Kompas.com - 25/07/2019, 15:21 WIB
Rilis tersangka jaringan pemasok narkoba pada komedian Nunung di Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro Jaya, kawasan Semanggi, Jakarta Selatan, Kamis (25/7/2019). Terlihat di antaranya Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Argo Yuwono (kedua kanan), Kasubdit I Narkotika AKBP Calvijn Simanjuntak (kedua kiri) dan Kepala Keamanan Lapas Klas IIA Paledang Tommy. KOMPAS.com/ANDIKA ADITIARilis tersangka jaringan pemasok narkoba pada komedian Nunung di Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro Jaya, kawasan Semanggi, Jakarta Selatan, Kamis (25/7/2019). Terlihat di antaranya Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Argo Yuwono (kedua kanan), Kasubdit I Narkotika AKBP Calvijn Simanjuntak (kedua kiri) dan Kepala Keamanan Lapas Klas IIA Paledang Tommy.

JAKARTA, KOMPAS.com - Direktorat Narkoba Polda Metro Jaya masih memburu tiga tersangka pemasok sabu kepada komedian Tri Retno Prayudati alias Nunung. Masing-masing tersangka berinisial K, AT, dan ZUL.

"Saat ini, tersangka AT, K, dan ZUL masih masuk dalam daftar pencarian orang," ungkap Kasubdit I Ditresnarkoba Polda Metro Jaya AKBP Calvijn Simanjuntak di Polda Metro Jaya, Jakarta Selatan, Kamis (25/7/2019).

Calvijn menjelaskan, ketiga tersangka mempunyai peran yang berbeda-beda. Tersangka K berperan sebagai pengantar narkoba jenis sabu dari tersangka E kepada tersangka HM alias TB.

Barang haram tersebut diletakkan di tiang listrik di bawah flyover di kawasan Cibinong, Jawa Barat.

Baca juga: Narkoba yang Didapatkan Nunung Didistribusikan lewat Perantara Tiang Listrik

Adapun, tersangka ZUL adalah penyedia sabu untuk pesanan tersangka E dan IP yang berada di dalam Lapas Kelas IIA Bogor, Jawa Barat.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Sementara, tersangka AT berperan sebagai penadah uang dari penjualan narkotika milik ZUL.

"Tersangka E ini merupakan narapidana di dalam lapas. Kebetulan si tersangka E ini dimintai tolong oleh tersangka TB untuk mencarikan sabu-sabu. Tersangka E meminta dicarikan sabu-sabu kepada tersangka IP. IP kemudian meminta sabu-sabu kepada ZUL," jelas Calvijn.

Baca juga: Polisi Ungkap Jaringan yang Pasok Narkoba ke Komedian Nunung

Sebelumnya diberitakan, Nunung beserta suaminya (JJ) ditangkap polisi atas dugaan penyalahgunaan narkoba jenis sabu-sabu di rumah mereka di kawasan Tebet, Jakarta Selatan, pada Jumat pekan lalu. Keduanya ditangkap setelah melakukan transaksi sabu-sabu dengan tersangka HM alias TB.

Saat polisi melakukan penggeledahan, Nunung membohongi petugas dengan menyatakan bahwa dia tak mengenal pengedar HM dan mengaku sabu-sabu itu adalah perhiasan.

Nunung pun berusaha menghilangkan barang bukti dengan membuang sabu-sabu ke dalam kloset.

Baca juga: Ponsel Pemasok Narkoba Nunung Diselundupkan ke Dalam Penjara lewat Kemasan Gula

Polisi selanjutnya mengamankan sejumlah barang bukti, di antaranya satu klip sabu seberat 0,36 gram, dua klip kecil bekas bungkus sabu, 3 buah sedotan plastik untuk menggunakan sabu.

Kemudian, sebuah sedotan plastik, sendok sabu, dan satu botol larutan cap kaki tiga untuk bong memakai sabu.

Nunung, suaminya (JJ), dan HM alias TB kini ditahan di Rutan Narkoba Polda Metro Jaya. Mereka dijerat Pasal 114 Ayat 2 Subsider Pasal 112 Ayat 2 Jo Pasal 132 Ayat 1 Undang Undang RI Nomor 35 Tahun 2009 Tentang Narkotika. Ancaman hukumannya di atas lima tahun penjara.



