Kompas.com - 04/08/2019, 21:35 WIB
Gerbong MRT yang bertemakan Gojek yang dianggap lebih informatif, Kamis (18/4/2019) KOMPAS.COM/PAVEL TANUJAYAGerbong MRT yang bertemakan Gojek yang dianggap lebih informatif, Kamis (18/4/2019)

JAKARTA, KOMPAS.com - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan melakukan siaran langsung melalui media sosial instagram di akunnya @aniesbaswedan saat memantau layanan MRT usai pemadaman listrik, Minggu (4/8/2019) malam.

Dalam siaran langsungnya, seperti dikutip Antara, Anies menaiki kereta itu dari stasiun MRT Haji Nawi menuju arah Bundaran HI.

Melalui instagram storiesnya, Gubernur Anies mengatakan, layanan MRT kembali beroperasi pukul 20.00 WIB, usai pemadaman listrik sekitar 8 jam.

Baca juga: Pasokan Listrik Pulih, MRT Kembali Beroperasi

Sembari menuju tujuan akhir, Gubernur Anies berfoto dengan penumpang di dalam kereta MRT.

Pada saat kereta MRT dari stasiun Fatmawati menuju stasiun Cipete Raya, Anies memantau pusat kendali di peron bagian depan kereta.

"Bagaimana lancar?" tanya Anies kepada masinis MRT.

"Alhamdullilah, sudah lancar, Pak," jawab sang masinis.

Baca juga: Berburu Listrik hingga ke Mal...

Siaran langsung yang ditonton hampir 1.500 pengguna instagram itu diakhiri pukul 20.18 WIB, delapan menit setelah Anies menaiki kereta menuju Bundara HI.

Saat terjadi gangguan listrik, sejumlah penumpang terjebak di stasiun-stasiun dan di rangkaian kereta MRT.

Total ada empat rangkaian kereta yang sempat terjebak, yakni antara Stasiun Bendungan Hilir-Istora, Istora-Bendungan Hilir, Lebak Bulus-Fatmawati, dan Fatmawati-Lebak Bulus.

Mulai pukul 11.55 WIB, dilakukan proses evakuasi terhadap seluruh penumpang, baik yang berada di stasiun mapun di dalam kereta.

Baca juga: PLN: Pemadaman Listrik Black Out Hari Ini Terjadi Lagi setelah 22 Tahun Lalu

Pukul 12.53 WIB, seluruh penumpang yang berada di kereta telah selesai dievakuasi.

"Adapun jumlah penumpang yang dievakuasi dari seluruh stasiun termasuk yang dari kereta dengan melalui stasiun terdekat, berjumlah 3.410 orang dalam keadaan baik dan selamat," kata Sekretaris Perusahaan PT Mass Rapid Transit (MRT) Jakarta.

Atas kejadian tersebut, pihak MRT memohon maaf kepada seluruh masyarakat pengguna jasa layanan MRT.

"Kami memohon maaf atas kondisi ini. Yang pasti dalam upaya pemulihan operasi, MRT Jakarta menempatkan aspek keamanan dan keselamatan sebagai prioritas utama kami dengan tetap berkoordinasi intensif dengan PLN," ujar Kamaludin.



Sumber Antara
Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X