Sejumlah Pengemudi GoCar Bakar Ban di Depan Kantor Gojek

Kompas.com - 05/08/2019, 13:53 WIB
Sejumlah sopir GoCar melakukan aksi bakar ban di depan kantor GoJek di Jalan Iskandarsyah, Melawai, Jakarta Selatan, Senin (5/8/2019) KOMPAS.com - Walda MarisonSejumlah sopir GoCar melakukan aksi bakar ban di depan kantor GoJek di Jalan Iskandarsyah, Melawai, Jakarta Selatan, Senin (5/8/2019)

JAKARTA, KOMPAS.com - Massa yang menggelar aksi demonstrasi di depan Kantor Gojek di  Melawai, Jakarta Selatan, Senin (5/8/2018), melakukan aksi bakar ban.

Pada sekitar pukul 13.22 WIB, asap hitam tebal membumbung di lokasi itu. Asap pun sempat masuk ke dalam lobi Pasar Raya Blok M.

Api sempat dipadamkan petugas polisi. Namun beberapa waktu kemudian api muncul kembali.

Sembari membakar ban, orator yang berada di atas mobil komando memanggil - manggil nama Nadiem Makarim, CEO GoJek.

Baca juga: Polisi Benarkan Sejumlah Orang Diamankan Saat Demo di Kantor Gojek

"Nadiem, turun Nadiem. Tolong jawab kami !!," kata orator itu.

Sebelumnya, Rio selaku koordinator aksi dan Sekjen DPP Oraski (Organisasi Angkutan Sewa Khusus Indonesia) mengatakan hari ini sekitar 2.000 sopir GoCar akan berunjuk rasa di kantor Gojek.

"Sekitar 2000 orang yang akan datang. Sumarta Selatan, Padang, Lampung dan Jawa Barat," ujar Rio saat ditemui di lokasi.

Mereka menuntut beberapa hal, di antaranya mengembalikan insentif, perjelas status kemitraan, dan open suspend secara nasional.

Dia menambahkan pihaknya tidak akan pulang sebelum ada keputusan dari pihak GoJek terkait permintaan mereka.

"Kami ke sini mau ketemu vice president atau Nadiem Makarim sendiri. Nggak akan pulang sebelum ambil keputusan," tambah dia.

Baca juga: Ada Demo Sopir GoCar, Lalu Lintas di Depan Kantor GoJek Macet Total

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

2 Rumah Ambruk di Matraman, Warga Khawatir Ada Kejadian Serupa

2 Rumah Ambruk di Matraman, Warga Khawatir Ada Kejadian Serupa

Megapolitan
Rute LRT Pulo Gadung-Kebayoran Lama yang Berimpitan dengan MRT Diminta Dievaluasi

Rute LRT Pulo Gadung-Kebayoran Lama yang Berimpitan dengan MRT Diminta Dievaluasi

Megapolitan
Mobil Tabrak Pagar Gereja Immanuel di Gambir, Sopir Diduga Mengantuk

Mobil Tabrak Pagar Gereja Immanuel di Gambir, Sopir Diduga Mengantuk

Megapolitan
Pemilik Rumah yang Ambruk di Matraman Berharap Dijenguk Anies

Pemilik Rumah yang Ambruk di Matraman Berharap Dijenguk Anies

Megapolitan
Besok, Jalan Tol Layang Jakarta-Cikampek II Dibuka, Tarif Masih Gratis

Besok, Jalan Tol Layang Jakarta-Cikampek II Dibuka, Tarif Masih Gratis

Megapolitan
Rumah Ambruk karena Galian Saluran, Pemilik Berharap Pemkot Bertanggung Jawab

Rumah Ambruk karena Galian Saluran, Pemilik Berharap Pemkot Bertanggung Jawab

Megapolitan
Polisi Serahkan Secara Simbolis Jenazah Warga Pakistan Tersangka Kasus Narkoba

Polisi Serahkan Secara Simbolis Jenazah Warga Pakistan Tersangka Kasus Narkoba

Megapolitan
2 Rumah di Matraman Ambruk, Diduga karena Pengerjaan Saluran Air

2 Rumah di Matraman Ambruk, Diduga karena Pengerjaan Saluran Air

Megapolitan
Cerita Bowo Dirikan Bilik Pintar buat Anak-anak Pemulung di Menteng Atas

Cerita Bowo Dirikan Bilik Pintar buat Anak-anak Pemulung di Menteng Atas

Megapolitan
Kota Bogor Rentan Bencana Tanah Longsor Saat Musim Hujan

Kota Bogor Rentan Bencana Tanah Longsor Saat Musim Hujan

Megapolitan
Bangun Bilik Pintar untuk Anak-anak Pemulung, Ini Alasan Bowo

Bangun Bilik Pintar untuk Anak-anak Pemulung, Ini Alasan Bowo

Megapolitan
Alasan Pembeli Sepatu Compass Rela Antre Semalaman: Kayaknya Gaul Gitu...

Alasan Pembeli Sepatu Compass Rela Antre Semalaman: Kayaknya Gaul Gitu...

Megapolitan
7 Fakta Kelihaian Azura Luna, Mengaku Sosialita Indonesia dan Menipu di Hong Kong

7 Fakta Kelihaian Azura Luna, Mengaku Sosialita Indonesia dan Menipu di Hong Kong

Megapolitan
Mengenal Bilik Pintar, Tempat Belajar di Antara Gunungan Sampah

Mengenal Bilik Pintar, Tempat Belajar di Antara Gunungan Sampah

Megapolitan
Penjualan Sepatu Compass di Grand Indonesia Dibatalkan, Pembeli Kecewa

Penjualan Sepatu Compass di Grand Indonesia Dibatalkan, Pembeli Kecewa

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X