Tersangka Pengedar Sabu Kelabui Polisi dengan Berpindah-pindah Indekos

Kompas.com - 06/08/2019, 15:57 WIB
Aparat Polres Metro Jakarta Utara, Selasa (6/8/2019), menggelar konferensi pers tentang penangkapan pengedar 10 kg sabu-sabu. JIMMY RAMADHAN AZHARIAparat Polres Metro Jakarta Utara, Selasa (6/8/2019), menggelar konferensi pers tentang penangkapan pengedar 10 kg sabu-sabu.

JAKARTA, KOMPAS.com - Deny Alamsyah, tersangka yang selundupkan 10 kilogram sabu, sudah edarkan barang haram itu di Jakarta Utara sejak enam bulan belakangan.

Kasat Narkoba Polres Metro Jakarta Utara AKBP Aldo Ferdinand mengatakan, biasanya pelaku mendapat stok 10 kiligram sabu yang kemudian dipecah menjadi bungkusan-bungkusan kecil.

Untuk mengelabui petugas, Deny kerap berpindah-pindah indekos setiap kali menghabiskan sabu yang dikirimkan seseorang tak dikenal kepadanya.

Baca juga: Selundupkan 10 Kg Sabu-sabu ke Indekos, Seorang Pria Ditangkap

"Jadi dia itu kalau habis, cari tempat baru, habis cari tempat baru," ucap Aldo di Mapolres Metro Jakarta Utara, Selasa (6/8/2019).

Sabu sebanyak 10 Kilogram tersebut mampu Deny jual habis dalam waktu tiga minggu.

Aldo menambahkan upaya mengelabui polisi dengan berpindah kosan adalah cara pelaku untuk memuluskan aksinya. Selama ini polisi banyak mendapati penyelundupan narkoba di lingkungan apartement, namun penggunaan indekos masih tergolong baru.

"Makanya kami berterima kasih kepada pemilik yang peduli. Begitu ada penghuni mencurigakan, mereka melapor ke kami," ujarnya.

Sebelumnya, polisi mengamankan Deny di kawasan Cilincing, Jakarta Utara pada Sabtu (27/7/2019).

Kapolres Metro Jakarta Utara, Kombes Budhi Herdi Susianto mengatakan penangkapan itu berawal dari laporan pemilik kos-kosan.

Baca juga: Kasus Nunung, Tersangka Kumis Kabur ke Trenggalek Bawa Sabu 300 Gram

"Awal mula pengungkapan laporan dari masyarakat yang curiga terhadap orang yang menyewa kos-kosan yang bersangkutan. Disampaikan bahwa setelah bayar uang kontrakan tersangka masuk barang tapi tidak kembali sehingga pemilik curiga" kata Budhi.

Saat ditangkap Polisi mengamankan barang bukti sabu-sabu seberat dua kilogram yang sudah dipecah dalam kemasan kecil.

Lalu Polisi menggrebek indekos yang ditinggalkan Deny di kawasan Koja. Disana Polisi mendapatkan barang bukti sabu-sabu seberat delapan kilogram.

Terhadap Denny dikenakan Pasal 114 Ayat 2 Subsider Pasal 112 Ayat 2 UURI Nomor 35 Tahun 2009 dengan ancaman ukuman mati atau seumur hidup penjara.



Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Satu Pegawai Giant Margo City Positif Covid-19, Ini Respons Pemkot Depok

Satu Pegawai Giant Margo City Positif Covid-19, Ini Respons Pemkot Depok

Megapolitan
Pergub Penggunaan Kantong Belanja Ramah Lingkungan Disebut Perlu Dikaji Ulang

Pergub Penggunaan Kantong Belanja Ramah Lingkungan Disebut Perlu Dikaji Ulang

Megapolitan
Sepekan Ganjil Genap, Penumpang Angkutan Umum Naik 6 Persen

Sepekan Ganjil Genap, Penumpang Angkutan Umum Naik 6 Persen

Megapolitan
Fakta Terungkapnya Jaringan Penjual Video Pornografi Anak di Jakarta Barat

Fakta Terungkapnya Jaringan Penjual Video Pornografi Anak di Jakarta Barat

Megapolitan
4 Fakta Penangkapan Dokter Gigi Gadungan di Bekasi

4 Fakta Penangkapan Dokter Gigi Gadungan di Bekasi

Megapolitan
Banyak Kantor Tak Patuhi Aturan 50 Persen Pegawai Bekerja, Pemprov DKI Sebut Faktor Kejar Target

Banyak Kantor Tak Patuhi Aturan 50 Persen Pegawai Bekerja, Pemprov DKI Sebut Faktor Kejar Target

Megapolitan
TACB Minta Pemkot Bekasi Hentikan Proses Pembongkaran Struktur Bata yang Diduga Cagar Budaya

TACB Minta Pemkot Bekasi Hentikan Proses Pembongkaran Struktur Bata yang Diduga Cagar Budaya

Megapolitan
Wifi Gratis untuk Sekolah Daring, Wali Kota Jakbar Harap Banyak Pihak Membantu

Wifi Gratis untuk Sekolah Daring, Wali Kota Jakbar Harap Banyak Pihak Membantu

Megapolitan
Babak Baru Kasus Pemerkosaan Perempuan Bangun Tidur di Bintaro Setelah Viral di Media Sosial

Babak Baru Kasus Pemerkosaan Perempuan Bangun Tidur di Bintaro Setelah Viral di Media Sosial

Megapolitan
Fakta Petugas Diusir dan Dipaksa Lepas APD Saat Makamkan Pasien Probable Covid-19 di Bekasi

Fakta Petugas Diusir dan Dipaksa Lepas APD Saat Makamkan Pasien Probable Covid-19 di Bekasi

Megapolitan
[POPULER JABODETABEK] Dalih Polisi Baru Tangkap Pemerkosa di Bintaro Setelah Viral | 28 RW Zona Merah di Bekasi

[POPULER JABODETABEK] Dalih Polisi Baru Tangkap Pemerkosa di Bintaro Setelah Viral | 28 RW Zona Merah di Bekasi

Megapolitan
Lima Fakta Sidang Perdana Putra Siregar: Beli Handphone Ilegal hingga Penyitaan

Lima Fakta Sidang Perdana Putra Siregar: Beli Handphone Ilegal hingga Penyitaan

Megapolitan
Jaga Ketahanan Pangan di Masa Pandemi, ASN di Kota Tangerang Dilatih Berkebun

Jaga Ketahanan Pangan di Masa Pandemi, ASN di Kota Tangerang Dilatih Berkebun

Megapolitan
Pemprov DKI Belum Buka Proses Belajar Tatap Muka di Pesantren

Pemprov DKI Belum Buka Proses Belajar Tatap Muka di Pesantren

Megapolitan
Kolega Positif Covid-19, 75 Pegawai Giant Margo City Akan Swab Hari ini

Kolega Positif Covid-19, 75 Pegawai Giant Margo City Akan Swab Hari ini

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X