Sistem Ganjil Genap Tak Berlaku untuk Sepeda Motor

Kompas.com - 07/08/2019, 11:33 WIB
Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta Syafrin Liputo, di Balairung, Balai Kota, Rabu (7/8/2019) RYANA ARYADITA UMASUGIKepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta Syafrin Liputo, di Balairung, Balai Kota, Rabu (7/8/2019)
Penulis Nursita Sari
|

JAKARTA, KOMPAS.com - Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta Syafrin Liputo mengatakan, perluasan sistem pembatasan kendaraan bermotor berdasarkan nomor polisi ganjil dan genap tidak berlaku untuk sepeda motor.

Sistem ganjil genap hanya diberlakukan untuk mobil.

"Dalam tataran pelaksanaannya, untuk sepeda motor tidak diberlakukan ganjil genap," ujar Syafrin di Balai Kota DKI Jakarta, Jalan Medan Merdeka Selatan, Rabu (7/8/2019).

Syafrin mengakui, Dinas Perhubungan DKI sempat mengkaji penerapan sistem ganjil genap untuk sepeda motor. Sebab, volume sepeda motor cukup tinggi di koridor ruas jalan yang diberlakukan sistem ganjil genap.


Baca juga: Sosialisasi Perluasan Ganjil Genap di DKI 7 Agustus-8 September, Berlaku 9 September

"Tapi, setelah kami analisis mendalam, pola pergerakan sepeda motor pada koridor ganjil genap tadi ini tidak berpengaruh besar pada peningkatan kinerja lalu lintas," kata Syafrin.

"Memang pada saat tertentu, perlambatan karena sepeda motor karena kurang tertib menggunakan lajur," tambah dia.

Karena itu, Syafrin menyebut Dinas Perhubungan DKI akan menertibkan sepeda motor lebih masif. Caranya dengan melakukan kanalisasi sepeda motor.

"Sering upaya penertiban, kami masifkan kanalisasi sepeda motor. Kami akan arahkan sepeda motor di lajur paling kiri sehingga aspek keselamatan, kenyamanan pengguna sepeda motor itu bisa kita jamin," ucap Syafrin.

Baca juga: Ini 25 Ruas Jalan DKI yang Diterapkan Perluasan Ganjil Genap

Perluasan sistem ganjil genap di ruas jalan tambahan akan diuji coba mulai 12 Agustus sampai 6 September 2019. Ganjil genap diberlakukan pada Senin sampai Jumat, kecuali hari libur, pada pukul 06.00-10.00 dan pukul 16.00-21.00 WIB.

Sistem ganjil genap diberlakukan di 25 ruas jalan di Jakarta.

Perluasan sistem ganjil genap merupakan bagian dari Instruksi Gubernur Nomor 66 Tahun 2019 tentang Pengendalian Kualitas Udara.

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menerbitkan ingub tersebut pada Kamis (1/8/2019) untuk menekan polusi udara di DKI Jakarta.

Dapatkan hadiah utama Smartphone setiap bulan dan Voucher Belanja setiap minggunya, dengan berkomentar di artikel ini! #JernihBerkomentar *Baca Syarat & Ketentuan di sini!


Dapatkan hadiah utama Smartphone setiap bulan dan Voucher Belanja setiap minggunya, dengan berkomentar di bawah ini! #JernihBerkomentar *Baca Syarat & Ketentuan di sini
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Polisi Sebut Tidak Ada Peserta Aksi Unjuk Rasa di KPK yang Diamankan

Polisi Sebut Tidak Ada Peserta Aksi Unjuk Rasa di KPK yang Diamankan

Megapolitan
Kawanan Monyet Berkeliaran di Jalanan Pantai Indah Kapuk

Kawanan Monyet Berkeliaran di Jalanan Pantai Indah Kapuk

Megapolitan
Dinkes DKI Akan Pastikan Sebab Kematian Anak yang Diduga Keracunan PM-TAS

Dinkes DKI Akan Pastikan Sebab Kematian Anak yang Diduga Keracunan PM-TAS

Megapolitan
Perkosa Siswi SD, Pria 61 Tahun Ditangkap

Perkosa Siswi SD, Pria 61 Tahun Ditangkap

Megapolitan
Wali Kota Jakarta Timur Sebut Trotoar di Median Jalan Kalimalang Perlu Dikaji

Wali Kota Jakarta Timur Sebut Trotoar di Median Jalan Kalimalang Perlu Dikaji

Megapolitan
Siswa Pemukul Temannya di SDN Pekayon Jaya 3 Tidak Diskors

Siswa Pemukul Temannya di SDN Pekayon Jaya 3 Tidak Diskors

Megapolitan
Tak Mau Diperiksa, Pengendara Kabur dengan Polisi Bergelayut di Kap Mobil

Tak Mau Diperiksa, Pengendara Kabur dengan Polisi Bergelayut di Kap Mobil

Megapolitan
Pemprov DKI: Trotoar di Tengah Jalan Kalimalang Dibangun Operator Tol Becakayu

Pemprov DKI: Trotoar di Tengah Jalan Kalimalang Dibangun Operator Tol Becakayu

Megapolitan
Penjelasan Pihak SD di Bekasi soal Video Pemukulan Seorang Siswa kepada Teman-temannya

Penjelasan Pihak SD di Bekasi soal Video Pemukulan Seorang Siswa kepada Teman-temannya

Megapolitan
Seorang Anak Diduga Tewas karena Keracunan PM-TAS, Dinkes DKI Evaluasi SOP Penyiapan Makanan

Seorang Anak Diduga Tewas karena Keracunan PM-TAS, Dinkes DKI Evaluasi SOP Penyiapan Makanan

Megapolitan
Pemprov DKI Tetap Potong Kabel Utilitas meski Dilaporkan ke Ombudsman

Pemprov DKI Tetap Potong Kabel Utilitas meski Dilaporkan ke Ombudsman

Megapolitan
Makam Habibie Jadi Rebutan Selfie, Keluarga: Tidak Masalah

Makam Habibie Jadi Rebutan Selfie, Keluarga: Tidak Masalah

Megapolitan
Kesenian Palang Pintu Sambut Tim Sukses Sekda Muhamad Ambil Formulir Cawalkot Tangsel

Kesenian Palang Pintu Sambut Tim Sukses Sekda Muhamad Ambil Formulir Cawalkot Tangsel

Megapolitan
Di Persidangan, Saksi Bilang Jefri Bukan Target Operasi

Di Persidangan, Saksi Bilang Jefri Bukan Target Operasi

Megapolitan
Banyak Penderita ISPA di Dua RW Dekat Industri Peleburan Alumunium di Cilincing

Banyak Penderita ISPA di Dua RW Dekat Industri Peleburan Alumunium di Cilincing

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X