Kompas.com - 13/08/2019, 15:26 WIB
Wakil Wali Kota Tangsel, Benyamin Davnie, saat menjelaskan hasil pertemuan dengan sejumlah pihak terkait kasus kematian anggota Paskibraka Tangsel, Aurell, di Kantor Wali Kota, Tangsel, Selasa (13/8) KOMPAS.com/Muhamad Isa BustomiWakil Wali Kota Tangsel, Benyamin Davnie, saat menjelaskan hasil pertemuan dengan sejumlah pihak terkait kasus kematian anggota Paskibraka Tangsel, Aurell, di Kantor Wali Kota, Tangsel, Selasa (13/8)

TANGERANG SELATAN, KOMPAS.com - Wali Kota Tangerang Selatan Airin Rachmi Diany mengadakan pertemuan dengan sejumlah pihak terkait kasus kematian Aurellia Qurratuaini, anggota Paskibraka Tangsel. Pertemuan diadakan di Kantor Walikota Tangsel, Selasa (13/8) siang.

Peserta yang hadir dalam pertemuan itu antara lain pemerhati dan psikolog anak Seto Mulyadi, Kapolres Tangsel AKBP Ferdy Irawan, orangtua Aurellia yaitu Farid Abdurrahman, dan perwakilan Purna Paskibraka Indonesia (PPI).

Baca juga: Wali Kota Airin Minta Maaf kepada Orangtua Anggota Paskibraka Tangsel yang Meninggal

Wakil Walikota Tangsel, Benyamin Davnie mengatakan pertemuan yang berlangsung sekitar satu jam itu hanya membicarakan soal mediasi.

"Iya semua menyampaikan pendapatnya, seperti Walikota, Kak Seto, dan Kapolres. Bahkan termasuk saya menyampaikan langkah-langkah yang sudah di tempuh kemarin," kata Benyamin.

Peserta pertemuan itu juga mendengarkan hasil penyelidikan polisi terkait kasus tersebut.

"Ada juga hasil penyelidikan. Tetapi soal itu nanti disampaikan di polres. Kesimpulannya diserahkan kepada Kapolres. Tetapi yang pasti kami, orang tua (korban), semua apresiasi apa yang dilakukan kepolisian yang mengambil langkah cepat," kata Benyamin.

Anggota Paskibraka Tangsel, Aurellia, meninggal dunia pada 1 Agustus 2019. Pelajar berusia 18 tahun tersebut menghembuskan nafas terakhir di kediamannya di Taman Royal 2, Cipondoh, Tangerang. 



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pipa Palyja Bocor di Pangeran Antasari, 20 Daerah Ini Akan Terganggu Pasokan Air

Pipa Palyja Bocor di Pangeran Antasari, 20 Daerah Ini Akan Terganggu Pasokan Air

Megapolitan
Mudik Diperbolehkan Sebelum 6 Mei, Ini Harga Tiket Kereta Api Jakarta-Malang

Mudik Diperbolehkan Sebelum 6 Mei, Ini Harga Tiket Kereta Api Jakarta-Malang

Megapolitan
Pemprov DKI Buka Vaksinasi untuk Pelaku Ekonomi Kreatif, dari Pemusik hingga Pengusaha Kuliner

Pemprov DKI Buka Vaksinasi untuk Pelaku Ekonomi Kreatif, dari Pemusik hingga Pengusaha Kuliner

Megapolitan
Suami Nindy Didakwa Pasal Berlapis, Terancam 20 Tahun Penjara

Suami Nindy Didakwa Pasal Berlapis, Terancam 20 Tahun Penjara

Megapolitan
Dugaan Korupsi Damkar Depok, Wali Kota Idris: Pemkot Dukung Pengusutan Kasus

Dugaan Korupsi Damkar Depok, Wali Kota Idris: Pemkot Dukung Pengusutan Kasus

Megapolitan
Mudik Diperbolehkan Sebelum 6 Mei, Ini Harga Tiket Kereta Api Jakarta-Bandung

Mudik Diperbolehkan Sebelum 6 Mei, Ini Harga Tiket Kereta Api Jakarta-Bandung

Megapolitan
Namanya Disinggung dalam Dugaan Korupsi Damkar Depok, Ini Kata Wali Kota Idris

Namanya Disinggung dalam Dugaan Korupsi Damkar Depok, Ini Kata Wali Kota Idris

Megapolitan
Kuasa Hukum Pembongkar Dugaan Korupsi Damkar Depok: Periksa Wali Kota!

Kuasa Hukum Pembongkar Dugaan Korupsi Damkar Depok: Periksa Wali Kota!

Megapolitan
Dugaan Korupsi Damkar Depok Disebut Berpotensi Rugikan Negara Rp 1 Miliar

Dugaan Korupsi Damkar Depok Disebut Berpotensi Rugikan Negara Rp 1 Miliar

Megapolitan
Hadir di Rapat Paripurna, Wagub DKI Batal Jadi Saksi di Sidang Rizieq Shihab

Hadir di Rapat Paripurna, Wagub DKI Batal Jadi Saksi di Sidang Rizieq Shihab

Megapolitan
Sidang Rizieq Shihab untuk Kasus Kerumunan Petamburan dan Megamendung Dilanjutkan Kamis

Sidang Rizieq Shihab untuk Kasus Kerumunan Petamburan dan Megamendung Dilanjutkan Kamis

Megapolitan
Ada Jalur Sepeda di Flyover Cakung, Dibuat Tanpa Sekat dengan Lajur Lain

Ada Jalur Sepeda di Flyover Cakung, Dibuat Tanpa Sekat dengan Lajur Lain

Megapolitan
Sebelum Dinonaktifkan, RS Lapangan Bogor Masih Rawat 8 Pasien Covid-19

Sebelum Dinonaktifkan, RS Lapangan Bogor Masih Rawat 8 Pasien Covid-19

Megapolitan
Satpol PP Dirikan 8 Posko di Pasar Tanah Abang Pantau Protokol Kesehatan

Satpol PP Dirikan 8 Posko di Pasar Tanah Abang Pantau Protokol Kesehatan

Megapolitan
Hari Ini, Pemprov DKI Mulai Uji Coba Tahap Pertama Flyover Cakung

Hari Ini, Pemprov DKI Mulai Uji Coba Tahap Pertama Flyover Cakung

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X