protokol Pencegahan Covid-19

Masjid Al Munawar Pancoran Gelar Shalat Jumat dengan Protokol Pencegahan Covid-19

Megapolitan
PPNI Terima 300 Aduan Perawat Terkait THR Lebaran

PPNI Terima 300 Aduan Perawat Terkait THR Lebaran

Megapolitan
Lagi, 3 Warga Lenteng Agung yang Pulang dari Mudik Lolos di Check Point

Lagi, 3 Warga Lenteng Agung yang Pulang dari Mudik Lolos di Check Point

Megapolitan
Curhat Ibu Hamil di Tengah Pandemi Covid-19, Panik hingga Berencana Lahiran di Rumah

Curhat Ibu Hamil di Tengah Pandemi Covid-19, Panik hingga Berencana Lahiran di Rumah

Megapolitan
Sebanyak 50 Pedagang Pasar Perumnas Klender Kembali Jalani Tes Swab Covid-19

Sebanyak 50 Pedagang Pasar Perumnas Klender Kembali Jalani Tes Swab Covid-19

Megapolitan
Anies Pangkas 25 Persen TKD PNS untuk Dialihkan Jadi Dana Bansos

Anies Pangkas 25 Persen TKD PNS untuk Dialihkan Jadi Dana Bansos

Megapolitan
Seorang Positif Corona, 14 Orang yang Tinggal Serumah Diisolasi di Mushala

Seorang Positif Corona, 14 Orang yang Tinggal Serumah Diisolasi di Mushala

Megapolitan
Penularan Covid-19 Masih Terjadi di Depok, Warga Diminta Lebih Waspada

Penularan Covid-19 Masih Terjadi di Depok, Warga Diminta Lebih Waspada

Megapolitan
Datang ke Pasar Malam Tanpa Masker, 10 Orang Didenda Satpol PP

Datang ke Pasar Malam Tanpa Masker, 10 Orang Didenda Satpol PP

Megapolitan
UI Disuntik Rp 2,5 Miliar oleh Perusahaan Batubara untuk Produksi 100 Ventilator

UI Disuntik Rp 2,5 Miliar oleh Perusahaan Batubara untuk Produksi 100 Ventilator

Megapolitan
Pendatang Tanpa SIKM yang Dikarantina Harus Tes Covid-19 dengan Biaya Pribadi

Pendatang Tanpa SIKM yang Dikarantina Harus Tes Covid-19 dengan Biaya Pribadi

Megapolitan
Apa Bedanya Bansos PSBB dan Bansos Program KSBB?

Apa Bedanya Bansos PSBB dan Bansos Program KSBB?

Megapolitan
Ini 4 Jalur PPDB 2020 untuk SD dan SMP di Kota Bekasi serta Kuotanya

Ini 4 Jalur PPDB 2020 untuk SD dan SMP di Kota Bekasi serta Kuotanya

Megapolitan
Kantongi Surat Bebas Covid-19, 2 Penumpang KA Luar Biasa yang Tak Punya SIKM Tidak Dites Ulang

Kantongi Surat Bebas Covid-19, 2 Penumpang KA Luar Biasa yang Tak Punya SIKM Tidak Dites Ulang

Megapolitan
GOR Pulogadung Disiapkan sebagai Tempat Karantina Pendatang Tanpa SIKM

GOR Pulogadung Disiapkan sebagai Tempat Karantina Pendatang Tanpa SIKM

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X