Kompas.com - 10/08/2019, 21:08 WIB
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan di Istana Wapres, Jakarta KOMPAS.com/RAKHMAT NUR HAKIMGubernur DKI Jakarta Anies Baswedan di Istana Wapres, Jakarta

JAKARTA, KOMPAS.com - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menyindir Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) DKI yang tak kunjung melaksanakan pemilihan wakil gubernur (wagub) DKI pengganti Sandiaga Uno.

Anies menyebutkan, jika DPRD DKI periode 2014 - 2019 gagal melakukan pemilihan wagub, itu akan menjadi catatan sejarah.

"Kami dorong, kami berharap DPRD tuntaskan karena begini kalau dewan bersidang pun (atau) tidak maka akan dicatat di dalam sejarah Jakarta bahwa dewan tidak melaksanakan salah satu kewajibannya," kata Anies di Kasablanka Hall, Jakarta Selatan, Sabtu (10/8/2019).

Baca juga: Kursi Wagub DKI Kosong Setahun, Djarot Doakan Anies Tak Lama-lama Menjomblo

Anies mengemukakan, dia sudah melaksanakan tanggung jawabnya yakni menyetujui dua nama yang diajukan partai pengusung, PKS dan Gerindra. Kini tinggal DPRD DKI melaksanan apa yang menjadi tugas mereka mereka sesuai aturan.

"Itukan kewajiban, perintah undang-undang. Saya dapat perintah dari undang-undang meneruskan usulan, saya sudah kerjakan. Sekarang tinggal dewan lanjutkan. Saya percaya deh akan mengerjakannya," kata dia.

Anies berharap DPRD segera melaksanakan pemilihan.

Terima kasih telah membaca Kompas.com.
Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Mudah-mudahan segera ada wakil kita berharap nanti dewan kita dibulan terakhir masa pengabdiannya menuntaskan itu," ujar Anies.

Posisi wagub DKI telah kosong sejak 10 Agustus 2018 setelah ditinggal Sandiaga Uno yang maju sebagai calon wakil presiden pada Pilpres 2019.

Dua partai pengusung PKS dan Gerindra sudah mengajukan dua nama untuk menjadi cawagub yakni Agung Yulianto dan Ahmad Syaikhu.

Namun proses pemilihan di DPRD DKI berjalan alot. Draf tata tertip pemilihan hingga belum disahkan DPRD.

Sementara masa tugas DPRD DKI periode 2014-2019 akan berakhir pada 26 Agustus ini.



Video Rekomendasi

Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Modus Pencuri Perabotan di Apartemen Kawasan Setiabudi, Pura-pura Jadi Pemilik

Modus Pencuri Perabotan di Apartemen Kawasan Setiabudi, Pura-pura Jadi Pemilik

Megapolitan
3 Pencuri Besi Penyangga Jembatan di Tanjung Priok Ditangkap Saat Beraksi

3 Pencuri Besi Penyangga Jembatan di Tanjung Priok Ditangkap Saat Beraksi

Megapolitan
Selundupkan Harley dan Brompton, Eks Dirut Garuda Ari Askhara Divonis 1 Tahun Penjara dan Denda Rp 300 Juta

Selundupkan Harley dan Brompton, Eks Dirut Garuda Ari Askhara Divonis 1 Tahun Penjara dan Denda Rp 300 Juta

Megapolitan
Jadi Tempat Isolasi Terkendali, Graha Wisata TMII Berdaya Tampung 100 Pasien OTG

Jadi Tempat Isolasi Terkendali, Graha Wisata TMII Berdaya Tampung 100 Pasien OTG

Megapolitan
Curi Berbagai Perabotan hingga Unit Apartemen di Setiabudi Kosong, Komplotan Pencuri Ditangkap

Curi Berbagai Perabotan hingga Unit Apartemen di Setiabudi Kosong, Komplotan Pencuri Ditangkap

Megapolitan
Guru Positif Covid-19, SDN 08 Kenari Jakarta Pusat Tunda Uji Coba Sekolah Tatap Muka

Guru Positif Covid-19, SDN 08 Kenari Jakarta Pusat Tunda Uji Coba Sekolah Tatap Muka

Megapolitan
Disdik DKI Jakarta: Posisi CPDB Masih Terus Ter-update hingga Waktu Pengumuman

Disdik DKI Jakarta: Posisi CPDB Masih Terus Ter-update hingga Waktu Pengumuman

Megapolitan
Polisi Bekuk 3 Pencuri Besi Penyangga Jembatan di Tanjung Priok

Polisi Bekuk 3 Pencuri Besi Penyangga Jembatan di Tanjung Priok

Megapolitan
Khawatir Longsor Susulan, Posko Pengungsian di Payung Mas Ciputat Tetap Disiagakan

Khawatir Longsor Susulan, Posko Pengungsian di Payung Mas Ciputat Tetap Disiagakan

Megapolitan
PGRI Kritik Sekolah Tatap Muka di Jakarta karena Tak Ikuti Arahan Jokowi

PGRI Kritik Sekolah Tatap Muka di Jakarta karena Tak Ikuti Arahan Jokowi

Megapolitan
Tersisa Satu Tempat Tidur Hemodialisis untuk Pasien Covid-19 di Jakarta

Tersisa Satu Tempat Tidur Hemodialisis untuk Pasien Covid-19 di Jakarta

Megapolitan
Presiden Jokowi Bakal Tinjau Vaksinasi Covid-19 di Puspemkot Tangerang

Presiden Jokowi Bakal Tinjau Vaksinasi Covid-19 di Puspemkot Tangerang

Megapolitan
Vaksinasi Covid-19 Massal di Stadion Patriot Akan Terbuka bagi Warga KTP Non-Bekasi

Vaksinasi Covid-19 Massal di Stadion Patriot Akan Terbuka bagi Warga KTP Non-Bekasi

Megapolitan
Banjir Surut, Warga Payung Mas Ciputat Mulai Bersihkan Rumah dan Kendaraan

Banjir Surut, Warga Payung Mas Ciputat Mulai Bersihkan Rumah dan Kendaraan

Megapolitan
Jokowi Datang, Wali Kota Bekasi Minta Ratusan Ribu Vaksin Covid-19

Jokowi Datang, Wali Kota Bekasi Minta Ratusan Ribu Vaksin Covid-19

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X