Cerita Tukang Cukur Telanjur Potong Rambut Pelanggan Saat Listrik Padam

Kompas.com - 06/08/2019, 19:37 WIB
Salah satu pencukur rambut di Kemandoran, Jakarta Barat pada Selasa (6/8/2019). KOMPAS.com/ VERRYANA NOVITA NINGRUMSalah satu pencukur rambut di Kemandoran, Jakarta Barat pada Selasa (6/8/2019).

JAKARTA, KOMPAS.com - Pemadaman listrik yang terjadi di wilayah Jakarta dan sekitarnya ternyata berimbas kepada para pencukur rambut.

Pemadaman itu membuat mereka harus menutup toko cukur rambutnya selama dua hari yaitu pada Minggu (4/8/2019) dan Senin (5/8/2019).

Namun, bukan hanya itu, pemadaman yang mendadak membuat pusing pencukur karena sudah terlanjur memotong rambut si pelanggan.

Iwan Setiawan salah satunya. Tukang cukur rambut di Family Barbershop ini kebingungan saat tiba-tiba listrik padam dan rambut si pelanggan sudah terpotong.

"Ya, sempat itu, bukan hanya saya, teman-teman lain juga. Bingung, karena kan alatnya di sini listrik semua," kata Iwan saat ditemui di daerah Kemandoran, Jakarta Barat pada Selasa (6/8/2019).

Baca juga: Terlantar Saat Pemadaman Listrik, Azas Tigor Akan Gugat Kepala Stasiun Bogor

Dia lalu harus mencari siasat lain untuk menyelesaikan pekerjaan itu. Sebab, tidak mungkin pelanggan pulang dengan rambut yang setengah terpotong.

"Akhirnya, pakai gunting. Enggak maksimal hasilnya, tapi daripada enggak terpotong," kata Iwan.

Iwan yang sudah 15 tahun bekerja di sana mengaku baru kali ini mengalami mati listrik dengan durasi yang lama.

Padahal, hari minggu seharusnya menjadi ladang uang bagi mereka, sebab banyak warga yang memotong rambut di hari libur.

Baca juga: 43 Ekor Ikan Koi Peliharaan JJ Rizal Mati akibat Pemadaman Listrik

Sebelumnya, Jabodetabek dan sebagian Jawa Barat serta Jawa Tengah mengalami mati listrik lebih dari enam jam.

Bahkan, hingga Senin pagi ini, masih ada sejumlah wilayah yang belum teraliri listrik secara normal.

Minggu sore, Executive Vice President Corporate Communication & CSR PLN I Made Suprateka mengatakan pemadaman listrik ini terjadi karena gangguan pada sistem transmisi.

"PLN memohon maaf atas pemadaman yang terjadi akibat gangguan yang terjadi pada sisi transmisi Ungaran dan Pemalang 500 kV," ujar Made melalui keterangan tertulis.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kebakaran di Tangsel, Seorang Anak Terjebak hingga Tewas

Kebakaran di Tangsel, Seorang Anak Terjebak hingga Tewas

Megapolitan
Baim Wong Tak Pernah Curiga Mantan Anak Buah Bakal Curi Motornya

Baim Wong Tak Pernah Curiga Mantan Anak Buah Bakal Curi Motornya

Megapolitan
Mantan Anak Buah Curi Sepeda Motor Baim Wong untuk Bayar Utang

Mantan Anak Buah Curi Sepeda Motor Baim Wong untuk Bayar Utang

Megapolitan
Permintaan Maaf mantan Anak Buah kepada Baim Wong karena Curi Motor

Permintaan Maaf mantan Anak Buah kepada Baim Wong karena Curi Motor

Megapolitan
Tetangga Novel Baswedan Minta Polisi Segera Tuntaskan Kasus Penyiraman Air Keras

Tetangga Novel Baswedan Minta Polisi Segera Tuntaskan Kasus Penyiraman Air Keras

Megapolitan
'Novel Baswedan Beberapa Kali Operasi, Kok Masih Dituduh Rekayasa...'

"Novel Baswedan Beberapa Kali Operasi, Kok Masih Dituduh Rekayasa..."

Megapolitan
Tetangga Novel Baswedan Laporkan Dewi Tanjung atas Tuduhan Laporan Palsu

Tetangga Novel Baswedan Laporkan Dewi Tanjung atas Tuduhan Laporan Palsu

Megapolitan
Rela Rogoh Kocek Jutaan Rupiah demi Hobi Cosplay...

Rela Rogoh Kocek Jutaan Rupiah demi Hobi Cosplay...

Megapolitan
Dua Ormas Bentrok di Bekasi, Satu Orang Terluka

Dua Ormas Bentrok di Bekasi, Satu Orang Terluka

Megapolitan
Keluarga Pengguna GrabWheels yang Tewas Ditabrak Gelar Tabur Bunga

Keluarga Pengguna GrabWheels yang Tewas Ditabrak Gelar Tabur Bunga

Megapolitan
Sudah Lebih Sepekan, Sekda DKI Belum Dihubungi Gerindra soal Usulan Wagub

Sudah Lebih Sepekan, Sekda DKI Belum Dihubungi Gerindra soal Usulan Wagub

Megapolitan
Nenek Sebut Amel Luput dari Penyiraman Air Keras

Nenek Sebut Amel Luput dari Penyiraman Air Keras

Megapolitan
Radio Sonora, Garda Oto, Yello Hotel, dan Harris Convention Hall Bekasi Gelar Fun Rally 2019

Radio Sonora, Garda Oto, Yello Hotel, dan Harris Convention Hall Bekasi Gelar Fun Rally 2019

Megapolitan
Mengadu Nasib di Kawasan Kota Tua, PKL: Kalau Enggak Dagang, Mau Makan Apa?

Mengadu Nasib di Kawasan Kota Tua, PKL: Kalau Enggak Dagang, Mau Makan Apa?

Megapolitan
Korban Penggusuran Sunter Agung Minta Pemprov DKI Sediakan Tempat Usaha

Korban Penggusuran Sunter Agung Minta Pemprov DKI Sediakan Tempat Usaha

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X