Pemerintah Akan Dorong Swasta Bangun Infrastruktur Transportasi

Kompas.com - 13/08/2019, 19:31 WIB
Stasiun Metland Telaga Murni, Cibitung, Kabupaten Bekasi, Kamis (20/6/2019). KOMPAS.com/DEAN PAHREVIStasiun Metland Telaga Murni, Cibitung, Kabupaten Bekasi, Kamis (20/6/2019).

BEKASI, KOMPAS.com - Menteri Perhubungan RI Budi Karya Sumadi menyebutkan, pemerintah akan membuka pintu lebar bagi pengusaha untuk membangun infrastruktur transportasi. Hal itu ia sampaikan usai meresmikan Stasiun Metland Telaga Murni, yang pembangunannya dilakukan PT Metropolitan Land.

"Ini jadi contoh bagi kita untuk di tempat lain bahwa swasta tak hanya terbatas membangun stasiun, tapi banyak kolaborasi kegiatan yang bisa dilakukan dengan pemerintah. Tentu pembangunan akan bisa dlakukan lebih cepat dan masif di Jakarta dan semua kota," ungkap Budi di Stasiun Metland Telaga Murni, Selasa (13/8/2019) sore.

Baca juga: Datang dengan KRL, Menhub Budi Karya Resmikan Stasiun Metland Telaga Murni

Budi menyatakan, kolaborasi pemerintah-pengusaha dalam pembangunan infrastruktur transportasi sejalan dengan visi Presiden RI Joko Widodo. Budi mengundang pengusaha agar membangunkan fasilitas transportasi buat pemerintah.

"Pemerintah mengundang swasta untuk bersama ikut berperan membangun fasilitas transportasi ini karena pemerintah enggak mungkin menyediakan sendiri. Ini dibutuhkan. Insya Allah layanan untuk masyarakat akan lebih baik dan maksimal," ucap Budi.

Ke depan, kolaborasi semacam itu akan difokuskan pemerintah untuk membangun wilayah TOD (transit-oriented development). Budi menilai, konsep ini akan cukup "panas" beberapa tahun ke depan lantaran meningkatnya kebutuhan jumlah hunian.

"Kalau ada hunian, berarti populasi warga di titik-titik sekitar stasiun makin banyak, sehingga pergerakan manusia akan berkurang,"  kata Budi.

"Mereka (pengusaha) pasti ingin ada keuntungan. Dia bangun TOD, berarti daerahnya bisa tumbuh. Dengan TOD mereka juga dapat keuntungan," ujar dia.



Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Mulai 12 April, Penumpang Transjakarta, MRT, LRT Wajib Pakai Masker

Mulai 12 April, Penumpang Transjakarta, MRT, LRT Wajib Pakai Masker

Megapolitan
18 Orang Ditangkap karena Berkerumun Saat Ada Wabah Covid-19

18 Orang Ditangkap karena Berkerumun Saat Ada Wabah Covid-19

Megapolitan
Dampak Covid-19, Sebanyak 139.288 Pekerja di Jakarta Kena PHK dan Dirumahkan

Dampak Covid-19, Sebanyak 139.288 Pekerja di Jakarta Kena PHK dan Dirumahkan

Megapolitan
Abaikan Imbauan Pemerintah, Warga Padati Pasar Kemiri Kembangan Utara

Abaikan Imbauan Pemerintah, Warga Padati Pasar Kemiri Kembangan Utara

Megapolitan
[UPDATE]: Sebaran 1.071 Pasien Positif Covid-19 di 191 Kelurahan Jakarta

[UPDATE]: Sebaran 1.071 Pasien Positif Covid-19 di 191 Kelurahan Jakarta

Megapolitan
Dapat Hak Asimilasi Dampak Covid-19, 130 Warga Binaan Lapas Salemba Bebas

Dapat Hak Asimilasi Dampak Covid-19, 130 Warga Binaan Lapas Salemba Bebas

Megapolitan
Ombudsman Jakarta Dukung Gubernur DKI Ajukan PSBB

Ombudsman Jakarta Dukung Gubernur DKI Ajukan PSBB

Megapolitan
Jasa Marga: Kecelakaan yang Menewaskan Wakil Jaksa Agung merupakan Kecelakaan Tunggal

Jasa Marga: Kecelakaan yang Menewaskan Wakil Jaksa Agung merupakan Kecelakaan Tunggal

Megapolitan
Setelah Didata Pemprov DKI, Pendaftar Kartu Pekerja Akan Diverifikasi Pemerintah Pusat

Setelah Didata Pemprov DKI, Pendaftar Kartu Pekerja Akan Diverifikasi Pemerintah Pusat

Megapolitan
Dampak Covid-19, Pemprov DKI Sebut 88.835 Pekerja Kena PHK dan Dirumahkan

Dampak Covid-19, Pemprov DKI Sebut 88.835 Pekerja Kena PHK dan Dirumahkan

Megapolitan
Polres Jakbar Buat 'Warteg Peduli', Salurkan Makanan Gratis untuk Warga Kurang Mampu

Polres Jakbar Buat "Warteg Peduli", Salurkan Makanan Gratis untuk Warga Kurang Mampu

Megapolitan
1.500 Hotel Tutup karena Covid-19, Pengusaha Minta Keringanan Pajak

1.500 Hotel Tutup karena Covid-19, Pengusaha Minta Keringanan Pajak

Megapolitan
Anies Minta Masyarakat Tak Beli Masker Medis, Bisa Gunakan Masker Kain

Anies Minta Masyarakat Tak Beli Masker Medis, Bisa Gunakan Masker Kain

Megapolitan
Besok, Jenazah Wakil Jaksa Agung Arminsyah Dimakamkan di TPU Pedongkelan

Besok, Jenazah Wakil Jaksa Agung Arminsyah Dimakamkan di TPU Pedongkelan

Megapolitan
Jasad Wakil Jaksa Agung Arminsyah Disemayamkan di Rumah Duka Jakarta Selatan

Jasad Wakil Jaksa Agung Arminsyah Disemayamkan di Rumah Duka Jakarta Selatan

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X