Pemkot Jakpus Ingatkan Tak Boleh Jual Hewan Kurban di Trotoar Tanah Abang

Kompas.com - 26/07/2019, 09:33 WIB
para pedagang hewan kurban mulai berjualan di sepanjang trotar dan bahu jalan di Jalan KH Mas Mansyur, Tanah Abang, Jakarta Pusat. Foto diambil Senin (20/8/2018) KOMPAS.com/ RINDI NURIS VELAROSDELApara pedagang hewan kurban mulai berjualan di sepanjang trotar dan bahu jalan di Jalan KH Mas Mansyur, Tanah Abang, Jakarta Pusat. Foto diambil Senin (20/8/2018)
Penulis Nursita Sari
|

JAKARTA, KOMPAS.com - Wakil Wali Kota Jakarta Pusat Irwandi mengingatkan para pedagang hewan kurban untuk tidak berjualan di trotoar kawasan Tanah Abang, Jakarta Pusat.

Dia memastikan pedagang yang berjualan di sana akan ditertibkan Satpol PP.

"Iya, sosialisasi. Kan kasihan, bayangin kalau udah pesan sapi dari Jawa, kambing, terus diturun di situ (trotoar Tanah Abang), terus enggak boleh, ke mana kan bingung dia nyari tempat," ujar Irwandi, Kamis (25/7/2019).

Irwandi telah meminta Satpol PP untuk menjaga trotoar Tanah Abang dan trotoar-trotoar lainnya di Jakarta Pusat. Para pedagang hewan kurban tidak boleh mengokupasi trotoar untuk berjualan.

Baca juga: Anies Perintahkan Satpol PP Tertibkan Penjualan Hewan Kurban di Trotoar

Selain itu, para pedagang juga dilarang berjualan di jalur hijau, taman kota, dan fasilitas umum.

"Enggak boleh di trotoar, jalur hijau, akan ditertibkan Satpol PP. Kita bilang sama Satpol PP, begitu dia lagi siap-siap mau nurunin barangnya, itu harus dicegah," kata dia.

Pemerintah Kota Jakarta Pusat akan menetapkan lokasi resmi penjualan hewan kurban. Para pedagang hewan kurban nantinya dipersilakan berjualan di lokasi-lokasi yang ditetapkan.

"Lagi disiapkan," ucap Irwandi.

Trotoar di sepanjang Jalan KH Mas Mansyur, Tanah Abang, menjadi salah satu lokasi yang sering diduduki pedagang hewan kurban.

Baca juga: Anies Minta Daging Kurban Tak Dibungkus Kantong Plastik Sekali Pakai

Tahun 2018 misalnya, para pedagang hewan kurban bermunculan di sepanjang trotoar dan bahu Jalan KH Mas Mansyur hingga Blok B Pasar Tanah Abang, dua hari menjelang hari raya Idul Adha 1439 H atau 20 Agustus 2018.

Sebagian besar jenis hewan kurban yang dijual adalah kambing. Namun, ada pula yang menjual sapi dan meletakkannya di trotoar.

Para pedagang juga meletakkan pakan hewan kurban di trotoar. Kondisi itu membuat kawasan Tanah Abang semrawut.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Tiga Perampok Bercelurit di Bekasi Ditangkap, Dua Pelaku Masih di Bawah Umur

Tiga Perampok Bercelurit di Bekasi Ditangkap, Dua Pelaku Masih di Bawah Umur

Megapolitan
DPRD DKI Sudah Harus Pikirkan Posisi Jakarta manakala Ibu Kota Pindah

DPRD DKI Sudah Harus Pikirkan Posisi Jakarta manakala Ibu Kota Pindah

Megapolitan
Melayani Pasien Kurang Mampu, Ini Syarat untuk Menginap di Rumah Singgah Peduli

Melayani Pasien Kurang Mampu, Ini Syarat untuk Menginap di Rumah Singgah Peduli

Megapolitan
Gelapkan 62 Mobil Seorang Diri, Djeni Raup Rp 2,5 Miliar

Gelapkan 62 Mobil Seorang Diri, Djeni Raup Rp 2,5 Miliar

Megapolitan
Nila F Moeloek: Sebelum ke Pandeglang, Wiranto ke Wamena Masih Aman

Nila F Moeloek: Sebelum ke Pandeglang, Wiranto ke Wamena Masih Aman

Megapolitan
Kronologi Penangkapan Djeni Penggelap 62 Mobil Rental, Licin hingga Harus Dijebak

Kronologi Penangkapan Djeni Penggelap 62 Mobil Rental, Licin hingga Harus Dijebak

Megapolitan
Kembali Jabat Wakil Ketua DPRD DKI, Taufik Janji Selesaikan Lebih Banyak Perda

Kembali Jabat Wakil Ketua DPRD DKI, Taufik Janji Selesaikan Lebih Banyak Perda

Megapolitan
Polisi Sudah Kembalikan Beberapa Mobil yang Digelapkan Djeni

Polisi Sudah Kembalikan Beberapa Mobil yang Digelapkan Djeni

Megapolitan
Napi Remaja Kasus Pembunuhan Dapat Izin Keluar Lapas untuk Daftar Kuliah

Napi Remaja Kasus Pembunuhan Dapat Izin Keluar Lapas untuk Daftar Kuliah

Megapolitan
Dijenguk Arief Yahya, Wiranto Bahas Pariwisata Indonesia

Dijenguk Arief Yahya, Wiranto Bahas Pariwisata Indonesia

Megapolitan
Dijenguk Arief Yahya, Wiranto Tanya Kapan Susunan Kabinet Diumumkan

Dijenguk Arief Yahya, Wiranto Tanya Kapan Susunan Kabinet Diumumkan

Megapolitan
Dulu Sering Mogok dan Terbakar, Kini Bus Zhong Tong Harus Penuhi Standar Transjakarta untuk Beroperasi

Dulu Sering Mogok dan Terbakar, Kini Bus Zhong Tong Harus Penuhi Standar Transjakarta untuk Beroperasi

Megapolitan
Wakil Ketua DPRD dari Gerindra Sebut Dokumen Anggaran Diunggah ke Publik Setelah Matang Dibahas

Wakil Ketua DPRD dari Gerindra Sebut Dokumen Anggaran Diunggah ke Publik Setelah Matang Dibahas

Megapolitan
Marak Kecelakaan Truk dengan Pengendara Motor, Pemkot Tangsel Bakal Kaji Ulang Perwal

Marak Kecelakaan Truk dengan Pengendara Motor, Pemkot Tangsel Bakal Kaji Ulang Perwal

Megapolitan
Transjakarta Kembali Operasikan Merek Zhong Tong, Bus Asal China yang Pernah Disorot Ahok

Transjakarta Kembali Operasikan Merek Zhong Tong, Bus Asal China yang Pernah Disorot Ahok

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X