Rey Utami Mengaku Pernah Gunakan Mobil Hasil Penipuan Suaminya

Kompas.com - 01/08/2019, 16:50 WIB
Tersangka kasus penyebaran konten asusila terkait video ikan asin Rey Utami mengenakan rompi tahanan di Polda Metro Jaya, Jakarta Selatan, Jumat (12/7/2019). KOMPAS.com/TRI SUSANTO SETIAWANTersangka kasus penyebaran konten asusila terkait video ikan asin Rey Utami mengenakan rompi tahanan di Polda Metro Jaya, Jakarta Selatan, Jumat (12/7/2019).

JAKARTA, KOMPAS.com - Istri Youtuber Pablo Benua, Rey Utami mengaku pernah menggunakan mobil jenis HRV yang diduga hasil penipuan dan penggelapan.

Pengakuan tersebut diungkapkan Rey saat dirinya diperiksa sebagai saksi kasus dugaan penipuan, penggelapan, dan pemalsuan kendaraan bermotor yang menjerat suaminya.

"Tadi ada pemeriksaan berkaitan dengan Rey Utami. Ada 28 pertanyaan yang diajukan penyidik. Rey mengaku pernah melihat mobil HRV yang kemudian diserahkan ke dia atau digunakan oleh Rey sekitar 2-3 bulan," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Argo Yuwono di Polda Metro Jaya, Jumat (14/6/2019).

Sementara itu, lanjut Argo, Rey tidak mengetahui keberadaan mobil jenis Jazz yang diduga hasil penipuan dan penggelapan oleh tersangka Pablo.

Baca juga: Rey Utami Diperiksa sebagai Saksi Kasus Penggelapan Kendaraan yang Jerat Suaminya

"Sedangkan untuk mobil Jazz, saksi Rey tidak pernah melihat fisiknya. Tapi, dia mengetahui ada STNK yang dibawa oleh Pablo," ujar Argo.

Seperti diketahui, penyidik Diteskrimum Polda Metro Jaya telah menetapkan Pablo Benua sebagai tersangka kasus dugaan penipuan, penggelapan, dan pemalsuan kendaraan bermotor.

Pablo menjalani pemeriksaan perdana sebagai tersangka, Senin (29/7/2019) lalu. Pablo mengakui telah mengajukan pembelian dua mobil jenis HRV dan Jazz menggunakan namanya pada sebuah perusahaan pinjaman atau leasing.

Baca juga: Masa Penahanan Galih Ginanjar, Pablo Benua, dan Rey Utami Diperpanjang 40 Hari

Lalu, Pablo menggunakan nama stafnya untuk membayar cicilan pembelian mobil itu.

Sementara itu, Pablo Benua dan istrinya, Rey Utami telah ditetapkan sebagai tersangka kasus dugaan pencemaran nama baik melalui media sosial.

Selain keduanya, polisi juga menetapkan artis Galih Ginanjar sebagai tersangka terkait kasus yang sama. Ketiga tersangka telah ditahan di Rutan Polda Metro Jaya.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

DPD APDI Jakarta Tak Akan Larang Pedagang Daging Sapi Berjualan

DPD APDI Jakarta Tak Akan Larang Pedagang Daging Sapi Berjualan

Megapolitan
70 Persen Pedagang Daging Sapi di Jakarta Disebut Masih Mogok Besok

70 Persen Pedagang Daging Sapi di Jakarta Disebut Masih Mogok Besok

Megapolitan
Sekda DKI Rangkap Jabatan, Wagub DKI Bilang Tentukan Pejabat Ada Mekanismenya

Sekda DKI Rangkap Jabatan, Wagub DKI Bilang Tentukan Pejabat Ada Mekanismenya

Megapolitan
Pemkot Bogor Masih Pertimbangkan Jenis Sanksi untuk RS Ummi

Pemkot Bogor Masih Pertimbangkan Jenis Sanksi untuk RS Ummi

Megapolitan
Tiga Rumah Hangus Terbakar di Kalibata

Tiga Rumah Hangus Terbakar di Kalibata

Megapolitan
Inspeksi ke Simpang Lima Senen, Anies Berfoto Bareng Ojol

Inspeksi ke Simpang Lima Senen, Anies Berfoto Bareng Ojol

Megapolitan
Bima Arya Bilang Belum Paham dengan Usulan Anies agar Pusat Ambil Alih Koordinasi Penanganan Covid-19 di Jabodetabek

Bima Arya Bilang Belum Paham dengan Usulan Anies agar Pusat Ambil Alih Koordinasi Penanganan Covid-19 di Jabodetabek

Megapolitan
Jakarta Catat Pertambahan Tertinggi Covid-19, Hari Ini Tambah 3.792 Kasus

Jakarta Catat Pertambahan Tertinggi Covid-19, Hari Ini Tambah 3.792 Kasus

Megapolitan
DKI Siapkan Lahan Seluas 1,2 Hektar di Srengseng Sawah untuk Pemakaman Jenazah Pasien Covid-19

DKI Siapkan Lahan Seluas 1,2 Hektar di Srengseng Sawah untuk Pemakaman Jenazah Pasien Covid-19

Megapolitan
Pedagang Daging Sapi Kembali Berjualan Besok, Disperindag Tangsel Akan Pantau Pasar

Pedagang Daging Sapi Kembali Berjualan Besok, Disperindag Tangsel Akan Pantau Pasar

Megapolitan
Polisi Selidiki Adanya Korban Lain pada Kasus Pencurian Motor di Tegal Alur

Polisi Selidiki Adanya Korban Lain pada Kasus Pencurian Motor di Tegal Alur

Megapolitan
Wakil Wali Kota Tangsel: Ruang ICU untuk Pasien Covid-19 Memang Terisi 100 Persen

Wakil Wali Kota Tangsel: Ruang ICU untuk Pasien Covid-19 Memang Terisi 100 Persen

Megapolitan
Buru Pasangan Berbuat Mesum di Halte Kramat Raya, Polisi Periksa CCTV

Buru Pasangan Berbuat Mesum di Halte Kramat Raya, Polisi Periksa CCTV

Megapolitan
Depok Catat Jumlah Pasien Covid-19 Terbanyak Selama Pandemi

Depok Catat Jumlah Pasien Covid-19 Terbanyak Selama Pandemi

Megapolitan
Ombudsman: Ada Potensi Kenaikan Pelanggaran Prokes dengan Dihapusnya Denda Progresif

Ombudsman: Ada Potensi Kenaikan Pelanggaran Prokes dengan Dihapusnya Denda Progresif

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X