Ini Penyebab MRT Jakarta Tak Bisa Beroperasi Saat Listrik Padam

Kompas.com - 05/08/2019, 19:23 WIB
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan di Balairung, Balai Kota, Jakarta Pusat, Senin (5/8/2019) KOMPAS.com/RYANA ARYADITA UMASUGIGubernur DKI Jakarta Anies Baswedan di Balairung, Balai Kota, Jakarta Pusat, Senin (5/8/2019)

JAKARTA, KOMPAS.com - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menyebut MRT Jakarta memiliki back up power yang berfungsi untuk safety atau keamanan saat pemadaman listrik terjadi.

Namun back up power tersebut tak bisa digunakan untuk menjalankan operasi seluruhnya termasuk menjalankan kereta.

"Back up power yang bisa digunakan untuk safety. Kalau ada kejadian maka penumpang bisa turun dengan tenang karena semua alat-alat masih bisa beroperasi dengan baterai yang dimiliki," ujar Anies di Balairung, Balai Agung, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Senin (5/8/2019).

Back up power itu berfungsi untuk membuka pintu, menyalakan lampu, dan juga untuk kedaruratan lainnya.

"Tetapi memang bukan back up untuk menjalankan operasi seluruhnya. Karena kalau untuk operasi seluruhnya memerlukan energi yang sangat besar sekali," kata dia.

Ia menjelaskan MRT Jakarta dioperasikan oleh dua sumber listrik dari dua pemasok listrik (power grid) yang menopang satu sama lain.

Baca juga: Penumpang: Ngga Logis MRT Terhambat Gara-gara Listrik Padam

Kekuatan dan sistem ini tak berbeda dengan yang dimiliki negara lain. Saat listrik padam pada Minggu (4/8/2019) kemarin, kedua pemasok listrik tersebut tak berfungsi.

"Nah yang kasus kemarin dihadapi kan bisa dibilang seluruh kawasan bagian barat Pulau Jawa down sehingga seluruh power grid itu mati," jelasnya.

Seperti diketahui, MRT Jakarta menjadi salah satu transportasi yang tak bisa digunakan saat pemadaman listrik di Jakarta pada Minggu kemarin.

Total ada empat rangkaian kereta yang sempat terjebak, yakni antara Stasiun Bendungan Hilir-Istora, Istora-Bendungan Hilir, Lebak Bulus-Fatmawati, dan Fatmawati-Lebak Bulus.

Mulai pukul 11.55 WIB, dilakukan proses evakuasi terhadap seluruh penumpang, baik yang berada di stasiun maupun di dalam kereta.

Kereta MRT baru bisa digunakan kembali pada pukul 20.00 WIB.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Ahok Akan Cabut Laporan Kasus Pencemaran Nama Baiknya di Polda Metro Jaya

Ahok Akan Cabut Laporan Kasus Pencemaran Nama Baiknya di Polda Metro Jaya

Megapolitan
Pusat Kuliner di Jagakarsa Sembunyikan Pembeli, Satpol PP Merasa Kecolongan

Pusat Kuliner di Jagakarsa Sembunyikan Pembeli, Satpol PP Merasa Kecolongan

Megapolitan
Dinsos Salurkan 198 Alat Bantu Fisik bagi Penyandang Disabilitas di DKI

Dinsos Salurkan 198 Alat Bantu Fisik bagi Penyandang Disabilitas di DKI

Megapolitan
Sering Didatangi Warga Selama PSBB, Taman Spot Budaya Dukuh Atas Dipasang Garis Pembatas

Sering Didatangi Warga Selama PSBB, Taman Spot Budaya Dukuh Atas Dipasang Garis Pembatas

Megapolitan
Pemprov DKI Sediakan 3 Tempat Isolasi Mandiri Baru untuk Pasien Covid-19

Pemprov DKI Sediakan 3 Tempat Isolasi Mandiri Baru untuk Pasien Covid-19

Megapolitan
Pencuri Kabel Bus Transjakarta Ditangkap

Pencuri Kabel Bus Transjakarta Ditangkap

Megapolitan
Dua Pekan PSBB, Landainya Kasus Aktif Covid-19 Tak Berbanding Lurus dengan Angka Penyebarannya

Dua Pekan PSBB, Landainya Kasus Aktif Covid-19 Tak Berbanding Lurus dengan Angka Penyebarannya

Megapolitan
Warga Jakarta Cari Hiburan ke Bekasi Selama PSBB, Wali Kota: Asal Protokol Kesehatan Dijaga

Warga Jakarta Cari Hiburan ke Bekasi Selama PSBB, Wali Kota: Asal Protokol Kesehatan Dijaga

Megapolitan
Polisi Buru Pebalap Liar yang Aksinya Tersebar di Media Sosial

Polisi Buru Pebalap Liar yang Aksinya Tersebar di Media Sosial

Megapolitan
Distribusi Bansos Tahap VII di Jakarta Timur Molor

Distribusi Bansos Tahap VII di Jakarta Timur Molor

Megapolitan
Mengenang 28 September 2016

Mengenang 28 September 2016

Megapolitan
Berulang Kali Langgar Protokol Kesehatan, Warnet dan 4 Kafe di Bekasi Disegel Tiga Hari

Berulang Kali Langgar Protokol Kesehatan, Warnet dan 4 Kafe di Bekasi Disegel Tiga Hari

Megapolitan
Terima Pengunjung Makan di Tempat, Pusat Kuliner di Jagakarsa Digerebek

Terima Pengunjung Makan di Tempat, Pusat Kuliner di Jagakarsa Digerebek

Megapolitan
Antisipasi Klaster Baru Covid-19, Gedung Sudin Dukcapil Jakarta Timur Disemprot Disinfektan

Antisipasi Klaster Baru Covid-19, Gedung Sudin Dukcapil Jakarta Timur Disemprot Disinfektan

Megapolitan
Polisi Tilang 11 Mobil yang Lakukan Balap Liar di Senayan

Polisi Tilang 11 Mobil yang Lakukan Balap Liar di Senayan

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X