[BERITA FOTO]: Menengok Bus Transpatriot Mangkrak di Bekasi

Kompas.com - 08/08/2019, 10:37 WIB
Sebanyak 20 unit calon bus Transpatriot mangkrak di lahan milik PDAM Tirta Patriot, Bekasi. Bus-bus ini sebelumnya dihibahkan oleh Kementerian Perhubungan RI pada 20 Desember 2018. Vitorio MantaleanSebanyak 20 unit calon bus Transpatriot mangkrak di lahan milik PDAM Tirta Patriot, Bekasi. Bus-bus ini sebelumnya dihibahkan oleh Kementerian Perhubungan RI pada 20 Desember 2018.

BEKASI, KOMPAS.com - Sebanyak 20 unit calon bus Transpatriot plus satu unit bus sekolah mangkrak di lahan milik PDAM Tirta Patriot, Bekasi.

Bus-bus itu dihibahkan Kementerian Perhubungan RI pada 20 Desember 2018.

Wali Kota Bekasi, Rahmat Effendi, bahkan sempat menyetir sendiri salah satu bus itu dari Gedung Sate, Bandung, ke kantornya di Bekasi usai seremonial penyerahan hibah dari Kementerian Perhubungan RI melalui Pemprov Jawa Barat.

Lapisan debu tebal di badan bus untuk Transpatriot Bekasi yang tak kunjung dioperasikan.Vitorio Mantalean Lapisan debu tebal di badan bus untuk Transpatriot Bekasi yang tak kunjung dioperasikan.

Lebih dari setengah tahun mangkrak, kondisi bus-bus ini tampak tidak terawat. Diparkir di lahan berpasir yang diselingi rumput tebal, lapisan debu menyelubungi bus-bus itu.

Di badan bus maupun jendela, lapisan pasir ini menjelma kanvas dadakan tempat oknum-oknum yang tidak bertanggung jawab menulis dan menggambar sesuatu.

Debu tebal menempel di badan bus-bus calon Transpatriot Bekasi yang tak kunjung dioperasikan.Vitorio Mantalean Debu tebal menempel di badan bus-bus calon Transpatriot Bekasi yang tak kunjung dioperasikan.

Tak hanya berlapis debu, lapisan karat tampak berselipan di area bemper beberapa unit bus. Paling parah, bemper sisi kanan satu unit bus sekolah pecah.

Total 21 bus ini masih menanti kelengkapan administrasi dan legalitas dari Polda Metro Jaya untuk bisa beroperasi di jalanan Kota Bekasi.

Sebanyak 20 unit calon bus Transpatriot mangkrak di lahan milik PDAM Tirta Patriot, Bekasi. Bus-bus ini sebelumnya dihibahkan oleh Kementerian Perhubungan RI pada 20 Desember 2018.Vitorio Mantalean Sebanyak 20 unit calon bus Transpatriot mangkrak di lahan milik PDAM Tirta Patriot, Bekasi. Bus-bus ini sebelumnya dihibahkan oleh Kementerian Perhubungan RI pada 20 Desember 2018.

 

Sebagai informasi, saat ini, baru ada 9 unit bus Transpatriot yang beroperasi penuh di Bekasi dengan rute Harapan Indah-Terminal Juanda.

Satu unit bus sekolah hasil hibah dari Kementerian Perhubungan RI pada Pemerintah Kota Bekasi yang tak kunjung beroperasi telah pecah bempernya.Vitorio Mantalean Satu unit bus sekolah hasil hibah dari Kementerian Perhubungan RI pada Pemerintah Kota Bekasi yang tak kunjung beroperasi telah pecah bempernya.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Sembuh dari Covid-19, Ini Tips dari Wali Kota Jakbar untuk Pasien Positif

Sembuh dari Covid-19, Ini Tips dari Wali Kota Jakbar untuk Pasien Positif

Megapolitan
Cerita Penyintas Covid-19, Terpapar karena Menyepelekan...

Cerita Penyintas Covid-19, Terpapar karena Menyepelekan...

Megapolitan
Pria Ditemukan Tergeletak Tak Bernyawa di Depok

Pria Ditemukan Tergeletak Tak Bernyawa di Depok

Megapolitan
Graha Wisata TMII Siap Tampung 102 Pasien Covid-19 yang Jalani Isolasi

Graha Wisata TMII Siap Tampung 102 Pasien Covid-19 yang Jalani Isolasi

Megapolitan
Seorang Pengendara Diserang Sekelompok Orang Pakai Pecahan Botol di Ciputat

Seorang Pengendara Diserang Sekelompok Orang Pakai Pecahan Botol di Ciputat

Megapolitan
Pemkot Jakbar Keruk Lumpur yang Sebabkan Banjir Tiap Hujan Deras

Pemkot Jakbar Keruk Lumpur yang Sebabkan Banjir Tiap Hujan Deras

Megapolitan
Sosialisasi Masker, Polisi dan Satpol PP Patroli Keliling Wilayah Padat Penduduk di Kuningan Barat

Sosialisasi Masker, Polisi dan Satpol PP Patroli Keliling Wilayah Padat Penduduk di Kuningan Barat

Megapolitan
Pakar UI: Pandemi Covid-19 di Indonesia Belum Terkendali, Lakukan PSBB Ketat!

Pakar UI: Pandemi Covid-19 di Indonesia Belum Terkendali, Lakukan PSBB Ketat!

Megapolitan
Ada Covid-19, Angka Kemiskinan di Tangsel Diprediksi Naik Jadi 1,8 Persen

Ada Covid-19, Angka Kemiskinan di Tangsel Diprediksi Naik Jadi 1,8 Persen

Megapolitan
Beredar Video Pria Diborgol di KRL, PT KCI Sebut Itu Copet yang Ditangkap

Beredar Video Pria Diborgol di KRL, PT KCI Sebut Itu Copet yang Ditangkap

Megapolitan
Dapur Nasi Murah Hadir di Kalibata Timur untuk Bantu Warga Terdampak Covid-19

Dapur Nasi Murah Hadir di Kalibata Timur untuk Bantu Warga Terdampak Covid-19

Megapolitan
Kompas Gramedia Raih Penghargaan Gedung Perkantoran Ramah Pesepeda

Kompas Gramedia Raih Penghargaan Gedung Perkantoran Ramah Pesepeda

Megapolitan
UPDATE 29 September: RSD Stadion Patriot Chandrabaga Rawat 28 Pasien Covid-19 OTG

UPDATE 29 September: RSD Stadion Patriot Chandrabaga Rawat 28 Pasien Covid-19 OTG

Megapolitan
Antisipasi Banjir, Kota Tangerang Siagakan 273 Pompa Air

Antisipasi Banjir, Kota Tangerang Siagakan 273 Pompa Air

Megapolitan
Diprotes PHRI, Ini Alasan Pemprov DKI Larang Restoran Layani Dine-In

Diprotes PHRI, Ini Alasan Pemprov DKI Larang Restoran Layani Dine-In

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X