Indef Sebut Gaji Rp 3,3 Juta di Jakarta Masih dalam Kategori Miskin

Kompas.com - 07/08/2019, 17:05 WIB
Ilustrasi uang psphotographIlustrasi uang
Penulis Cynthia Lova
|


JAKARTA, KOMPAS.com - Peneliti Institute for Development of Economics and Finance (Indef), Bhima Yudhistira mengatakan, garis kemiskinan di DKI Jakarta mencapai Rp 637.260 per kapita per bulan.

Melihat hal itu, Bima mengungkapkan bahwa gaji Rp 3,3 juta per bulan masih dalam kategori miskin.

"Apalagi kalau dia menanggung banyak, tiga atau empat anggota keluarga yang tidak bekerja, dan kepala keluarganya yang bekerja hanya satu, lalu harus digaji berapa agar dikategorikan dia tidak miskin?" kata Bima dalam diskusi publik potret kaum marginal Jakarta di Bumbu Desa, Cikini, Jakarta Pusat, Rabu (7/8/2019).

Baca juga: Wagub Jabar: Angka Kemiskinan Tasikmalaya Menurun

Bima mengaku khawatir angka kemiskinan ini akan berdampak ke masalah sosial. Menurut dia, bantuan sosial dari pemerintah belum efektif turunkan angka kemiskinan.

Bahkan, Bima menilai, bantuan dari pemerintah belum tepat sasaran. Sebab, pihak pemerintah terlambat untuk melakukan aktual update terhadap basis data penduduk miskin.

Bima memberi contoh program usungan Anies-Sandi, OK OCE, yang ternyata masih menyentuh kelas menengah.

Baca juga: Sandiaga Klaim OK OCE Sudah Cetak 100.000 Pengusaha di Jakarta

"Sebagian programnya pun tidak berjalan dengan baik. Sementara kelas yang paling bawah ini itu belum terserap dalam program-program kewirausahaan atau program pengembangan UMKM (Usaha Masyarakat Menengah Kebawah)," katanya.

Oleh karena itu Bima mengatakan, perlu penanganan pemerintah untuk menangani angka kemiskinan di DKI Jakarta.

"Lebih baik pemerintah ciptakan lapangan kerjaan yang berkualitas. Nah ini yang kita lihat dari zamannya Ahok sampai Anies masih kurang," tandasnya.

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kelurahan Ancol Imbau Warga Antisipasi Banjir Rob, Aliran Listrik Dimatikan

Kelurahan Ancol Imbau Warga Antisipasi Banjir Rob, Aliran Listrik Dimatikan

Megapolitan
Kasus 219 Kg Ganja dari Aceh, Jaksa Tuntut 3 Terdakwa Hukuman Mati

Kasus 219 Kg Ganja dari Aceh, Jaksa Tuntut 3 Terdakwa Hukuman Mati

Megapolitan
Bertambah 7 Kasus, Total 382 Pasien Covid-19 di Kota Tangerang

Bertambah 7 Kasus, Total 382 Pasien Covid-19 di Kota Tangerang

Megapolitan
Rekonstruksi Suami Lansia Bunuh Istri di Tangerang, Berawal dari Minum Miras Bareng

Rekonstruksi Suami Lansia Bunuh Istri di Tangerang, Berawal dari Minum Miras Bareng

Megapolitan
APBD Kota Bekasi 2020 Diperkirakan Anjlok 50 Persen

APBD Kota Bekasi 2020 Diperkirakan Anjlok 50 Persen

Megapolitan
Mulai 8 Juni, 50 Persen PNS Pemprov DKI Bakal Mulai Kerja di Kantor

Mulai 8 Juni, 50 Persen PNS Pemprov DKI Bakal Mulai Kerja di Kantor

Megapolitan
Kerugian Ekologis Akibat Perdagangan Ilegal 153 Reptil di Bandara Soetta Sangat Besar

Kerugian Ekologis Akibat Perdagangan Ilegal 153 Reptil di Bandara Soetta Sangat Besar

Megapolitan
Kurangi Bau Sampah, Damkar Tangsel Semprotkan Bahan Kimia ke TPA Cipeucang

Kurangi Bau Sampah, Damkar Tangsel Semprotkan Bahan Kimia ke TPA Cipeucang

Megapolitan
Masuk PSBB Proporsional, 16 RW di Kota Bekasi Masuk Zona Merah Covid-19, Berikut Daftarnya

Masuk PSBB Proporsional, 16 RW di Kota Bekasi Masuk Zona Merah Covid-19, Berikut Daftarnya

Megapolitan
Banjir Rob di Sunda Kelapa, 1.089 Keluarga Terdampak

Banjir Rob di Sunda Kelapa, 1.089 Keluarga Terdampak

Megapolitan
Kecamatan Senen Rencanakan Rapid Test Kampung di 6 Kelurahan

Kecamatan Senen Rencanakan Rapid Test Kampung di 6 Kelurahan

Megapolitan
PSBB Bogor, Aktivasi Mal Tunggu Perubahan Status Level Kewaspadaan

PSBB Bogor, Aktivasi Mal Tunggu Perubahan Status Level Kewaspadaan

Megapolitan
Rumah Karaoke di Bekasi Boleh Beroperasi asal Karyawannya Rapid Test

Rumah Karaoke di Bekasi Boleh Beroperasi asal Karyawannya Rapid Test

Megapolitan
Rentetan Perampokan, Polisi Minta Minimarket Dijaga Sekuriti

Rentetan Perampokan, Polisi Minta Minimarket Dijaga Sekuriti

Megapolitan
4 RT Zona Merah Covid-19 di Kelurahan Kramat Gunakan Sistem Satu Pintu

4 RT Zona Merah Covid-19 di Kelurahan Kramat Gunakan Sistem Satu Pintu

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X