Jakpro Targetkan Tanam 1.400 Tiang Pancang di Lokasi Stadion BMW

Kompas.com - 08/08/2019, 20:11 WIB
Tiang pancang pembangunan stadion BMW, Tanjung Priok, Jakarta Utara, Kamis (8/8/2019) JIMMY RAMADHAN AZHARITiang pancang pembangunan stadion BMW, Tanjung Priok, Jakarta Utara, Kamis (8/8/2019)

JAKARTA, KOMPAS.com - PT. Jakarta Propertindo ( Jakpro) terus mengebut pengerjaan Jakarta Internasional Stadium atau yang lebih dikenal dengan Stadion BMW.

Berdasarkan pantauan Kompas.com pada Kamis (8/8/2019), ratusan tiang pancang beton tampak berdiri di area pembangunan yang ada di Jalan Sunter Permai, Tanjung Priok, Jakarta Utara itu.

Sejumlah alat berat juga terus bekerja menancapkan pancang beton yang ukuran mencapai puluhan meter di atas lahan yang berpasir merah tersebut.


Baca juga: Jakpro Sudah Mulai Pembangunan Stadion BMW Meski Lahan Masih Sengketa

Corporate Seretary PT Jakpro, Hani Sumarno mengatakan, saat ini setidaknya ada 927 tiang pancang yang sudah tertanam di lokasi tersebut.

"Interpile (tiang pancang) ini gunanya untuk titik tancap dalam proses pembangunan. Jadi ini adalah sebagai model berapa kedalaman untuk memasuki tahap pembangunan," kata Hani saat dihubungi Kompas.com Kamis.

Ia mengatakan setidaknya ada 14.000 tiang pancang yang akan mereka tancapkan di lahan seluas 26 hektar tersebut.

Jakpro menargetkan mereka akan mencapai 10 persen pemasangan tiang pancang pada 15 Agustus 2019 nanti.

Baca juga: Ultah DKI Jakarta, DPRD Dorong Pembangunan MRT Fase 2 dan Stadion BMW

"Jadi sambil berjalan selambat-lambatnya targetnya sampai tanggal 15 Agustus 10 persen interpilenya dari 14.000. Tapi kelihatannya akan lebih cepat," ujar Hani.

Hani mengaku, sejauh ini pihaknya belum menemui kendala berarti dalam pengerjaan proyek tersebut.

"Untuk kendala kontur tanah itu teman-teman teknis  yang menghadapi di lapangan, semua teman-teman yang ada di lapangan bekerja penuh itu dan tidak ada laporan kesulitan," ucapnya.

Adapun peletakan batu pertama Stadion BMW sudah dilakukan sejak pada Maret 2019 lalu.

Namun pada Mei 2019, PTUN DKI Jakarta membatalkan sertifikat hak pakai (SHP) Pemprov DKI atas Taman BMW di Papanggo, Tanjung Priok, Jakarta Utara tersebut.

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta menunjuk Denny Indrayana menghadapi sengketa lahan tersebut.

Baca juga: Atas Nama Pemprov DKI, Denny Indrayana Ajukan Banding Kasus Sengketa Lahan Stadion BMW



Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Mobil Satpol PP Jakbar Lawan Arus dan Bikin Macet, Kasatpol Sebut Sedang Bawa Copet

Mobil Satpol PP Jakbar Lawan Arus dan Bikin Macet, Kasatpol Sebut Sedang Bawa Copet

Megapolitan
Gara-gara Mobil Satpol PP Lawan Arus, Jalan Puri Kembangan Macet Panjang Sore Tadi

Gara-gara Mobil Satpol PP Lawan Arus, Jalan Puri Kembangan Macet Panjang Sore Tadi

Megapolitan
Lutfi Alfian, Pemuda yang Sempat Viral Fotonya Saat Demo DPR Didakwa 3 Pasal Alternatif

Lutfi Alfian, Pemuda yang Sempat Viral Fotonya Saat Demo DPR Didakwa 3 Pasal Alternatif

Megapolitan
Masih Direvitalisasi, Tak Ada Pagar Pembatas Antara Kali dan Trotoar di Dekat Kantor Wali Kota Jakbar

Masih Direvitalisasi, Tak Ada Pagar Pembatas Antara Kali dan Trotoar di Dekat Kantor Wali Kota Jakbar

Megapolitan
Kasus Persekusi Anggota Banser Bermula dari Senggolan Sepeda Motor

Kasus Persekusi Anggota Banser Bermula dari Senggolan Sepeda Motor

Megapolitan
Anggaran Belum Cair, Portal Pembatas di Dekat Halte Transjakarta Grogol Masih Rusak

Anggaran Belum Cair, Portal Pembatas di Dekat Halte Transjakarta Grogol Masih Rusak

Megapolitan
Jaksa Sebut Lutfi Alfian Bukan Pelajar, Kenakan Seragam Hanya untuk Buat Onar

Jaksa Sebut Lutfi Alfian Bukan Pelajar, Kenakan Seragam Hanya untuk Buat Onar

Megapolitan
Mobil Lexus hingga Fortuner Terjaring Razia Pajak Kendaraan di Parkiran Mal

Mobil Lexus hingga Fortuner Terjaring Razia Pajak Kendaraan di Parkiran Mal

Megapolitan
Laporan VP Garuda Indonesia soal Tudingan Germo Berlanjut ke Pemeriksaan Saksi

Laporan VP Garuda Indonesia soal Tudingan Germo Berlanjut ke Pemeriksaan Saksi

Megapolitan
Didakwa Buat Onar Saat Demo di DPR, Lutfi Alfian Tak Ajukan Eksepsi

Didakwa Buat Onar Saat Demo di DPR, Lutfi Alfian Tak Ajukan Eksepsi

Megapolitan
Ikut Pemilihan RW di Jatiasih Harus Bayar Rp 15 Juta, DPRD: Tak Melanggar tapi Tidak Masuk Akal

Ikut Pemilihan RW di Jatiasih Harus Bayar Rp 15 Juta, DPRD: Tak Melanggar tapi Tidak Masuk Akal

Megapolitan
Tanggapi Janji Ari Askhara Beri Koper Tumi ke Awak Kabin, Karyawan Garuda: Itu Perlengkapan Kerja

Tanggapi Janji Ari Askhara Beri Koper Tumi ke Awak Kabin, Karyawan Garuda: Itu Perlengkapan Kerja

Megapolitan
Warga Jakarta Utara, Kini Bikin SKCK, Tes Urin, hingga Bayar Pajak Bisa di Mall

Warga Jakarta Utara, Kini Bikin SKCK, Tes Urin, hingga Bayar Pajak Bisa di Mall

Megapolitan
Petugas Damkar Kesulitan Cari Sarang Kobra di Jakasampurna, Bekasi

Petugas Damkar Kesulitan Cari Sarang Kobra di Jakasampurna, Bekasi

Megapolitan
Alasan Masih Muda, Lutfi Alfian Ajukan Penangguhan Penahanan

Alasan Masih Muda, Lutfi Alfian Ajukan Penangguhan Penahanan

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X