Mulai 9 September, Polisi Tilang Pelanggar Perluasan Ganjil Genap

Kompas.com - 07/08/2019, 14:32 WIB
Polisi menilang pengendara mobil berpelat genap di Jalan Gatot Subroto, simpang Pancoran, Jakarta Selatan, Rabu (1/8/2018). KOMPAS.com/NURSITA SARIPolisi menilang pengendara mobil berpelat genap di Jalan Gatot Subroto, simpang Pancoran, Jakarta Selatan, Rabu (1/8/2018).
Penulis Nursita Sari
|

JAKARTA, KOMPAS.com — Wakil Direktur Lalu Lintas Polda Metro Jaya AKBP I Made Agus Prasetya mengatakan, polisi akan menilang para pengendara mobil yang melanggar perluasan sistem pembatasan kendaraan bermotor berdasarkan nomor polisi ganjil dan genap mulai 9 September 2019.

Polisi akan menilang pelanggar sesuai ketentuan Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan.

"Kami dari Ditlantas Polda Metro Jaya mulai 9 September akan melakukan tataran tindakan kepolisian penegakan hukum, yaitu penindakan secara represif," ujar Agus di Balai Kota DKI Jakarta, Jalan Medan Merdeka Selatan, Rabu (7/8/2019).

Sebelum melakukan tilang, kata Agus, polisi akan melakukan tindakan preemtif dengan melakukan sosialiasi perluasan sistem ganjil genap.

Baca juga: Antisipasi Macet di Jalur Alternatif Ganjil Genap, DKI Atur Waktu Lampu Lalu Lintas

Polisi juga akan berjaga di 25 ruas jalan yang diberlakukan sistem ganjil genap.

"Preventif penempatan petugas-petugas kami di titik-titik yang telah ditentukan, dan mulai 9 September kami akan melaksanakan tindakan represif," kata Agus.

Sebanyak 25 ruas jalan akan diberlakukan perluasan sistem ganjil genap, dari sebelumnya hanya 9 ruas jalan.

Sosialisasi ganjil genap dimulai dari 7 Agustus hingga 8 September 2019.

Kemudian, uji coba di ruas jalan tambahan dimulai dari 12 Agustus sampai 6 September 2019.

Sementara pemberlakuan ganjil genap dengan tilang dimulai 9 September 2019.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X