Listrik Belum Pulih, Warga Masak Nasi Pakai Kompor hingga Mandi di Kantor

Kompas.com - 05/08/2019, 09:30 WIB
Sejumlah pekerja menyelesaikan pekerjaan rekonduktoring atau penggantian kabel konduktor jalur transmisi SUTT (Saluran Udara Tegangan Tinggi) 150.00 volt (150 kV) dari gardu induk Angke ke Karet lama di kawasan Petamburan, Tanah Abang, Jakarta, Sabtu (27/7/2019). Penambahan jaringan listrik di tujukan untuk memperluas jangkauan distribusi pasokan listrik di Jakarta raya dan sekitarnya serta sekaligus meningkatkan pelayanan terhadap konsumen PT PLN. KOMPAS.com/GARRY LOTULUNGSejumlah pekerja menyelesaikan pekerjaan rekonduktoring atau penggantian kabel konduktor jalur transmisi SUTT (Saluran Udara Tegangan Tinggi) 150.00 volt (150 kV) dari gardu induk Angke ke Karet lama di kawasan Petamburan, Tanah Abang, Jakarta, Sabtu (27/7/2019). Penambahan jaringan listrik di tujukan untuk memperluas jangkauan distribusi pasokan listrik di Jakarta raya dan sekitarnya serta sekaligus meningkatkan pelayanan terhadap konsumen PT PLN.
Penulis Cynthia Lova
|

DEPOK, KOMPAS.com - Aliran listrik di sejumlah kawasan di Depok, Jawa Barat, pada Senin (5/8/2019) pagi, kembali padam.

Dampaknya, aktivitas warga terganggu pada awal pekan.

Nur Aprida Sani, warga Pitara, Mampang, Depok, mengatakan, listrik padam sejak pukul 00.00 WIB tadi.

"Mati dari pukul 11.00 WIB kemudian sempat nyala pukul 18.00 WIB. Setelah itu mati lagi jam 00.00 WIB sampai sekarang," ujar Sani saat dikonfirmasi, Senin.

Baca juga: Listrik di Jabodetabek Belum Pulih, PLN: Mohon Doanya

Padamnya listrik membuat pompa air di rumahnya tidak menyala. Akhirnya, ia terpaksa mandi di kantor untuk menghemat air bersih.

"Mana bisa mandi, soalnya air di toren menipis, jadi milih mandi di kantor deh," katanya.

Semalam, ia dan keluarganya tidur dengan lampu cadangan powertabel. Ia kesulitan mendapatkan lilin di warung.

"Lilin di warung udah pada habis, makanya beli lampu kemaren," katanya.

Baca juga: Kualitas Udara Jakarta Membaik Setelah Pemadaman Listrik

Rara, warga Cinere mengaku, listrik di rumahnya padam lagi sejak pukul 06.00 WIB. Minggu malam, listrik sempat mengalir.

"Semalem masak nasi buat bekal anak belum mateng nih sampai sekarang. Mau nggak mau pake kompor masaknya," ujar Rara.

Halaman:
Baca tentang
Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Penundaan Pembukaan Pasar Tanah Abang Berdasarkan Arahan Gubernur

Penundaan Pembukaan Pasar Tanah Abang Berdasarkan Arahan Gubernur

Megapolitan
Pasar Jaya Tunda Pembukaan Pasar Tanah Abang hingga 19 April 2020

Pasar Jaya Tunda Pembukaan Pasar Tanah Abang hingga 19 April 2020

Megapolitan
Kisah Korban PHK Saat Wabah Covid-19, Tanpa Pesangon dan Sulit Dapat Pekerjaan Baru

Kisah Korban PHK Saat Wabah Covid-19, Tanpa Pesangon dan Sulit Dapat Pekerjaan Baru

Megapolitan
Ikuti Seruan DKI, KCI Juga Wajibkan Penumpang KRL Pakai Masker Mulai 12 April

Ikuti Seruan DKI, KCI Juga Wajibkan Penumpang KRL Pakai Masker Mulai 12 April

Megapolitan
Penumpang Tanpa Masker Dilarang Naik Transjakarta, MRT, LRT Mulai 12 April 2020

Penumpang Tanpa Masker Dilarang Naik Transjakarta, MRT, LRT Mulai 12 April 2020

Megapolitan
Wali Kota Bogor Bima Arya Sebut Wabah Corona Menguji 3 Hal Ini

Wali Kota Bogor Bima Arya Sebut Wabah Corona Menguji 3 Hal Ini

Megapolitan
Atasi Covid-19, Bima Arya Ajak Masyarakat Saling Bantu dan Kesampingkan Perbedaan

Atasi Covid-19, Bima Arya Ajak Masyarakat Saling Bantu dan Kesampingkan Perbedaan

Megapolitan
Penumpang Tanpa Masker Akan Dilarang Masuk Stasiun dan Gunakan MRT

Penumpang Tanpa Masker Akan Dilarang Masuk Stasiun dan Gunakan MRT

Megapolitan
17 Hari Dirawat karena Positif Covid-19, Kondisi Bima Arya Semakin Membaik

17 Hari Dirawat karena Positif Covid-19, Kondisi Bima Arya Semakin Membaik

Megapolitan
Bima Arya Sumbangkan Gaji sebagai Wali Kota Bogor untuk Atasi Covid-19

Bima Arya Sumbangkan Gaji sebagai Wali Kota Bogor untuk Atasi Covid-19

Megapolitan
Imbas Covid, 162.416 Pekerja dari SPG hingga Guru Honorer Kena PHK dan Dirumahkan

Imbas Covid, 162.416 Pekerja dari SPG hingga Guru Honorer Kena PHK dan Dirumahkan

Megapolitan
DKI Minta Pusat Perpanjang Waktu Pendataan Pekerja yang Kena PHK dan Dirumahkan

DKI Minta Pusat Perpanjang Waktu Pendataan Pekerja yang Kena PHK dan Dirumahkan

Megapolitan
Pesanan Baju Merosot, Konveksi Rumahan di Jakarta Utara Kebanjiran Pesanan Masker Kain

Pesanan Baju Merosot, Konveksi Rumahan di Jakarta Utara Kebanjiran Pesanan Masker Kain

Megapolitan
Imbas Covid-19, 162.416 Pekerja Lapor Kena PHK dan Dirumahkan

Imbas Covid-19, 162.416 Pekerja Lapor Kena PHK dan Dirumahkan

Megapolitan
Warga Kembangan Pesan Makanan di Warteg untuk Dibagikan Gratis

Warga Kembangan Pesan Makanan di Warteg untuk Dibagikan Gratis

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X