Kompas.com - 11/08/2019, 12:00 WIB
Meninjau Kembali Kajian Jawa--- Purnakarya Wartawan Kompas, P Swantoro, memaparkan sejarah singkat Prof DR PJ Zoetmulder SJ dalam Seminar Nasional yang bertajuk Meninjau Kembali Kajian Jawa di Universitas Sanata Dharma Yogyakarta, Kamis (9/2). Kegiatan ini diadakan dalam memperingati 100 tahun Prof DR PJ Zoetmulder, SJ dan akan berakhir pada hari ini (10/2).

Wawan H Prabowo
09-02-2006
Nasional/Berita HRD/PRA KOMPAS/WAWAN H PRABOWOMeninjau Kembali Kajian Jawa--- Purnakarya Wartawan Kompas, P Swantoro, memaparkan sejarah singkat Prof DR PJ Zoetmulder SJ dalam Seminar Nasional yang bertajuk Meninjau Kembali Kajian Jawa di Universitas Sanata Dharma Yogyakarta, Kamis (9/2). Kegiatan ini diadakan dalam memperingati 100 tahun Prof DR PJ Zoetmulder, SJ dan akan berakhir pada hari ini (10/2). Wawan H Prabowo 09-02-2006 Nasional/Berita HRD/PRA
|

JAKARTA, KOMPAS.com - Kabar duka kembali datang bagi keluarga besar Kompas Gramedia. Pada Minggu (11/8/2019) pukul 03.30, Pollycarpus Swantoro, salah seorang pendiri Kompas Gramedia, meninggal dunia pada usia 87 tahun.

Swantoro disemayamkan di Jalan Media Massa K 187, Komplek Griya Wartawan, Cipinang Muara, Jakarta Timur.

Swantoro adalah seorang wartawan senior dengan latar belakang pendidikan ilmu sejarah. Dia juga sahabat dekat Jakob Oetama.

Semasa hidupnya, Swantoro pernah menjadi Wakil Pemimpin Umum Harian Kompas dan  Wakil Presiden Direktur Kelompok Kompas Gramedia.

Menurut Jakob, sebelum terlibat dalam kelompok Kompas Gramedia, Swantoro pernah menggantikannya memimpin majalah Penabur pada awal tahun 1960-an.

Ketika itu, Jakob harus belajar ke Amerika Serikat.

"Jadi, Pak Swantoro terlibat sejak awal," kata pendiri kelompok Kompas Gramedia itu seperti dikutip dari pemberitaan Kompas.com, 26 Januari 2012.

Pada ulang tahunnya yang ke-80, sebuah perayaan sederhana dilakukan. Tampilan lagu-lagu favorit Swantoro pun didendangkan mulai dari Ave Verum, Kulihat Terang, dan Kasih. Juga ditampilkan orkes Saunine.

Swantoro menyatakan, sebenarnya tak terlalu suka ulang tahunnya dirayakan oleh kelompok usaha Kompas Gramedia.

Ia merasa tak layak, karena bukan siapa-siapa. Ia bukan pendiri Kompas Gramedia, seperti Jakob Oetama, kolega dan sahabatnya yang September tahun lalu juga merayakan ulang tahun ke-80.

"Saya cuma minta didoakan agar bisa mati dengan baik. Buat apa umur panjang, tetapi matinya tidak baik," kata Swantoro kala itu.

Rupanya, Tuhan memuluskan keinginan Swantoro. Almarhum menghembuskan napas terakhir saat sedang tertidur. Selamat jalan, Pak Swantoro.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Bima Arya Usulkan Sekda Jadi Pj Kepala Daerah

Bima Arya Usulkan Sekda Jadi Pj Kepala Daerah

Megapolitan
TV Tersambar Petir, Sebuah Rumah di Bekasi Dilanda Kebakaran

TV Tersambar Petir, Sebuah Rumah di Bekasi Dilanda Kebakaran

Megapolitan
Besok, Oditur Akan Bantah Pleidoi Kolonel Priyanto Terdakwa Kasus Pembunuhan Handi-Salsabila

Besok, Oditur Akan Bantah Pleidoi Kolonel Priyanto Terdakwa Kasus Pembunuhan Handi-Salsabila

Megapolitan
Pabrik Kimia di Cikarang Dilanda Kebakaran, Pemadaman Butuh Waktu 7 Jam

Pabrik Kimia di Cikarang Dilanda Kebakaran, Pemadaman Butuh Waktu 7 Jam

Megapolitan
Politisi PDI-P: Banyak Program yang Tak Dieksekusi Anies

Politisi PDI-P: Banyak Program yang Tak Dieksekusi Anies

Megapolitan
Seorang Remaja Satroni Rumah Ketua RW di Pulogadung, Curi 3 Ponsel

Seorang Remaja Satroni Rumah Ketua RW di Pulogadung, Curi 3 Ponsel

Megapolitan
Pria yang Tewas Gantung Diri di Apartemen Kawasan Duren Sawit Diduga Terlilit Utang

Pria yang Tewas Gantung Diri di Apartemen Kawasan Duren Sawit Diduga Terlilit Utang

Megapolitan
Ketua DPRD DKI Bakal Panggil Manajemen Ancol karena Khawatir Merugi Saat Formula E Berlangsung

Ketua DPRD DKI Bakal Panggil Manajemen Ancol karena Khawatir Merugi Saat Formula E Berlangsung

Megapolitan
5 Warga Binaan Lapas Kelas IIA Bekasi Terima Remisi Hari Raya Waisak

5 Warga Binaan Lapas Kelas IIA Bekasi Terima Remisi Hari Raya Waisak

Megapolitan
Seorang Pria Ditemukan Tewas Gantung Diri di Apartemen Kawasan Duren Sawit

Seorang Pria Ditemukan Tewas Gantung Diri di Apartemen Kawasan Duren Sawit

Megapolitan
Unggahan Viral Warga Depok Dengar Dentuman Berulang Kali, Ternyata Suara Meriam Amunisi Hampa Milik Kostrad

Unggahan Viral Warga Depok Dengar Dentuman Berulang Kali, Ternyata Suara Meriam Amunisi Hampa Milik Kostrad

Megapolitan
Ini Lokasi Kantong Parkir bagi Pengunjung Tebet Eco Park

Ini Lokasi Kantong Parkir bagi Pengunjung Tebet Eco Park

Megapolitan
Waisak, 9 Narapidana di Lapas Perempuan Kelas IIA Jakarta Dapat Remisi

Waisak, 9 Narapidana di Lapas Perempuan Kelas IIA Jakarta Dapat Remisi

Megapolitan
Polisi Pastikan Terduga Pembunuh di Jatisampurna Tak Alami Masalah Kejiwaan

Polisi Pastikan Terduga Pembunuh di Jatisampurna Tak Alami Masalah Kejiwaan

Megapolitan
Tampak Usang dan Rusak, Truk Sampah Milik Pemkot Bekasi Tetap Beroperasi

Tampak Usang dan Rusak, Truk Sampah Milik Pemkot Bekasi Tetap Beroperasi

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.