Suami Korban Kecelakaan Karawaci Serahkan Proses Hukum kepada Polisi

Kompas.com - 02/08/2019, 17:19 WIB
Kayla, anak sulung Fatmawati digendong oleh ayahnya saat pemakaman ibunya di Tangerang pada Jumat (2/8/2019) KOMPAS.com/ VERRYANA NOVITA NINGRUMKayla, anak sulung Fatmawati digendong oleh ayahnya saat pemakaman ibunya di Tangerang pada Jumat (2/8/2019)

JAKARTA, KOMPAS.com — Suami sekaligus kakak ipar korban kecelakaan truk tanah timpa mobil Sigra di Karawaci, Rico, menyerahkan proses hukum sepenuhnya kepada kepolisian.

Sebagai informasi, dalam kecelakaan ini, seorang sopir truk berinisial SEJ alias SF telah ditetapkan sebagai tersangka.

"Saya maunya dihukum sesuai dengan hukum yang berlaku," kata Rico saat ditemui di TPU Selapanjang, Tangerang, pada Jumat (2/8/2019).

Dia mengatakan, kelalaian sopir truk menyebabkan 4 nyawa hilang sekaligus.

Baca juga: Sebelum Kecelakaan Karawaci, Fatmawati Rayakan Ulang Tahun Suami untuk Terakhir Kalinya

"Kejadian ini mengajarkan agar sopir lain hati-hati dan tidak ugal-ugalan ke depan," kata Rico.

Seperti diketahui, kecelakaan yang terjadi pada Kamis kemarin menyebabkan empat orang meninggal, yaitu Fatmawati, Wandi, Nanda, dan Eddy.

Fatmawati adalah istri Rico, sedangkan Nanda dan Wandi adalah adik Fatmawati. Eddy adalah sopir Grab yang hendak mengantar mereka belanja ke Pasar Tanag Abang, Jakarta Pusat.

Dari kecelakaan itu, satu anak balita berumur 11 bulan bernama Aisyah selamat. Dia adalah anak bungsu dari Fatmawati.

Baca juga: Balita yang Selamat dari Kecelakaan Karawaci Datang ke Pemakaman Ibunya



Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Setelah Ada Temuan Buaya 2,5 Meter, Damkar Kota Depok Sisir Kali Pesanggrahan Sawangan

Setelah Ada Temuan Buaya 2,5 Meter, Damkar Kota Depok Sisir Kali Pesanggrahan Sawangan

Megapolitan
93 Pengendara Kena Tegur dalam Sosialisasi Ganjil Genap di Jalan Gunung Sahari

93 Pengendara Kena Tegur dalam Sosialisasi Ganjil Genap di Jalan Gunung Sahari

Megapolitan
Kasatpol PP DKI: Satpol PP Jangan Dimaki, Jangan Dibenci

Kasatpol PP DKI: Satpol PP Jangan Dimaki, Jangan Dibenci

Megapolitan
Akan Maju Pilkada, Muhamad Resmi Mundur dari Jabatan Sekda Tangsel

Akan Maju Pilkada, Muhamad Resmi Mundur dari Jabatan Sekda Tangsel

Megapolitan
Polisi Klaim Temukan Petunjuk Terduga Pembunuh Wanita di Margonda Residence Depok

Polisi Klaim Temukan Petunjuk Terduga Pembunuh Wanita di Margonda Residence Depok

Megapolitan
Pria Ini Nekat Jadi Anggota BNN Gadungan karena Terlilit Utang Rp 100 Miliar

Pria Ini Nekat Jadi Anggota BNN Gadungan karena Terlilit Utang Rp 100 Miliar

Megapolitan
Sering Tawuran dan Membegal, Anggota Geng Motor 'Maju Kena Mundur Kena' Diciduk Polisi

Sering Tawuran dan Membegal, Anggota Geng Motor 'Maju Kena Mundur Kena' Diciduk Polisi

Megapolitan
Wanita Tewas di Margonda Residence Depok, Polisi Temukan Palu

Wanita Tewas di Margonda Residence Depok, Polisi Temukan Palu

Megapolitan
Operasi Patuh Jaya, Pengedara Motor Dominasi Pelanggaran di Jakarta Timur

Operasi Patuh Jaya, Pengedara Motor Dominasi Pelanggaran di Jakarta Timur

Megapolitan
Tipu Pencari Kerja, ASN Kota Tangerang Beraksi Bersama Tiga Oknum Lain

Tipu Pencari Kerja, ASN Kota Tangerang Beraksi Bersama Tiga Oknum Lain

Megapolitan
Rumah Lawan Covid-19 Tangsel Siap Bantu Jakarta Sediakan Tempat Karantina

Rumah Lawan Covid-19 Tangsel Siap Bantu Jakarta Sediakan Tempat Karantina

Megapolitan
Terkait Hoaks Obat Covid-19, Polisi Panggil Anji dan Hadi Pranoto Pekan Ini

Terkait Hoaks Obat Covid-19, Polisi Panggil Anji dan Hadi Pranoto Pekan Ini

Megapolitan
Warga Kabupaten Bekasi yang Tak Pakai Masker Bisa Kena Denda Maksimal Rp 250.000

Warga Kabupaten Bekasi yang Tak Pakai Masker Bisa Kena Denda Maksimal Rp 250.000

Megapolitan
Dinkes Jakarta: Persepsi Masyarakat Belum Anggap Covid-19 sebagai  Ancaman

Dinkes Jakarta: Persepsi Masyarakat Belum Anggap Covid-19 sebagai Ancaman

Megapolitan
Pasang Wifi untuk Belajar Siswa Kurang Mampu, F-PAN Minta Pemprov DKI Lakukan Hal yang Sama

Pasang Wifi untuk Belajar Siswa Kurang Mampu, F-PAN Minta Pemprov DKI Lakukan Hal yang Sama

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X