PT KCI Ingatkan Penumpang KRL yang Terdampak Pemadaman Listrik Bisa Refund sampai 11 Agustus

Kompas.com - 08/08/2019, 13:35 WIB
Sejak Listrik Padam, Sejumlah Penumpang KRL Pilih Tetap Berada di Kereta, Jatinegara, Jakarta Timur, Minggu (4/8/2019). DEAN PAHREVI/KOMPAS.comSejak Listrik Padam, Sejumlah Penumpang KRL Pilih Tetap Berada di Kereta, Jatinegara, Jakarta Timur, Minggu (4/8/2019).

JAKARTA, KOMPAS.com — PT Kereta Commuter Indonesia masih membuka kesempatan bagi para penumpang kereta rel listrik (KRL) yang terdampak insiden pemadaman listrik serentak pada 4-5 Agustus 2019.

"Pembatalan tiket perjalanan atau refund akibat padamnya listrik masih bisa dilayani di seluruh loket stasiun hingga 11 Agustus 2019," ujar Vice President Corporate Communication PT KCI Anne Purba dalam keterangan resmi kepada Kompas.com, Kamis (8/8/2019).

Anne menyebut, hingga Rabu (7/8/2019) sudah ada 49.636 penumpang KRL yang membatalkan tiket perjalanan dengan melakukan refund.

Ia pun memastikan bahwa pengoperasian KRL sudah kembali normal di seluruh rute.

Baca juga: Listrik Padam Se-Jabodetabek, Calon Penumpang KRL di Stasiun Bogor Terlantar, Minta Refund Tiket

"Volume penumpang yang dapat dilayani 3.157.937 penumpang sampai Rabu kemarin," kata Anne.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Listrik di sejumlah wilayah di Jawa dan Bali mati total selama sekitar 7 jam pada Minggu (4/8/2019).

Pada Senin (5/8/2019), listrik di sejumlah daerah di Jakarta dan Bekasi kembali padam setelah sempat mendapat aliran listrik pada Minggu malam.

Insiden ini mengakibatkan lumpuhnya berbagai lini di Jabodetabek, terutama transportasi berbasis listrik, seperti MRT, KRL, dan lalu lintas yang semrawut karena lampu lalu lintas ikut mati.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Polisi Periksa 3 Pembeli Aset Keluarga Nirina Zubir

Polisi Periksa 3 Pembeli Aset Keluarga Nirina Zubir

Megapolitan
Proyek Sumur Resapan di Lebak Bulus: Ambles, Diaspal, Kini Dilubangi

Proyek Sumur Resapan di Lebak Bulus: Ambles, Diaspal, Kini Dilubangi

Megapolitan
Banjir Rob di Jalan Lodan Raya Ancol Meluap hingga ke Rumah Warga

Banjir Rob di Jalan Lodan Raya Ancol Meluap hingga ke Rumah Warga

Megapolitan
Kecelakaan Berulang Bus Transjakarta, Perombakan Direksi Belum Jadi Opsi

Kecelakaan Berulang Bus Transjakarta, Perombakan Direksi Belum Jadi Opsi

Megapolitan
Bertolak ke Bandung, Wapres Ma'ruf Amin Resmikan Monumen Covid-19

Bertolak ke Bandung, Wapres Ma'ruf Amin Resmikan Monumen Covid-19

Megapolitan
Gudang Parkir Gerobak di Kampung Melayu Terbakar

Gudang Parkir Gerobak di Kampung Melayu Terbakar

Megapolitan
2 Siswa SMK Tewas Saat Kebakaran Gedung Cyber, Pihak Sekolah: Kami Tanggung Jawab

2 Siswa SMK Tewas Saat Kebakaran Gedung Cyber, Pihak Sekolah: Kami Tanggung Jawab

Megapolitan
UPDATE: Jakarta Tambah 41 Kasus Covid-19, Seorang Pasien Meninggal

UPDATE: Jakarta Tambah 41 Kasus Covid-19, Seorang Pasien Meninggal

Megapolitan
Pertama Kalinya, Depok Catat 0 Kasus Covid-19 dalam Sehari

Pertama Kalinya, Depok Catat 0 Kasus Covid-19 dalam Sehari

Megapolitan
Pemprov DKI Tunda Turnamen Sepakbola IYC 2021 karena Varian Omicron

Pemprov DKI Tunda Turnamen Sepakbola IYC 2021 karena Varian Omicron

Megapolitan
RS Harapan Kita: Lulung Masuk Keadaan Sadar, lalu Alami Pemburukan

RS Harapan Kita: Lulung Masuk Keadaan Sadar, lalu Alami Pemburukan

Megapolitan
Prakiraan Cuaca BMKG: Sebagian Jakarta Hujan Disertai Angin Kencang

Prakiraan Cuaca BMKG: Sebagian Jakarta Hujan Disertai Angin Kencang

Megapolitan
RS Harapan Kita Klarifikasi Kabar di Medsos 'Lulung Dibuat Koma' Setelah Serangan Jantung

RS Harapan Kita Klarifikasi Kabar di Medsos "Lulung Dibuat Koma" Setelah Serangan Jantung

Megapolitan
Bus Sepolwan Tabrak Dahan Pohon, 3 Murid Polwan Terluka Kena Pecahan Kaca

Bus Sepolwan Tabrak Dahan Pohon, 3 Murid Polwan Terluka Kena Pecahan Kaca

Megapolitan
Jabat Ketua Presidium JKPI, Bima Arya Akan Benahi Pelestarian Budaya dan Pusaka di Indonesia

Jabat Ketua Presidium JKPI, Bima Arya Akan Benahi Pelestarian Budaya dan Pusaka di Indonesia

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.