Pemadam Kebakaran Bantu Pemuda Ini Lepaskan Cincin dari Jarinya

Kompas.com - 29/07/2019, 12:46 WIB
Pemadam dari Suku Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (PKP) Jakarta Timur bantu pemuda lepaskan cincin dari jarinya, Senin (29/7/2019). Dokumentasi Sudin PKP Jakarta TimurPemadam dari Suku Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (PKP) Jakarta Timur bantu pemuda lepaskan cincin dari jarinya, Senin (29/7/2019).

JAKARTA, KOMPAS.com — Petugas Suku Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (PKP) Jakarta Timur membantu seorang warga Kebayoran Baru bernama Zulfikri (21) melepas cincin yang dipakai di jari telunjuk tangan kirinya, Senin (29/7/2019).

Kepala Seksi Operasional Sudin PKP Jakarta Timur Gatot Sulaeman mengatakan, Zulfikri datang ke Markas Sudin PKP Jakarta Timur pukul 10.20 WIB untuk meminta bantuan melepas cincin yang dipakainya.

Berdasarkan pengakuan Zulfikri, cincin yang dipakainya awalnya tidak kekecilan. Namun, semakin lama, cincin yang dikenakannya tidak bisa dilepas.

Dirinya lalu mendapat informasi lewat Google bahwa petugas pemadam Jakarta Timur bisa membantu warga melepaskan cincin yang suligt dilepas.

Baca juga: Petugas Damkar Bantu Warga Lepas Cincin di Matraman

Berawal dari informasi itu dirinya mendatangi markas Sudin PKP Jakarta Timur untuk meminta pertolongan.

"Awalnya dia memakai cincin tersebut tidak kekecilan. Namun, beberapa waktu kemudian cincin tidak bisa dilepas. Dia mendapat info dari Google bahwa pemadam bisa bantu. Akhirnya dia datang ke sini," kata Gatot saat dikonfirmasi wartawan, Senin.

Pelepasan cincin itu dilakukan Senin pukul 10.30 WIB oleh enam personel dengan menggunakan mesin gergaji kecil. Setelah 20 menit, cincin dapat dilepas dari jari Zulfikri.

"Butuh 20 menit, cincin akhirnya bisa dilepas. Alhamdulillah," ujar Gatot.

Petugas Sudin PKP Jakarta Timur, selain memadamkan api, memang kerap membantu berbagai kebutuhan warga, seperti evakuasi sarang tawon, hewan liar, bola voli yang tercebur di kali, maupun cincin yang susah dilepas dari jari warga.



Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Walhi Sebut Reklamasi Ancol Sama dengan 17 Pulau, Tetap Eksploitasi Teluk Jakarta

Walhi Sebut Reklamasi Ancol Sama dengan 17 Pulau, Tetap Eksploitasi Teluk Jakarta

Megapolitan
Sedang Menyapu, Petugas PPSU Temukan Jenazah Bayi di Cengkareng

Sedang Menyapu, Petugas PPSU Temukan Jenazah Bayi di Cengkareng

Megapolitan
Gereja Katedral Jakarta Kembali Gelar Misa Langsung

Gereja Katedral Jakarta Kembali Gelar Misa Langsung

Megapolitan
Polisi Usut Pengadangan Ambulans oleh Pengendara Motor di Depok

Polisi Usut Pengadangan Ambulans oleh Pengendara Motor di Depok

Megapolitan
Sejumlah Wilayah Jakarta Barat Alami Gangguan Pasokan Air Palyja

Sejumlah Wilayah Jakarta Barat Alami Gangguan Pasokan Air Palyja

Megapolitan
Anies Nonaktifkan Lurah Grogol Selatan Terkait Penerbitan e-KTP Djoko Tjandra

Anies Nonaktifkan Lurah Grogol Selatan Terkait Penerbitan e-KTP Djoko Tjandra

Megapolitan
Penjelasan Anies Terkait Reklamasi Ancol, Klaim Cegah Banjir hingga soal Janji Kampanye

Penjelasan Anies Terkait Reklamasi Ancol, Klaim Cegah Banjir hingga soal Janji Kampanye

Megapolitan
Teka-teki Kasus Kematian Editor Metro TV

Teka-teki Kasus Kematian Editor Metro TV

Megapolitan
Dua Kali Lonjakan Jumlah Pasien Covid-19 di Jakarta dalam Sepekan Terakhir

Dua Kali Lonjakan Jumlah Pasien Covid-19 di Jakarta dalam Sepekan Terakhir

Megapolitan
Taksi Online Terbakar Saat Tunggu Penumpang

Taksi Online Terbakar Saat Tunggu Penumpang

Megapolitan
Terkait Izin Reklamasi, Anies Sebut Ancol Akan Jadi Pusat Wisata di Asia

Terkait Izin Reklamasi, Anies Sebut Ancol Akan Jadi Pusat Wisata di Asia

Megapolitan
Jelang Pembukaan Gereja, KAJ Siapkan Protokol Kesehatan Umat

Jelang Pembukaan Gereja, KAJ Siapkan Protokol Kesehatan Umat

Megapolitan
Anies Sebut Ada Unsur Hilangnya Hajat Hidup Nelayan pada Reklamasi Sebelumnya

Anies Sebut Ada Unsur Hilangnya Hajat Hidup Nelayan pada Reklamasi Sebelumnya

Megapolitan
Viral Pengendara Motor Cekcok dengan Sopir Ambulans di Depok, Ini Penjelasan Polisi

Viral Pengendara Motor Cekcok dengan Sopir Ambulans di Depok, Ini Penjelasan Polisi

Megapolitan
Ini Alasan Anies Beri Izin Reklamasi Seluas 155 Hektar untuk Ancol?

Ini Alasan Anies Beri Izin Reklamasi Seluas 155 Hektar untuk Ancol?

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X