Ada Demo Sopir GoCar, Lalu Lintas di Depan Kantor GoJek Macet Total

Kompas.com - 05/08/2019, 12:02 WIB
Kemacetan terjadi di depan Kantor Gojek, Jalan Iskandarsyah, Melawai, Jakarta Selatan, Senin (5/8/2019). Kemacetan itu merupakan dampak dari aksi unjuk rasa para sopir GoCar, taksi online yang merupakan GoJek. Kompas.com / Walda MarisonKemacetan terjadi di depan Kantor Gojek, Jalan Iskandarsyah, Melawai, Jakarta Selatan, Senin (5/8/2019). Kemacetan itu merupakan dampak dari aksi unjuk rasa para sopir GoCar, taksi online yang merupakan GoJek.

JAKARTA, KOMPAS.com - Unjuk rasa para sopir taksi online yang merupakan mitra GoJek di depan Kantor Gojek di Pasar Raya Blok M, Jalan Iskandarsyah Melawai, Jakarta Selatan, Senin (5/8/2019), menyebabkan arus lalu lintas di daerah itu macet.

Kemacetan terjadi di dua arah. Panjang kemacetan diperkirakan sepanjang 1 kilometer.

Sejumlah polisi lalu lintas terlihat mengatur arus lalu lintas di lokasi itu.

Baca juga: Ratusan Pengemudi Taksi Online Demo di Depan Kantor Gojek

Rio, koordinator para pengunjuk rasa dan Sekjen DPP Oraski (Organisasi Angkutan Sewa Khusus Indonesia), mengatakan, hari ini sekitar 2.000 pengendara taksi online GoCar akan berdemonstrasi di kantor Gojek.

"Sekitar 2000 orang yang akan datang dari  Sumarta Selatan, Padang, Lampung dan Jawa Barat," ujar Rio di lokasi.

Mereka menuntut sejumlah hal dari GoJek, di antaranya mengembalikan insentif, perjelas status kemitraan, dan open suspend secara nasional.

Dia menambahkan, pihaknya tidak akan pulang sebelum ada keputusan dari pihak Gojek.

"Kami ke sini mau ketemu vice president atau Nadiem Makarim sendiri (CEO Gojek). Nggak akan pulang sebelum ambil keputusan," tambah dia.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Jakarta Catat 977 Kasus Baru Covid-19, Positivity Rate 9,3 Persen

Jakarta Catat 977 Kasus Baru Covid-19, Positivity Rate 9,3 Persen

Megapolitan
UPDATE Covid-19 di Depok, Ada 230 Kasus Baru

UPDATE Covid-19 di Depok, Ada 230 Kasus Baru

Megapolitan
UPDATE: Kabupaten Bekasi Catat 140 Kasus Baru Covid-19

UPDATE: Kabupaten Bekasi Catat 140 Kasus Baru Covid-19

Megapolitan
Polisi Petakan 10 Titik Penyekatan Pemudik di Kabupaten Bekasi, dari Jalan Alternatif hingga Tol

Polisi Petakan 10 Titik Penyekatan Pemudik di Kabupaten Bekasi, dari Jalan Alternatif hingga Tol

Megapolitan
Pemkot Pastikan Stok Pangan di Tangsel Aman Sepanjang Ramadhan 2021

Pemkot Pastikan Stok Pangan di Tangsel Aman Sepanjang Ramadhan 2021

Megapolitan
Penyekatan Pemudik di Kota Bekasi Masih Menanti Instruksi Pemerintah Pusat

Penyekatan Pemudik di Kota Bekasi Masih Menanti Instruksi Pemerintah Pusat

Megapolitan
Layanan Bus AKAP Ditutup pada 6-17 Mei, Kepala Terminal Tanjung Priok: Tak Ada Penolakan dari PO Bus

Layanan Bus AKAP Ditutup pada 6-17 Mei, Kepala Terminal Tanjung Priok: Tak Ada Penolakan dari PO Bus

Megapolitan
Antisipasi Aksi Teror Saat Ramadhan, Polisi Bakal Lakukan Patroli Berkala di Lokasi Rawan

Antisipasi Aksi Teror Saat Ramadhan, Polisi Bakal Lakukan Patroli Berkala di Lokasi Rawan

Megapolitan
Damkar Tangkap Ular Sanca Batik 3 Meter yang Masuk Rumah Warga di Serpong

Damkar Tangkap Ular Sanca Batik 3 Meter yang Masuk Rumah Warga di Serpong

Megapolitan
PHRI Sebut Pemprov DKI Akan Upayakan Vaksinasi Covid-19 untuk Pegawai Restoran dan Hotel

PHRI Sebut Pemprov DKI Akan Upayakan Vaksinasi Covid-19 untuk Pegawai Restoran dan Hotel

Megapolitan
Mudik Dilarang, Pemkot Belum Berencana Tutup Terminal Bekasi

Mudik Dilarang, Pemkot Belum Berencana Tutup Terminal Bekasi

Megapolitan
Pemkot Tangsel Larang Pawai Obor Jelang Ramadhan karena Bisa Timbulkan Kerumunan

Pemkot Tangsel Larang Pawai Obor Jelang Ramadhan karena Bisa Timbulkan Kerumunan

Megapolitan
Diduga Intervensi, Terduga Pemerkosa Wanita Tunarungu di Bekasi Diminta Hormati Proses Hukum

Diduga Intervensi, Terduga Pemerkosa Wanita Tunarungu di Bekasi Diminta Hormati Proses Hukum

Megapolitan
Penjual dan Pembeli Takjil di DKI Jakarta Wajib Patuhi Protokol Kesehatan

Penjual dan Pembeli Takjil di DKI Jakarta Wajib Patuhi Protokol Kesehatan

Megapolitan
Jam Operasional Restoran di Jakarta Diperpanjang Selama Ramadhan, Ini Kata PHRI

Jam Operasional Restoran di Jakarta Diperpanjang Selama Ramadhan, Ini Kata PHRI

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X