Komplotan Curanmor Ditangkap, Modus Pura-pura Jadi Ojek Online

Kompas.com - 02/08/2019, 16:22 WIB
Para pelaku pencuri sepeda motor dengan modus pura-pura jadi ojek online di Mapolres Metro Jakarta Timur, Jumat (2/8/2019). DEAN PAHREVI/KOMPAS.comPara pelaku pencuri sepeda motor dengan modus pura-pura jadi ojek online di Mapolres Metro Jakarta Timur, Jumat (2/8/2019).
Penulis Dean Pahrevi
|

JAKARTA, KOMPAS.com - Komplotan pencuri sepeda motor asal Indramayu yang kerap beraksi di wilayah Jakarta Timur, ditangkap polisi di Jalan Rawamangun Muka, Pulogadung, Jakarta Timur.

Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Timur AKBP Hery Purnomo mengatakan, pelaku Tarohim, Sutarsa, dan Pingi ditangkap pada Rabu (31/7/2019) pukul 03.00 WIB.

Hery menjelaskan, ketiganya memiliki peran yang berbeda dalam melancarkan aksinya.

Baca juga: Komplotan Curanmor Modus COD Ditangkap, Barbuknya Ducati 850 Cc, Kawasaki 650 Cc, hingga XMAX

Tarohim dan Sutarsa berperan sebagai eksekutor pencurian sepeda motor dengan pura-pura menjadi ojek online mengenakan jaket dan helm.

"Seolah mereka bertindak sebagai ojek online, jadi mereka pakai jaket dan helm ojek online. Kemudian mereka mobile mencari sasaran di wilayah yang sepi, mencari kendaraan yang diparkir pemiliknya di depan rumah atau di dalam pagar," kata Hery di Mapolres Metro Jakarta Timur, Jumat (2/8/2019).

Barang bukti kasus komplotan pencuri sepeda motor yang diringkus polisi dengan modus pura-pura jadi ojek online, Jumat (2/8/2019).DEAN PAHREVI/KOMPAS.com Barang bukti kasus komplotan pencuri sepeda motor yang diringkus polisi dengan modus pura-pura jadi ojek online, Jumat (2/8/2019).

Tarohim dan Sutarsa juga selalu mengonsumsi obat terlarang sebelum beraksi.

Ketika sudah mendapat sasaran sepeda motor yang dicuri, Tarohim langsung menghampiri motor dan membobol kontak kunci sepeda motor dengan kunci T.

Sedangkan Sutarsa menunggu di sepeda motor yang mereka kendarai.

"Jadi saat beraksi mereka juga akan mengganti nomor plat kendaraan (milik korban) dengan plat kendaraan yang mereka bawa. Sehingga ketika tertangkap aksinya oleh CCTV dan warga, akan sulit terdeteksi oleh kepolisian," ujar Hery.

Polisi kemudian menangkap Pingi yang bertindak sebagai penadah di sekitar kuburan Sunan Giri, Pulogadung, Jakarta Timur.

Dari kasus itu, polisi mengamankan barang bukti satu unit sepeda motor warna merah, delapan kunci letter T, dan dua kunci sepeda motor.

Atas perbuatannya, ketiga pelaku dijerat pasal 363 KUHPidana tentang pencurian dengan ancaman hukuman penjara maksimal tujuh tahun.



Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Tak Ada Syarat Rapit Test untuk Peserta UTBK SBMPTN 2020 di UI

Tak Ada Syarat Rapit Test untuk Peserta UTBK SBMPTN 2020 di UI

Megapolitan
Wali Kota Tangerang Minta Mal Patuhi Penerapan 50 Persen Kapasitas

Wali Kota Tangerang Minta Mal Patuhi Penerapan 50 Persen Kapasitas

Megapolitan
Ikut UTBK SBMPTN 2020 di UI, Peserta Datang Dua Jam Sebelum Ujian

Ikut UTBK SBMPTN 2020 di UI, Peserta Datang Dua Jam Sebelum Ujian

Megapolitan
ASN DKI Jakarta Berusia di Bawah 50 Tahun Ditugaskan Pantau Pasar

ASN DKI Jakarta Berusia di Bawah 50 Tahun Ditugaskan Pantau Pasar

Megapolitan
Pulihkan Lalu Lintas Penerbangan, Angkasa Pura II Optimalkan Slot Time hingga 30 Persen

Pulihkan Lalu Lintas Penerbangan, Angkasa Pura II Optimalkan Slot Time hingga 30 Persen

Megapolitan
Suami Bacok Istri di Bekasi, Diduga Karena Cemburu

Suami Bacok Istri di Bekasi, Diduga Karena Cemburu

Megapolitan
Polisi Tak Keluarkan STTP Kegiatan Apel Siaga Ganyang Komunis

Polisi Tak Keluarkan STTP Kegiatan Apel Siaga Ganyang Komunis

Megapolitan
Prediksi Cuaca DKI Jakarta Minggu 5 Juli 2020, Berpotensi Hujan Ringan

Prediksi Cuaca DKI Jakarta Minggu 5 Juli 2020, Berpotensi Hujan Ringan

Megapolitan
CFD Tetap Digelar di 32 Titik di Jakarta, Ini Rinciannya.....

CFD Tetap Digelar di 32 Titik di Jakarta, Ini Rinciannya.....

Megapolitan
UPDATE 4 Juli: Bertambah 2 Kasus, Total Ada 417 Positif Covid-19 di Tangsel

UPDATE 4 Juli: Bertambah 2 Kasus, Total Ada 417 Positif Covid-19 di Tangsel

Megapolitan
Perpanjang PSBB, Benyamin Sebut Banyak Warga Tangsel yang Minta Kelonggaran Resepsi Pernikahan

Perpanjang PSBB, Benyamin Sebut Banyak Warga Tangsel yang Minta Kelonggaran Resepsi Pernikahan

Megapolitan
PSBB Proporsional Tahap 2, Pemkot Depok Longgarkan Salon hingga Rumah Ibadah dengan Syarat

PSBB Proporsional Tahap 2, Pemkot Depok Longgarkan Salon hingga Rumah Ibadah dengan Syarat

Megapolitan
[UPDATE] Grafik Covid-19 4 Juli di Depok: 10 Kasus Baru, 2 PDP Meninggal

[UPDATE] Grafik Covid-19 4 Juli di Depok: 10 Kasus Baru, 2 PDP Meninggal

Megapolitan
IPB Jadi Tuan Rumah Acara Forum Rektor Indonesia, Jokowi Minta Perguruan Tinggi Berinovasi

IPB Jadi Tuan Rumah Acara Forum Rektor Indonesia, Jokowi Minta Perguruan Tinggi Berinovasi

Megapolitan
KPAI Desak Polisi Segera Tangkap Ayah Tiri yang Perkosa Remaja di Tangsel

KPAI Desak Polisi Segera Tangkap Ayah Tiri yang Perkosa Remaja di Tangsel

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X