Video Rekomendasi

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Munculnya Dugaan Pembunuhan dalam Kasus Pria Gantung Diri Saat 'Live' di TikTok hingga Jawaban Polisi

Munculnya Dugaan Pembunuhan dalam Kasus Pria Gantung Diri Saat "Live" di TikTok hingga Jawaban Polisi

Megapolitan
Tambah 19 Kasus Covid-19 di Kota Tangerang, 217 Pasien Dirawat

Tambah 19 Kasus Covid-19 di Kota Tangerang, 217 Pasien Dirawat

Megapolitan
Asap Tebal Mengepul di Area TPU Pondok Kelapa, Berasal dari Pembakaran Sampah

Asap Tebal Mengepul di Area TPU Pondok Kelapa, Berasal dari Pembakaran Sampah

Megapolitan
Kasus Covid-19 Turun, Wagub DKI Klaim Tak Ada Lagi Antrean Pasien di IGD RS di Jakarta

Kasus Covid-19 Turun, Wagub DKI Klaim Tak Ada Lagi Antrean Pasien di IGD RS di Jakarta

Megapolitan
Vaksinasi Covid-19 Dosis Dua di Tangsel Baru 38,7 Persen dari Target

Vaksinasi Covid-19 Dosis Dua di Tangsel Baru 38,7 Persen dari Target

Megapolitan
Pabrik Sablon di Cengkareng Dilanda Kebakaran, 14 Unit Damkar Dikerahkan

Pabrik Sablon di Cengkareng Dilanda Kebakaran, 14 Unit Damkar Dikerahkan

Megapolitan
Aksi Pembegalan Terjadi Lagi di Bintaro, Dua Pengemudi Ojol Dibacok

Aksi Pembegalan Terjadi Lagi di Bintaro, Dua Pengemudi Ojol Dibacok

Megapolitan
Tangsel Catat Penambahan 12 Kasus Covid-19, 13 Pasien Sembuh

Tangsel Catat Penambahan 12 Kasus Covid-19, 13 Pasien Sembuh

Megapolitan
Pemuda yang Tenggelam di Kali Hitam Ditemukan Tewas, Diduga Tercebur karena Mabuk

Pemuda yang Tenggelam di Kali Hitam Ditemukan Tewas, Diduga Tercebur karena Mabuk

Megapolitan
Jakarta Tambah 155 Kasus Baru Covid-19, Positivity Rate Sepekan Terakhir 1,2 Persen

Jakarta Tambah 155 Kasus Baru Covid-19, Positivity Rate Sepekan Terakhir 1,2 Persen

Megapolitan
Soal 'Commitment Fee' Formula E di Jakarta yang Mahal, Wagub DKI Sebut Itu Sesuai Aturan

Soal "Commitment Fee" Formula E di Jakarta yang Mahal, Wagub DKI Sebut Itu Sesuai Aturan

Megapolitan
Polisi: Korban Penembakan di Pinang Tangerang Ahli Pengobatan Alternatif dan Ketua Majelis Taklim

Polisi: Korban Penembakan di Pinang Tangerang Ahli Pengobatan Alternatif dan Ketua Majelis Taklim

Megapolitan
Tersangka pada Kasus Korupsi Damkar Depok Diharapkan Bukan sebagai Tumbal

Tersangka pada Kasus Korupsi Damkar Depok Diharapkan Bukan sebagai Tumbal

Megapolitan
Polisi Uji Proyektil pada Kasus Penembakan di Pinang, Kota Tangerang

Polisi Uji Proyektil pada Kasus Penembakan di Pinang, Kota Tangerang

Megapolitan
Pengacara Sebut Pria yang Gantung Diri Saat 'Live' di Tiktok Diduga Dibunuh, Polisi: Belum Mengarah ke Sana

Pengacara Sebut Pria yang Gantung Diri Saat 'Live' di Tiktok Diduga Dibunuh, Polisi: Belum Mengarah ke Sana

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.