Kurir Mengaku Dapat Sabu-sabu dari Bandar di Dalam Lapas

Kompas.com - 13/08/2019, 19:52 WIB
Ilustrasi narkoba Tribun Pekanbaru/Budi RahmatIlustrasi narkoba

JAKARTA, KOMPAS.com - Kapolsek Kebayoran Baru, Ajun Komisaris Besar Benny Alamsyah mengatakan, tiga tersangka kurir sabu-sabu mengaku bahwa mereka mendapatkan sabu-sabu dari seseorang bandar yang masih mendekam di salah satu lembaga permasyarakatan (lapas atau LP) di Jakarta.

Salah satu tersangka bernama AP mengaku bertemu dengan bandar tersebut semasa dipenjara. AP merupakan residivis untuk kasus penganiayaan.

"AP jadi ada indikasi kenal saat di lapas," kata Benny di kantornya di kawasan Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Selasa (13/8/2019).

Baca juga: Gerebek Indekos, Polisi Amankan Kurir dan 300 Gram Sabu


Bandar yang berada di dalam lapas itu biasa menyuruh tiga kurir yakni AP, DA dan GR untuk mengantar sabu-sabu jika ada transaksi.

Mereka mendapatkan instruksi dari bandar yang ada di LP melalui telepon genggam.

"Yang di dalam LP bisa memberikan nomor handphone pembeli yang bisa dihubungi. Nanti mereka janjian, sistemnya tempel, tergantung janjianya di mana. Barang (sabu-sabu) bisa ditempel di tong sampah, di pohon, segala macam," kata Benny.

Polisi sempat mengantongi identitas bandar tersebut. Saat pihaknya mendatangi lapas yang dimaksud, bandar tersebut tidak berada di sana.

"Kami sudah lakukan pengembangan ke LP tersebut, ternyata nggak ada. Jadi bisa saja disembunyikan keberadaan ini supaya tidak terlacak," ucap dia.

Polisi menangkap tiga kurir narkoba itu pada Sabtu lalu di tempat yang berbeda. DA dan GR ditangkap di sebuah indekos di kawasan Joglo, Jakarta Barat. Sedangkan AP ditangkap di depan Gedung Olahraga Bulungan, Jakarta Selatan.

Mereka dijerat dengan Pasal 114 Ayat 2 Jo Pasal 112 Ayat 2 Jo Pasal 132 UU RI No 35 Tahun 2009 tentang narkotika.

"Ancaman hukumannya di atas lima tahun penjara," ucap Benny.



Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Cerita Eks Gubernur DKI Jakarta Wiyogo Atmodarminto Sulit Realisasikan Program Penanganan Banjir

Cerita Eks Gubernur DKI Jakarta Wiyogo Atmodarminto Sulit Realisasikan Program Penanganan Banjir

Megapolitan
Kasus Pelecehan Seksual di Bekasi Jadi Bukti Perempuan Masih Rentan Jadi Target

Kasus Pelecehan Seksual di Bekasi Jadi Bukti Perempuan Masih Rentan Jadi Target

Megapolitan
BMKG: Waspada Hujan Disertai Kilat dan Angin Kencang di 3 Wilayah Jakarta

BMKG: Waspada Hujan Disertai Kilat dan Angin Kencang di 3 Wilayah Jakarta

Megapolitan
Atraksi Barongsai di Mal Pondok Indah 'Menghipnotis' Pengunjung

Atraksi Barongsai di Mal Pondok Indah "Menghipnotis" Pengunjung

Megapolitan
Kali Sekretaris Bocor Akibat Debit Air Tinggi, Ditambal Pakai Karung Pasir

Kali Sekretaris Bocor Akibat Debit Air Tinggi, Ditambal Pakai Karung Pasir

Megapolitan
Sempat Banjir, Genangan Air di Sejumlah Titik di Jakarta Kini Sudah Surut

Sempat Banjir, Genangan Air di Sejumlah Titik di Jakarta Kini Sudah Surut

Megapolitan
Pelaku Curanmor di Radio Dalam Belum Tertangkap, Polisi: Wajahnya Kurang Jelas di CCTV

Pelaku Curanmor di Radio Dalam Belum Tertangkap, Polisi: Wajahnya Kurang Jelas di CCTV

Megapolitan
Perempuan Digigit Tikus Saat Nonton di Bioskop, Seberapa Berbahaya bagi Kesehatan?

Perempuan Digigit Tikus Saat Nonton di Bioskop, Seberapa Berbahaya bagi Kesehatan?

Megapolitan
Lampion dan Angpao Paling Laris Diburu Menjelang Imlek

Lampion dan Angpao Paling Laris Diburu Menjelang Imlek

Megapolitan
Mahasiswa Gugat Lamanya Pemilihan Cawagub DKI ke MK, F-Gerindra: Kontruksinya Tidak Nyambung

Mahasiswa Gugat Lamanya Pemilihan Cawagub DKI ke MK, F-Gerindra: Kontruksinya Tidak Nyambung

Megapolitan
Polisi Tangkap Tiga Pengeroyok Pria yang Minta Sumbangan Air Mineral di Pondok Pinang

Polisi Tangkap Tiga Pengeroyok Pria yang Minta Sumbangan Air Mineral di Pondok Pinang

Megapolitan
Seorang Remaja Diduga Tenggelam saat Berenang di Waduk Pegadungan

Seorang Remaja Diduga Tenggelam saat Berenang di Waduk Pegadungan

Megapolitan
Aktivis Perempuan: Trauma Korban Pelecehan Seksual yang Berpakaian Tertutup Jauh Lebih Besar

Aktivis Perempuan: Trauma Korban Pelecehan Seksual yang Berpakaian Tertutup Jauh Lebih Besar

Megapolitan
Pelecehan Seksual di Bekasi, Bukti Pakaian Korban Bukan Pemicu Tindakan Asusila Terjadi

Pelecehan Seksual di Bekasi, Bukti Pakaian Korban Bukan Pemicu Tindakan Asusila Terjadi

Megapolitan
Pemilihan Wakil Gubernur DKI Lama, Mahasiswa Hukum Untar Gugat ke MK

Pemilihan Wakil Gubernur DKI Lama, Mahasiswa Hukum Untar Gugat ke MK

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X