Cerita Dokter Menjaga Kesehatan Anggota Paskibraka yang Sedang Berlatih Ketat

Kompas.com - 01/08/2019, 10:14 WIB
Anggota Paskibraka 2019 sedang berlatih di PON Cibubur, Ciracas, Jakarta Timur, Rabu (31/7/2019). KOMPAS.com/CYNTHIA LOVAAnggota Paskibraka 2019 sedang berlatih di PON Cibubur, Ciracas, Jakarta Timur, Rabu (31/7/2019).
Penulis Cynthia Lova
|


JAKARTA, KOMPAS.com - Menjadi calon Pasukan Pengibar Bendera Pusaka ( Paskibraka) bukan suatu tugas yang mudah.

Sebab mereka harus berlatih sebelum menjalankan tugasnya saat untuk mengibarkan bendera pada upacara peringatan Hari Ulang Tahun Republik Indonesia.

Mereka berlatih di Pusat Pemberdayaan Pemuda dan Olahraga Kementerian Pemuda dan Olahraga (PP-PON Kemepora), Cibubur, Jakarta Timur. Selama latihan, mereka ditempa untuk jadi Paskibraka yang disiplin dan memiliki karakter kuat.

Para Paskibraka ini memiliki sejumlah jadwal yang full setiap harinya untuk berlatih.

Dokter Yasmien, tim kesehatan Paskibraka Nasional mengatakan, untuk menjaga stamina, mereka harus memiliki nutrisi yang cukup.

Baca juga: 5 Fakta Menarik Tentang Paskibraka

Mereka juga harus punya cairan yang banyak di dalam tubuh untuk menjaga stamina selama berlatih di bawah terik matahari.

"Cairan juga penting, mereka kena panas ya yang kemungkinan bisa bikin mereka drop. Kalau bisa saat makan dan extra fooding harus ada cairan 600 mililiter," ujar Yasmien saat ditemui di PP-PON Kemenpora Cibubur, Rabu (31/7/2019).

Tidak lupa, tidur yang cukup juga diperlukan untuk menjaga kesehatan para anggota Paskibraka. Tim kesehatan selalu memastikan mereka bisa beristirahat dengan cukup.

Baca juga: Tips dan Trik Jadi Pembawa Bendara bagi Paskibraka Nasional

"Setiap malam kami tim kesehatan pun buka klinik malam untuk memeriksa kesehatan anggota Paskibraka dan memberikan vitamin tambahan," ujarnya.

Ia mengatakan, hingga kini belum ada anggota yang sakit dan tak bisa bertugas.

"Paling tenggorokan saja sih pada sakit karena kan terpapar debu terus ya. Tapi sejauh ini sakit dan keluhan masih dalam batas wajar kok," kata Yasmien.

Ia berharap semua anggota Paskibraka dapat sehat dan fit menjalankan tugasnya.



Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Akhir Pekan, Kasus Harian Covid-19 Kota Bogor Tembus 1.000 Orang

Akhir Pekan, Kasus Harian Covid-19 Kota Bogor Tembus 1.000 Orang

Megapolitan
UPDATE 19 September: Bertambah 932, Kasus Positif Covid-19 di DKI Jadi 61.807

UPDATE 19 September: Bertambah 932, Kasus Positif Covid-19 di DKI Jadi 61.807

Megapolitan
Ungkap Kasus Pelecehan dan Pemerasan Penumpang, Pihak Bandara Persilakan Polisi Periksa CCTV

Ungkap Kasus Pelecehan dan Pemerasan Penumpang, Pihak Bandara Persilakan Polisi Periksa CCTV

Megapolitan
Rektor IPB University Positif Covid-19

Rektor IPB University Positif Covid-19

Megapolitan
Positif Covid-19, Jenazah Camat Kelapa Gading Dimakamkan di TPU Pondok Ranggon

Positif Covid-19, Jenazah Camat Kelapa Gading Dimakamkan di TPU Pondok Ranggon

Megapolitan
Camat Kelapa Gading Meninggal karena Covid-19

Camat Kelapa Gading Meninggal karena Covid-19

Megapolitan
Hilang Selama Sehari, Jasad Remaja Putri Ditemukan di Sungai Citarum

Hilang Selama Sehari, Jasad Remaja Putri Ditemukan di Sungai Citarum

Megapolitan
Hingga Hari Kelima PSBB DKI, Pemprov Tutup Sementara 37 Perusahaan

Hingga Hari Kelima PSBB DKI, Pemprov Tutup Sementara 37 Perusahaan

Megapolitan
Kimia Farma Telusuri Kasus Dugaan Kekerasan Seksual dan Pemerasan di Bandara Soekarno-Hatta

Kimia Farma Telusuri Kasus Dugaan Kekerasan Seksual dan Pemerasan di Bandara Soekarno-Hatta

Megapolitan
Klaster Dinkes DKI Jakarta, 22 Pegawai Positif Covid-19

Klaster Dinkes DKI Jakarta, 22 Pegawai Positif Covid-19

Megapolitan
6 Pejabat Pemprov DKI Dinyatakan Sembuh dari Covid-19

6 Pejabat Pemprov DKI Dinyatakan Sembuh dari Covid-19

Megapolitan
Daftar Klaster Covid-19 Terbesar di Jakarta, 252 Kasus Ada di Kemenkes

Daftar Klaster Covid-19 Terbesar di Jakarta, 252 Kasus Ada di Kemenkes

Megapolitan
Ketika Anggota Ormas Mengaku 'Aparat' Tolak Patuhi Larangan Makan di Tempat...

Ketika Anggota Ormas Mengaku "Aparat" Tolak Patuhi Larangan Makan di Tempat...

Megapolitan
2 Kasus Positif Covid-19 di KPU Tangsel dan Nasib Pilkada 2020...

2 Kasus Positif Covid-19 di KPU Tangsel dan Nasib Pilkada 2020...

Megapolitan
Cerita LHI Mengalami Kekerasan Seksual Saat Rapid Test di Bandara Soekarno-Hatta

Cerita LHI Mengalami Kekerasan Seksual Saat Rapid Test di Bandara Soekarno-Hatta

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X