Kompas.com - 01/08/2019, 16:37 WIB
Kali Pisang Batu di Kecamatan Tarumajaya, Kabupaten Bekasi dicemari busa, Kamis (1/8/2019). Vitorio MantaleanKali Pisang Batu di Kecamatan Tarumajaya, Kabupaten Bekasi dicemari busa, Kamis (1/8/2019).

BEKASI, KOMPAS.com - Kali Pisang Batu di Kecamatan Tarumajaya, Kabupaten Bekasi tercemar gumpalan busa.

Berdasarkan pengamatan Kompas.com di lokasi pada Kamis (1/8/2019), aliran Kali Pisang Batu yang berwarna hitam berbusa di dekat tanggul sederhana yang dibuat warga untuk pengairan sawah di seberang kali.

Busa bisa menumpuk hingga 50 centimeter tingginya.

"Kalau dibendung memang begini dia (berbusa). Sini dibendung buat nyawah. Ini kalau pagi busanya bisa sampai ke pinggir jalan, mesti disapu-sapuin baru terbang," ujar Endang, salah satu warga Desa Pahlawan Setia, Tarumajaya saat ditemui Kompas.com, Kamis.

Baca juga: Dulu Penuh Sampah, Sekarang Kali Pisang Batu Bekasi Berbusa

Menurut Endang, dalam beberapa kesempatan tumpukan busa ini kerap meluas hingga cukup jauh dan tinggi.

Sebagai solusi instan, warga kerap menyulutnya dengan api agar tumpukan busa lenyap.

Terima kasih telah membaca Kompas.com.
Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Ini bisa kebakar. Tuh liat di pinggir-pinggir kali pada hitam karena dibakar. Ada kimianya apa enggak ya wallahualam. Cuma dia bisa kebakar," ucap Endang.

Baca juga: BERITA FOTO: Berton-ton Sampah di Kali Bahagia Diangkut

Menurut dia, busa-busa ini pasti muncul ketika musim tandur atau menanam padi, saat para petani menanggul kali.

Selain berbusa, cemaran sampah juga mulai menutupi aliran Kali Pisang Batu. Sampah tersebut bercampur dengan tutupan tanaman eceng gondok.

Namun, tumpukan sampahnya tidak sepadat tahun 2018, saat sepanjang kali tertutup sampah hingga bisa diinjak manusia.



Video Rekomendasi

Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kesulitan Kejar Target Vaksinasi, Pemkot Tangsel Minta Pusat Perbanyak Distribusi Vaksin Covid-19

Kesulitan Kejar Target Vaksinasi, Pemkot Tangsel Minta Pusat Perbanyak Distribusi Vaksin Covid-19

Megapolitan
Wapres Maruf Amin Minta Pemkot Tangerang Vaksinasi 15.000 Orang Per Hari

Wapres Maruf Amin Minta Pemkot Tangerang Vaksinasi 15.000 Orang Per Hari

Megapolitan
Jumlah Pasien Covid-19 Melonjak, RS Islam Jakarta Butuh Tambahan 48 Nakes

Jumlah Pasien Covid-19 Melonjak, RS Islam Jakarta Butuh Tambahan 48 Nakes

Megapolitan
Ini Link Cek Ketersediaan Tempat Tidur Pasien Covid-19 di Jakarta

Ini Link Cek Ketersediaan Tempat Tidur Pasien Covid-19 di Jakarta

Megapolitan
Dinkes DKI: Varian Baru Corona Ditemukan di Jakarta Lebih Menular dan Bergejala Berat

Dinkes DKI: Varian Baru Corona Ditemukan di Jakarta Lebih Menular dan Bergejala Berat

Megapolitan
3 Staf PTSP Positif Covid-19, Kantor Kelurahan Cengkareng Timur Ditutup Sementara

3 Staf PTSP Positif Covid-19, Kantor Kelurahan Cengkareng Timur Ditutup Sementara

Megapolitan
Jakarta Memasuki Fase Genting Covid-19, Lonjakan hingga Antrean Pasien Terjadi di Wisma Atlet

Jakarta Memasuki Fase Genting Covid-19, Lonjakan hingga Antrean Pasien Terjadi di Wisma Atlet

Megapolitan
Dinkes DKI: Pandemi Covid-19 di Jakarta Menuju Tren Mengkhawatirkan

Dinkes DKI: Pandemi Covid-19 di Jakarta Menuju Tren Mengkhawatirkan

Megapolitan
RS Islam Jakarta Terpaksa Tolak Pasien Baru Covid-19 karena Ruang Isolasi Penuh

RS Islam Jakarta Terpaksa Tolak Pasien Baru Covid-19 karena Ruang Isolasi Penuh

Megapolitan
Tempat Tidur Pasien Covid-19 di RSUD Kota Tangerang Penuh

Tempat Tidur Pasien Covid-19 di RSUD Kota Tangerang Penuh

Megapolitan
Kasus Melonjak, RS di Depok Aktifkan Lagi Ruang Isolasi Pasien Covid-19

Kasus Melonjak, RS di Depok Aktifkan Lagi Ruang Isolasi Pasien Covid-19

Megapolitan
Peserta Vaksinasi Covid-19 di Alam Sutera Membeludak, Wali Kota: Karena Ada Wapres

Peserta Vaksinasi Covid-19 di Alam Sutera Membeludak, Wali Kota: Karena Ada Wapres

Megapolitan
Satgas Depok Temukan 40 Kasus Positif Covid-19 'Klaster Libur Lebaran'

Satgas Depok Temukan 40 Kasus Positif Covid-19 "Klaster Libur Lebaran"

Megapolitan
Polisi: Keluarga Anji Ajukan Rehabilitasi Penyalahgunaan Narkoba

Polisi: Keluarga Anji Ajukan Rehabilitasi Penyalahgunaan Narkoba

Megapolitan
Vaksinasi Covid-19 di Puspemkot Tangerang Timbulkan Kerumunan, Ini Penjelasan Pemkot

Vaksinasi Covid-19 di Puspemkot Tangerang Timbulkan Kerumunan, Ini Penjelasan Pemkot

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X