Penjual Soto dan Kuli Bangunan Ditangkap atas Kasus Curanmor

Kompas.com - 23/07/2019, 17:33 WIB
Subdit Ranmor Polda Metro Jaya menangkap dua tersangka kasus pencurian kendaraan bermotor yang biasa beraksi di wilayah Bogor dan Bekasi. Masing-masing tersangka bernama Juki dan Rudi (nomor 3 dan 4 dari kiri). RINDI NURIS VELAROSDELASubdit Ranmor Polda Metro Jaya menangkap dua tersangka kasus pencurian kendaraan bermotor yang biasa beraksi di wilayah Bogor dan Bekasi. Masing-masing tersangka bernama Juki dan Rudi (nomor 3 dan 4 dari kiri).

JAKARTA, KOMPAS.com - Subdit Ranmor Polda Metro Jaya menangkap dua tersangka kasus pencurian kendaraan bermotor yang biasa beraksi di wilayah Bogor dan Bekasi. Masing-masing tersangka bernama Juki dan Rudi.

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Argo Yuwono mengatakan, Juki sebelumnya berprofesi sebagai penjual soto. Sementara, Rudi berprofesi sebagai kuli bangunan.

"Keduanya merantau di Jakarta dari Jawa Tengah. Usaha Juki bangkrut, lalu keduanya berinisiatif melakukan aksi curanmor," ujar Argo dalam konferensi pers yang digelar di Polda Metro Jaya, Jakarta Selatan, Selasa (23/7/2019).


Baca juga: Residivis Curanmor Rekrut Anggota dengan Modus Tawaran Pekerjaan di Jakarta

Argo mengungkapkan, kedua tersangka membawa senjata api berupa air soft gun saat mencuri kendaraan bermotor. Hal ini bertujuan untuk mengancam korban apabila korban hendak melawan.

Mereka biasanya mengincar kendaraan bermotor yang terparkir di depan rumah tanpa pengawasan pemiliknya.

"Pelaku ini membawa air soft gun ke mana-mana untuk menakut-nakuti korbannya kalau kepergok. Mereka beraksi pada malam hari," ungkap Argo.

Tersangka mengaku telah mencuri enam kendaraan bermotor. Motor tersebut lalu diserahkan kepada seseorang yang masih berstatus buron.

Baca juga: Polisi Buru Residivis Curanmor yang Gunakan Senjata Api

Masing-masing tersangka mendapatkan upah Rp 1,3 juta dari hasil penjualan motor tersebut. Upah tersebut digunakan tersangka untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari dan membayar sewa kontrakan.

Argo mengungkapkan, saat ini pihaknya masih mendalami kasus pencurian tersebut karena kedua tersangka juga mengaku menggunakan narkotika jenis sabu.

"Dari pengakuan kedua tersangka, mereka juga memakai sabu. Sekarang kita masih mendalami dan mengkomunikasikan dengan Direktorat Narkoba Polda Metro Jaya," ungkap Argo.

Atas perbuatannya, kedua tersangka dijerat Pasal 363 KUHP dengan ancaman hukuman lebih dari 5 tahun penjara.



Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

BMKG: Jakarta Cerah Berawan, Bekasi Hujan Siang Ini

BMKG: Jakarta Cerah Berawan, Bekasi Hujan Siang Ini

Megapolitan
Viral Toko Kue di Depok Tolak Tulis Ucapan 'Happy Birthday', Ini Kata Pegawainya

Viral Toko Kue di Depok Tolak Tulis Ucapan 'Happy Birthday', Ini Kata Pegawainya

Megapolitan
Hadapi Pasien ODGJ, Direktur RSJ Grogol: Sekalipun Dipukul, Kita Tidak Bisa Memukul Balik

Hadapi Pasien ODGJ, Direktur RSJ Grogol: Sekalipun Dipukul, Kita Tidak Bisa Memukul Balik

Megapolitan
Tutup Perayaan 25 Tahun Sister City Jakarta-Berlin, Pemprov Gelar Konser Orkestra Mini

Tutup Perayaan 25 Tahun Sister City Jakarta-Berlin, Pemprov Gelar Konser Orkestra Mini

Megapolitan
Dua Bus Transjakarta Terlibat Kecelakaan di Halte Wali Kota Jakarta Timur

Dua Bus Transjakarta Terlibat Kecelakaan di Halte Wali Kota Jakarta Timur

Megapolitan
Direktur RSJ Soeharto Heerdjan Pastikan Pasiennya Kabur Bukan karena Tunggak Tagihan

Direktur RSJ Soeharto Heerdjan Pastikan Pasiennya Kabur Bukan karena Tunggak Tagihan

Megapolitan
Ingin Lulus dan Dapat SIM? Ini Bocoran Uji Praktik dengan Sistem E-Drives

Ingin Lulus dan Dapat SIM? Ini Bocoran Uji Praktik dengan Sistem E-Drives

Megapolitan
Gempa di Kabupaten Bekasi, BPBD Pastikan Tak Ada Korban Jiwa Maupun Bangunan Rusak

Gempa di Kabupaten Bekasi, BPBD Pastikan Tak Ada Korban Jiwa Maupun Bangunan Rusak

Megapolitan
Apartemen di Jakarta Pusat Banyak Menunggak PBB

Apartemen di Jakarta Pusat Banyak Menunggak PBB

Megapolitan
Fraksi PSI Sebut Anggaran Dishub Rp 68 M untuk Pembangunan LRT Berpotensi Langgar Aturan

Fraksi PSI Sebut Anggaran Dishub Rp 68 M untuk Pembangunan LRT Berpotensi Langgar Aturan

Megapolitan
Disdik DKI Akan Kembali Ajukan Anggaran Pembangunan Sekolah Berasrama SMK 74 pada 2021

Disdik DKI Akan Kembali Ajukan Anggaran Pembangunan Sekolah Berasrama SMK 74 pada 2021

Megapolitan
Pasien yang Kabur dari RSJ Soeharto Heerdjan Diduga Mengalami Halusinasi

Pasien yang Kabur dari RSJ Soeharto Heerdjan Diduga Mengalami Halusinasi

Megapolitan
Bina Marga Akui Dapat Surat Penolakan Terkait Pembangunan Trotoar Kemang

Bina Marga Akui Dapat Surat Penolakan Terkait Pembangunan Trotoar Kemang

Megapolitan
Polisi Sebut yang Ditangkap di Kawasan Sarinah Bukan Mahasiswa, tetapi Perusuh

Polisi Sebut yang Ditangkap di Kawasan Sarinah Bukan Mahasiswa, tetapi Perusuh

Megapolitan
2 Oknum TNI Ditangkap atas Kasus Penyalahgunaan Narkoba

2 Oknum TNI Ditangkap atas Kasus Penyalahgunaan Narkoba

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X