Kuasa Hukum Empat Pengamen Korban Salah Tangkap Minta LPSK Lindungi Fikri Pribadi Cs

Kompas.com - 23/07/2019, 10:36 WIB
Persidangan praperadilan kasus empat pengamen Cipulir korban salah tangkap, di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Senin (22/7/2019). KOMPAS.com/CYNTHIA LOVAPersidangan praperadilan kasus empat pengamen Cipulir korban salah tangkap, di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Senin (22/7/2019).
|

JAKARTA,KOMPAS.com - Kuasa hukum empat pengamen sekaligus pengacara Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Jakarta, Oky Wiratama Siagian, meminta bantuan Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK).

Oky berharap empat pengamen yang dia tangani, yakni Fikri Pribadi, Fatahillah, Pau, dan Ucok dapat dilindungi selama proses sidang berlangsung.

"Selama persidangan kami meminta ke LPSK, baru menyurati, belum ada perlindungan khusus. Kemarin baru kita surati, mungkin belum diterima baik oleh LPSK," ucap dia saat ditemui di Pengandilan Negeri Jakarta Selatan, Selasa (23/7/2019).


Baca juga: Sidang Praperadilan Empat Pengamen Cipulir Salah Tangkap Ditunda hingga Esok

Walaupun sampai saat ini, lanjut Oky, belum ada intimidasi atau tekanan kepada keempat klienya, dia tetap menilai perlindungan tersebut diperlukan.

"Mereka (ke empat pengamen) masih aktivitas seperti biasa. Belum ada ancaman yang mengintimidasi anak-anak," ungkapnya.

Hari ini pihkanya akan menjalani sidang praperadilan dengan agenda tanggapan termohon yakni dari pihak Polda Metro Jaya, Kejaksaan Negeri Jakarta Selatan dan Kementerian Keuangan di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan.

Baca juga: Tanda Tanya Kasus Salah Tangkap dan Penyiksaan terhadap Empat Pengamen Cipulir

Sidang praperadilan tersebebut bertujuan untuk menuntut ganti rugi karena keempat pengamen tersebut jadi korban salah tangkap karena dituduh melakukan pembunuhan di Cipulir pada 2013 lalu.

"Harapannya semoga majelis hakim memutus perkara ini memutuskan pemberian ganti kerugian kepada pengamen Cipulir," ucap dia.



Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Jelang Akhir Tahun, Penjual Pernak-pernik di Asemka Sulap Toko Bertema Natal

Jelang Akhir Tahun, Penjual Pernak-pernik di Asemka Sulap Toko Bertema Natal

Megapolitan
Politikus PSI: Buka Anggaran dalam Rapat Diprotes, di Luar Juga, Harus Buka di Mana Lagi?

Politikus PSI: Buka Anggaran dalam Rapat Diprotes, di Luar Juga, Harus Buka di Mana Lagi?

Megapolitan
Polres Metro Jakarta Utara Periksa Artis Ivan Gunawan Terkait Kasus Salon Kecantikan Ilegal di PIK

Polres Metro Jakarta Utara Periksa Artis Ivan Gunawan Terkait Kasus Salon Kecantikan Ilegal di PIK

Megapolitan
Petugas Dishub Kewalahan Adang Pengendara yang Terobos Putaran Flyover Dr Satrio

Petugas Dishub Kewalahan Adang Pengendara yang Terobos Putaran Flyover Dr Satrio

Megapolitan
Lindungi DJ Nathalie yang Digoda, Asisten Dianiaya Mantan Suami Artis Dina Lorenza

Lindungi DJ Nathalie yang Digoda, Asisten Dianiaya Mantan Suami Artis Dina Lorenza

Megapolitan
Pembatas Putaran 'U-Turn' Jalan Dr Satrio Dibongkar Paksa oleh Warga

Pembatas Putaran "U-Turn" Jalan Dr Satrio Dibongkar Paksa oleh Warga

Megapolitan
Setelah Viral di Medsos, PKL yang Halangi Mobil Damkar di Tanah Abang Ditertibkan

Setelah Viral di Medsos, PKL yang Halangi Mobil Damkar di Tanah Abang Ditertibkan

Megapolitan
Taman Benyamin Sueb Direvitalisasi, Ruang Terbuka untuk Seniman Diperluas

Taman Benyamin Sueb Direvitalisasi, Ruang Terbuka untuk Seniman Diperluas

Megapolitan
Tuding Politikus PSI Bocorkan Materi Rapat, Ini Sepak Terjang Politikus PDI-P Cinta Mega

Tuding Politikus PSI Bocorkan Materi Rapat, Ini Sepak Terjang Politikus PDI-P Cinta Mega

Megapolitan
Setelah 5 Jam Mencari, Petugas Damkar Gagal Tangkap Ular Kobra yang Resahkan Warga Ciracas

Setelah 5 Jam Mencari, Petugas Damkar Gagal Tangkap Ular Kobra yang Resahkan Warga Ciracas

Megapolitan
Orang dengan Masalah Kejiwaan Berontak Saat Diamankan, Uang Jutaan Rupiah yang Dibawa Berserakan di Jalan

Orang dengan Masalah Kejiwaan Berontak Saat Diamankan, Uang Jutaan Rupiah yang Dibawa Berserakan di Jalan

Megapolitan
Dituduh Beberkan Anggaran Komputer Rp 128 Miliar, Siapa Anggota DPRD Anthony Winza Probowo?

Dituduh Beberkan Anggaran Komputer Rp 128 Miliar, Siapa Anggota DPRD Anthony Winza Probowo?

Megapolitan
Politisi PSI Bantah Sebarkan Materi Rapat DPRD DKI seperti Dituding Kader PDI-P

Politisi PSI Bantah Sebarkan Materi Rapat DPRD DKI seperti Dituding Kader PDI-P

Megapolitan
Seorang Pria Ditemukan Tewas di Underpass Senen

Seorang Pria Ditemukan Tewas di Underpass Senen

Megapolitan
Usai Cekcok Politikus PSI dan PDI-P, Rapat RAPBD di Komisi C DPRD DKI Digelar Tertutup

Usai Cekcok Politikus PSI dan PDI-P, Rapat RAPBD di Komisi C DPRD DKI Digelar Tertutup

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X