Polisi Kantongi Profil 5 Begal Mustikajaya yang Masih Buron

Kompas.com - 08/08/2019, 17:08 WIB
Foto ilustrasi borgol. Josephus PrimusFoto ilustrasi borgol.

BEKASI, KOMPAS.com - Kepolisian Sektor Bantargebang telah mengantongi identitas lima orang begal yang terakhir kali melancarkan aksinya di Jalan Columbus, Mutiara Gading Timur, Mustikajaya, Bekasi, Rabu (7/8/2019) dini hari.

Sebelumnya, lima begal buron itu beraksi bersama S (16). Mereka merampas ponsel milik pemotor dan berupaya membacok korban menggunakan celurit. S diciduk tim buser Polsek Bantargebang setelah tertangkap dan sempat dihakimi warga.

"Tim kami akan mengembangkan dan menangkap DPO yang sudah kami ketahui nama identitas dan rumahnya," ujar Kapolsek Bantargebang, Kompol Siswo di kantornya, Kamis (8/8/2019) petang.

Baca juga: Enam Begal Mustikajaya Lancarkan Aksi secara Sistematis

Siswo mengatakan, 6 orang begal yang 2 di antaranya di bawah usia 17 tahun merupakan kelompok yang beroperasi di wilayah Tambun. Dari hasil pemeriksaan S, polisi juga telah mengetahui tempat nongkrong hingga ketua kelompok begal-begal tersebut.

"Dari situ kita akan lakukan pengejaran, sepertinya tidak jauh-jauh dari situ," kata Siswo.

Siswo menyebut, para begal ini tidak hanya sekali melancarkan aksinya. Mereka juga pernah membegal seseorang di wilayah Cikarang hingga korbannya mengalami luka bacok di punggung dan paha.

"Tapi di wilayah kami (Bantargebang) baru satu kali kemarin," katanya.

Sebelumnya, S bersama komplotan begalnya merampok ponsel milik seorang korban yang tengah berbincang dengan tunangannya di atas jok motor pada Rabu (7/8/2019) sekitar pukul 01.30 WIB.

S sempat mengayunkan celuritnya ke tubuh korban namun tak sampai melukai korban. Enam begal itu kemudian kabur dengan menunggangi 2 sepeda motor usai merampas ponsel korban.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kebakaran Kontrakan yang Menewaskan Anak di Tangsel Sudah Dua kali Terjadi

Kebakaran Kontrakan yang Menewaskan Anak di Tangsel Sudah Dua kali Terjadi

Megapolitan
Polisi Ungkap Sindikat Rekondisi Smartphone di Sebuah Ruko

Polisi Ungkap Sindikat Rekondisi Smartphone di Sebuah Ruko

Megapolitan
Cegah Bunuh Diri dengan Nomor Darurat Berikut Ini

Cegah Bunuh Diri dengan Nomor Darurat Berikut Ini

Megapolitan
Jalan Berbayar Diterapkan 2021, Pemprov DKI Susun Perda soal ERP

Jalan Berbayar Diterapkan 2021, Pemprov DKI Susun Perda soal ERP

Megapolitan
BPTJ Masih Berdebat dengan Dishub Bekasi soal Rencana ERP di Kalimalang 2020

BPTJ Masih Berdebat dengan Dishub Bekasi soal Rencana ERP di Kalimalang 2020

Megapolitan
Pemkot Jakut Tawarkan Rusun untuk Korban Penggusuran Sunter, Tapi Tak Ada yang Minat

Pemkot Jakut Tawarkan Rusun untuk Korban Penggusuran Sunter, Tapi Tak Ada yang Minat

Megapolitan
Bertahan Setelah Penggusuran, Warga Sunter Agung Bangun Gubuk Kayu di Sekitar Lokasi

Bertahan Setelah Penggusuran, Warga Sunter Agung Bangun Gubuk Kayu di Sekitar Lokasi

Megapolitan
Pelaku Penyiraman Air Keras di Jakarta Barat Sudah Empat Kali Beraksi

Pelaku Penyiraman Air Keras di Jakarta Barat Sudah Empat Kali Beraksi

Megapolitan
Polisi Tahan Pengemudi Mabuk yang Tabrak Pengendara Skuter Listrik hingga Tewas

Polisi Tahan Pengemudi Mabuk yang Tabrak Pengendara Skuter Listrik hingga Tewas

Megapolitan
Siswi yang Menjadi Korban Penyiraman Cairan Kimia Sudah Kembali Bersekolah

Siswi yang Menjadi Korban Penyiraman Cairan Kimia Sudah Kembali Bersekolah

Megapolitan
Nasib Menunggu Mati, Becak di Kota Benteng

Nasib Menunggu Mati, Becak di Kota Benteng

Megapolitan
Kalimalang Kena ERP 2020, Dishub Kota Bekasi: 'Pemaksaan' Tanpa Solusi

Kalimalang Kena ERP 2020, Dishub Kota Bekasi: "Pemaksaan" Tanpa Solusi

Megapolitan
Pembunuhan Pemuda di Cengkareng, Polisi Tangkap 6 Orang, 2 Masih Buron

Pembunuhan Pemuda di Cengkareng, Polisi Tangkap 6 Orang, 2 Masih Buron

Megapolitan
Dipasung Bapaknya, Anak Tewas Terjebak Kebakaran di Tangsel

Dipasung Bapaknya, Anak Tewas Terjebak Kebakaran di Tangsel

Megapolitan
Langgar Peraturan, Ini Sanksi Pengendara GrabWheels

Langgar Peraturan, Ini Sanksi Pengendara GrabWheels

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X