Kompas.com - 03/08/2019, 09:19 WIB
Panitia melakukan kurasi baju untuk ditukarkan dalam dalam event #TukarBaju yang digagas Komunitas Zero Waste Indonesia di DBS Bank Tower, Kuningan, Jakarta Selatan, Sabtu (27/7/2019). KOMPAS.com/NURSITA SARIPanitia melakukan kurasi baju untuk ditukarkan dalam dalam event #TukarBaju yang digagas Komunitas Zero Waste Indonesia di DBS Bank Tower, Kuningan, Jakarta Selatan, Sabtu (27/7/2019).

Acara itu rencananya akan kembali digelar pada 15-18 Agustus mendatang di Grand Indonesia, Jakarta, dan 24 Agustus di Bandung.

Komunitas Zero Waste Indonesia akan terus menggalakkan acara #TukarBaju yang dirintis sejak 4 Mei lalu.

Baca juga: Limbah Tekstil Diduga Cemari Saluran Air di Kebon Jeruk

Amanda mengatakan, Komunitas Zero Waste Indonesia mulanya hanya fokus pada penggunaan plastik sekali pakai. Komunitas itu kemudian menyadari bahwa banyak jenis sampah lain yang juga harus dikurangi, termasuk sampah fesyen.

"Akhirnya kami buatlah kampanye tentang sampah fesyen dan limbah tekstil," kata Amanda, Sabtu pekan lalu.

Ia menyampaikan, berdasarkan hasil riset global, 10 persen emisi karbondioksida berasal dari industri fesyen.

Setiap tahun, sekitar 50.000 ton pewarna kimia untuk kain dibuang langsung ke sungai tanpa pengolahan.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Karena itu, Komunitas Zero Waste Indonesia akan terus melakukan kampanye #TukarBaju sepanjang 2019 sebagai upaya untuk menyadarkan warga agar bijak menggunakan pakaian.

Selain itu, kampanye ini diharapkan menumbuhkan industri re-cycling kain demi mengurangi sampah fesyen dan limbah tekstil.

"Judul kampanye kami di awal adalah #TukarBaju sebagai solusi akan sampah fesyen dan limbah tekstil Indonesia," ujar Amanda.

Tantangan dan solusi #TukarBaju

Sebagai sebuah komunitas, tantangan terbesar Zero Waste Indonesia untuk mengadakan event #TukarBaju adalah sumber daya dan biaya. Dua tantangan itu tentunya berkaitan.

"Karena ini berbasiskan sukarela, tidak digaji, siapa sih orang mau capek buat event tapi enggak dibayar," kata Amanda.

Karena itu, Komunitas Zero Waste Indonesia berencana membuka toko #TukarBaju sebagai bisnis yang akan menghidupi komunitas mereka.

"Saya targetnya Desember 2019 sudah ada tokonya. Semoga tantangan-tantangan itu bisa diatasi," ucap Amanda.

Toko #TukarBaju akan memiliki sistem seperti acara yang sudah digelar. Penghasilan toko ini didapat dengan sistem keanggotaan.

"Sistemnya membership. Jadi, per bulan unlimited nih boleh nukar," kata Amanda.

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Polisi Tunggu Hasil Analisa Sampel Bangunan SMA 96 Jakarta yang Roboh

Polisi Tunggu Hasil Analisa Sampel Bangunan SMA 96 Jakarta yang Roboh

Megapolitan
Rumah Lawan Covid-19 Tangsel Bersiap Hadapi Gelombang Ketiga

Rumah Lawan Covid-19 Tangsel Bersiap Hadapi Gelombang Ketiga

Megapolitan
Bandar Narkoba yang Tabrak Polisi Ditangkap di Kendal

Bandar Narkoba yang Tabrak Polisi Ditangkap di Kendal

Megapolitan
Mobil Putar Arah Bikin Macet di Jalan Palmerah Utara, Sudinhub Jakbar Akan Tutup dengan Barrier

Mobil Putar Arah Bikin Macet di Jalan Palmerah Utara, Sudinhub Jakbar Akan Tutup dengan Barrier

Megapolitan
Klarifikasi Jakpro soal Penentuan Lokasi Sirkuit Formula E Jakarta

Klarifikasi Jakpro soal Penentuan Lokasi Sirkuit Formula E Jakarta

Megapolitan
Bangunan di Atas Saluran Air Kemang Belum Seluruhnya Dibongkar, Camat Minta Pemilik Tambah Pekerja

Bangunan di Atas Saluran Air Kemang Belum Seluruhnya Dibongkar, Camat Minta Pemilik Tambah Pekerja

Megapolitan
Pemuda Pancasila Akui 16 Tersangka Ricuh Demo di DPR/MPR Anggota Aktif

Pemuda Pancasila Akui 16 Tersangka Ricuh Demo di DPR/MPR Anggota Aktif

Megapolitan
Anies Sebut Formula Pengupahan Saat Ini Tak Cocok untuk Jakarta

Anies Sebut Formula Pengupahan Saat Ini Tak Cocok untuk Jakarta

Megapolitan
PTM Terbatas di Depok Dimulai Lagi Besok

PTM Terbatas di Depok Dimulai Lagi Besok

Megapolitan
Klaster PTM Terbatas di Kota Bogor, 24 Orang Positif Covid-19

Klaster PTM Terbatas di Kota Bogor, 24 Orang Positif Covid-19

Megapolitan
Kasus Covid-19 di Depok Meningkat, Hanya 2 dari 30 Kelurahan yang Nihil Kasus

Kasus Covid-19 di Depok Meningkat, Hanya 2 dari 30 Kelurahan yang Nihil Kasus

Megapolitan
LPSK: Kasus Pelecehan Seksual terhadap Anak Naik Tajam, Diduga Efek Pandemi Covid-19

LPSK: Kasus Pelecehan Seksual terhadap Anak Naik Tajam, Diduga Efek Pandemi Covid-19

Megapolitan
Polisi yang Dianiaya Oknum Anggota Pemuda Pancasila Membaik, Segera Pulang

Polisi yang Dianiaya Oknum Anggota Pemuda Pancasila Membaik, Segera Pulang

Megapolitan
Pelecehan Seksual Anak di Depok Marak Terjadi, Tigor: Status Kota Layak Anak Harus Dicabut

Pelecehan Seksual Anak di Depok Marak Terjadi, Tigor: Status Kota Layak Anak Harus Dicabut

Megapolitan
Sisa Seorang Pasien Dirawat di Rumah Lawan Covid-19 Tangsel

Sisa Seorang Pasien Dirawat di Rumah Lawan Covid-19 Tangsel

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.