Olah TKP Selesai, GT Rawamangun dan Jalan Tol Wiyoto Wiyono Kembali Dibuka

Kompas.com - 24/07/2019, 13:02 WIB
Olah TKP Kecelakaan Truk Pertamina Selesai, GT Rawamangun dan Jalan Tol Wiyoto Wiyono Kembali dibuka, Rabu (24/7/2019).DEAN PAHREVI/KOMPAS.com Olah TKP Kecelakaan Truk Pertamina Selesai, GT Rawamangun dan Jalan Tol Wiyoto Wiyono Kembali dibuka, Rabu (24/7/2019).

JAKARTA, KOMPAS.com - Gerbang Tol Rawamangun sudah kembali dibuka usai olah TKP kecelakaan truk Pertamina yang melibatkan mobil merk Calya di Tol Wiyoto Wiyono KM 5 arah Cawang, Jakarta Timur selesai, Rabu (24/7/2019).

Selain Gerbang Tol Rawamangun, ruas Tol Wiyoto Wiyono KM 5 yang sempat ditutup kini sudah kembali dibuka.

Pantauan Kompas.com pukul 12.15 WIB, saat olah TKP selesai, polisi langsung membuka kembali Gerbang Tol Rawamangun dan Jalan Tol Wiyoto Wiyono KM 5. Kendaraan pun melintas secara normal.

"Ya sudah kembali dibuka jalan dan Gerbang Tol Rawamangunnya," kata Kepala Induk Patroli Jalan Raya (PJR) Tol Wiyoto Wiyono AKP Mansur di lokasi, Rabu.


Baca juga: Ada Olah TKP Kecelakaan Truk Pertamina, Gerbang Tol Rawamangun Ditutup Sementara

Adapun olah TKP kecelakaan tersebut dilakukan menggunakan Traffic Analysis Accident (TAA) dalam kurun waktu sekitar 2 jam.

Penggunaan TAA dalam olah TKP agar polisi dapat memperoleh informasi berupa kronologi, pola kejadian, informasi teknis, kondisi infrastruktur, kondisi pelaku kecelakaan baik secara fisik maupun mental.

Sebelumnya, pada Minggu (21/7/2019) pukul 01.55 WIB sebuah truk tangki Pertamina bermuata 24 kiloliter bahan bakar alami kecelakaan menabarak pembatas jalan tol dan melibatkan mobil merk Cayla B 2230 TOW.

Baca juga: Beda Versi dengan Pertamina soal Penyebab Kecelakaan, Ini Kata Polisi

Akibatnya, kedua mobil terbakar dan api dapat dipadamkan pukul 03.10 WIB. Tiga orang tewas dalam kecelakaan itu yakni Asep Abdur Rohman yang merupakan pengemudi truk, Ahmad Wagiyanto merupakan kernet truk, dan Peter Christian Djaja merupakan pengemudi mobil merk Calya.

Saat menabrak pembatas jalan, bagian kepala truk terjatuh ke jalur arteri Jalan Jenderal Ahmad Yani, tepatnya di depan Gerbang Tol Rawamangun. Gerbang tol pun sempat ditutup sementara karena proses evakuasi kepala truk.

Adapun kerugian dalam insiden tersebut kurang lebih Rp 1,3 miliar.

Dapatkan hadiah utama Smartphone setiap bulan dan Voucher Belanja setiap minggunya, dengan berkomentar di artikel ini! #JernihBerkomentar *Baca Syarat & Ketentuan di sini!


Dapatkan hadiah utama Smartphone setiap bulan dan Voucher Belanja setiap minggunya, dengan berkomentar di bawah ini! #JernihBerkomentar *Baca Syarat & Ketentuan di sini
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
komentar di artikel lainnya
Close Ads X