Jangan Kantong Plastik, Warga DKI Diminta Pakai Bongsang untuk Wadah Kurban

Kompas.com - 30/07/2019, 17:37 WIB
 Balai Karantina Pertanian (Barantan) Kelas II Tanjungpinang mewaspadai penyakit pada hewan kurban menjelang hari raya Idul Adha 1440 Hijriah 2019.

Dan untuk mewaspadai dan memastikannya, Baratan Kelas II Tanjungpinang melakukan pemeriksaan kesejumlah kadang ternak yang ada di Tanjungpinang. HADI MAULANA Balai Karantina Pertanian (Barantan) Kelas II Tanjungpinang mewaspadai penyakit pada hewan kurban menjelang hari raya Idul Adha 1440 Hijriah 2019. Dan untuk mewaspadai dan memastikannya, Baratan Kelas II Tanjungpinang melakukan pemeriksaan kesejumlah kadang ternak yang ada di Tanjungpinang.
Penulis Cynthia Lova
|

JAKARTA, KOMPAS.com - Wali Kota Jakarta Pusat Bayu Meghantara mengingatkan agar masyarakat menggunakan bongsang atau keranjang yang terbuat dari anyaman bambu sebagai wadah daging kurban saat Idul Adha nanti.

Hal itu dilakukan menyambung imbauan dari Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan untuk tidak lagi menggunakan kantong plastik.

"Jadi nantinya kita gunakan bongsang ya dari bambu dan mungkin kita tambah dengan daun pisang untuk tatakannya," ujar Bayu saat ditemui di Kantor Wali Kota Jakarta Pusat, Gambir, Jakarta Pusat, Selasa (30/7/2019).

Baca juga: Ingin Beli Hewan Kurban untuk Idul Adha? Ikuti Tips-tips Ini...

Ia mengatakan, dengan menggunkan bongsang diharapkan dapat mengurangi pemakaian plastik oleh masyarakat.

Bayu menilai, bongsang lebih praktis dan sampah bambunya bisa diolah kembali menjadi barang kreativitas warga nantinya.

"Sampahnya juga mudah dihancurkan ya, tidak seperti plastik, yang lama sekali diolah. Kaya bungkus indomie goreng tahun 1990 masih ada ditemukan di pantai makanya kita usahakan untuk mengurangi itu," kata Bayu.

Adapun Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan telah menandatangani seruan gubernur soal pembungkus daging kurban.

Baca juga: Anies Minta Daging Kurban Tak Dibungkus Kantong Plastik Sekali Pakai

Dalam seruan itu, Anies meminta masyarakat tidak membungkus daging kurban menggunakan kantong plastik sekali pakai.

"Terkait dengan penyelenggaraan Idul Adha untuk menggunakan pembungkus tidak dari plastik yang sekali pakai, tapi menggunakan bahan-bahan yang bisa didaur ulang," ujar Anies di Hotel Borobudur, Jakarta Pusat, Kamis (25/7/2019) malam.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup DKI Jakarta Andono Warih mengatakan Pemprov DKI tidak merekomendasikan pembungkus dari kantong plastik sekali pakai karena penguraian sampah plastik membutuhkan waktu ratusan tahun.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Demokrat dan PKS Bentuk Koalisi Hadapi Pilkada Tangsel 2020

Demokrat dan PKS Bentuk Koalisi Hadapi Pilkada Tangsel 2020

Megapolitan
Pak Ogah di Cilincing Bisa Dapat Rp 80.000 Dalam Dua Jam

Pak Ogah di Cilincing Bisa Dapat Rp 80.000 Dalam Dua Jam

Megapolitan
Setelah 16 Jam, Truk Overload yang Terguling di Tol Jakarta-Cikampek Berhasil Dipindahkan

Setelah 16 Jam, Truk Overload yang Terguling di Tol Jakarta-Cikampek Berhasil Dipindahkan

Megapolitan
Pembahasan Anggaran DKI 2020 Dikebut Sebulan

Pembahasan Anggaran DKI 2020 Dikebut Sebulan

Megapolitan
Kantor Wali Kota Jakbar Baru Pasang Foto Jokowi dan Ma'aruf Amin pada Awal November

Kantor Wali Kota Jakbar Baru Pasang Foto Jokowi dan Ma'aruf Amin pada Awal November

Megapolitan
PPP Galang Partai Non-parlemen untuk Bersaing di Pilkada Tangsel 2020

PPP Galang Partai Non-parlemen untuk Bersaing di Pilkada Tangsel 2020

Megapolitan
Kadishub Tangsel Diintervensi Saat Tindak Sopir Truk, Benyamin: Sudah Risiko

Kadishub Tangsel Diintervensi Saat Tindak Sopir Truk, Benyamin: Sudah Risiko

Megapolitan
PKS: Syaikhu Siap Tinggalkan DPR Setelah Ditetapkan Jadi Cawagub DKI

PKS: Syaikhu Siap Tinggalkan DPR Setelah Ditetapkan Jadi Cawagub DKI

Megapolitan
Pemasangan Foto Presiden dan Wakil Presiden di Kelurahan dan Kecamatan Jakarta Pusat Rampung Pekan Ini

Pemasangan Foto Presiden dan Wakil Presiden di Kelurahan dan Kecamatan Jakarta Pusat Rampung Pekan Ini

Megapolitan
Warga Keluhkan Suhu Udara Jakarta hingga 37 Derajat Celcius

Warga Keluhkan Suhu Udara Jakarta hingga 37 Derajat Celcius

Megapolitan
Belum Pasang Foto Jokowi-Ma'ruf, Pemkot Jakarta Timur Tunggu Instruksi Pusat

Belum Pasang Foto Jokowi-Ma'ruf, Pemkot Jakarta Timur Tunggu Instruksi Pusat

Megapolitan
Wakil Walkot Jakpus Akui Ada Kelurahan yang Belum Pasang Foto Presiden dan Wapres

Wakil Walkot Jakpus Akui Ada Kelurahan yang Belum Pasang Foto Presiden dan Wapres

Megapolitan
Setelah PDI-P dan PKB, Benyamin Davnie Juga Daftar Bakal Calon Walkot Tangsel ke PPP

Setelah PDI-P dan PKB, Benyamin Davnie Juga Daftar Bakal Calon Walkot Tangsel ke PPP

Megapolitan
Polda Metro Jaya Tegaskan Kasus Ninoy Karundeng Bukan Rekayasa

Polda Metro Jaya Tegaskan Kasus Ninoy Karundeng Bukan Rekayasa

Megapolitan
Satpol PP Razia Indekost di Kalideres

Satpol PP Razia Indekost di Kalideres

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X