300 Bus Transjakarta yang Terbengkalai di Bogor Akan Dilelang

Kompas.com - 03/08/2019, 18:40 WIB
Sejumlah bus Transjakarta yang sudah tidak digunakan lagi diparkir di lahan kosong di Dramaga, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Kamis (25/7/2019). Kurang lebih 300 bus Transjakarta dengan kondisi tak terawat diparkir di lahan kosong sejak 2018. ANTARA FOTO/Yulius Satria Wijaya/ama.Yulius Satria Wijaya Sejumlah bus Transjakarta yang sudah tidak digunakan lagi diparkir di lahan kosong di Dramaga, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Kamis (25/7/2019). Kurang lebih 300 bus Transjakarta dengan kondisi tak terawat diparkir di lahan kosong sejak 2018. ANTARA FOTO/Yulius Satria Wijaya/ama.
|
Editor Krisiandi

JAKARTA, KOMPAS.COM - Sebayak 300 bus Transjakarta milik PT Adi Tehnik Equipindo yang terbengkalai di sebuah lahan di Kecamatan Dramaga, Bogor, Jawa Barat akan dilelang.

Dikonfirmasi Kompas.com tim kurator PT Adi Tehnik Equipindo, Bontor L. Tobing mengatakan bahwa bus-bus tersebut kini telah memasuki tahap prosedur lelang.

"Lelangnya pelaksanaanya di KPKNL (Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang), pokoknya prosedur lelang sudah dilakukan melalui KPKNL Bogor" ungkap Bontor melalui telfon pada Kamis (1/8/2019).

Beberapa waktu lalu sempat beredar kabar bahwa bus-bus yang terbengkalai itu menjadi sasaran pencurian. Namun Bontor membantah hal tersebut.


Baca juga: Pemprov DKI Berencana Gugat Pemasok Transjakarta 2013, Ini Kata INKA

"(Lahan) itu dijaga, ada dua orang shift-shiftan. Orang engga bebas untuk masuk ke situ, tugas kami menjaga budel tersebut sampai budel itu dilelang" kata Bontor.

Ia juga menjelaskan bahwa kondisi bus banyak yang sudah rusak sebelum diparkir di Dramaga. Kerusakannya pun beragam, ada yang pintunya tidak bisa ditutup, kaca jendela pecah, hingga barang-barang interior yang rusak.

Namun dari 300 bus, hanya 109 unit yang merupakan milik PT Adi Tehnik Equipindo. Sisanya berasal dari dua perusahaan lain yang tidak bisa disebutkan namanya.

Baca juga: 300 Bus Transjakarta Terbengkalai di Bogor Timbulkan Keresahan Warga

Bontor meminjam lahan tersebut dari seorang relasinya. Saat pertama kali hanya PT Adi Tehnik Equipindo saja yang menempati, namun dua perusahaan lain turut memarkirkan busnya di lahan tersebut.

Bontor tidak bisa memastikan apakah dengan lelang tersebut PT Adi Tehnik Equipindo bisa membayar seluruh tagihannya. Karena nilai aset yang dilelang akan dinilai terlebih dahulu oleh Kantor Jasa Penilai Publik (KJPP).

Halaman:
Dapatkan hadiah utama Smartphone setiap bulan dan Voucher Belanja setiap minggunya, dengan berkomentar di artikel ini! #JernihBerkomentar *Baca Syarat & Ketentuan di sini!


Dapatkan hadiah utama Smartphone setiap bulan dan Voucher Belanja setiap minggunya, dengan berkomentar di bawah ini! #JernihBerkomentar *Baca Syarat & Ketentuan di sini
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
komentar di artikel lainnya
Close Ads X