Anies Klaim Jokowi Dukung Penyelenggaraan Formula E di Jakarta

Kompas.com - 13/08/2019, 19:55 WIB
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan bertemu dengan Presiden Joko Widodo di Istana Kepresidenan, Jakarta, Selasa (13/8/2019) siang.KOMPAS.com/Ihsanuddin Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan bertemu dengan Presiden Joko Widodo di Istana Kepresidenan, Jakarta, Selasa (13/8/2019) siang.

JAKARTA, KOMPAS.com - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengklaim, Presiden Joko Widodo mendukung penyelenggaraan turnamen balap mobil listrik Formula E di Jakarta.

Anies mengaku telah melaporkan rencana penyelenggaraan balap mobil listrik itu kepada Jokowi pada Selasa (13/8/2019) siang.

"Tadi betul saya bertemu dengan Pak Presiden, melaporkan tentang rencana penyelenggaraan Formula E dan beliau memberikan dukungan karena penting sekali buat Indonesia," ujar Anies di kawasan Gelora Bung Karno (GBK), Jakarta Pusat, Selasa sore.


Menurut Anies, Jokowi menilai penyelenggaraan Formula E di Jakarta akan memiliki manfaat, baik manfaat yang berwujud maupun tak berwujud.

Manfaat yang berwujud yakni penyelenggaraan Formula E akan menggerakkan perekonomian Jakarta hingga Rp 1,2 triliun.

"(Manfaat) non-tangible (tak berwujud) itu adalah Indonesia terekspos di dunia internasional, Jakarta terekspos sebagai promosi untuk mengundang lebih banyak orang ke Indonesia," kata Anies.

Baca juga: Anies: Formula E di Jakarta Insya Allah Jadi pada 2020

"Beliau (Jokowi) sangat mendukung dan bahkan berharap hal-hal seperti ini lebih banyak lagi terjadi di Indonesia," tambahnya.

Anies menyebut Jakarta akan menjadi tuan rumah Formula E pada 2020. Pemprov DKI harus membayar dana 20 juta poundsterling kepada Federasi Otomotif Internasional (FIA) Formula E untuk menjadi tuan rumah balap mobil listrik tersebut. Jumlah itu setara dengan Rp 345,9 miliar.

Pemprov DKI mengajukan dana itu dimasukan dalam Kebijakan Umum Perubahan Anggaran Plafon Prioritas Anggaran Sementara (KUPA-PPAS) untuk rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Perubahan (APBD-P) 2019.

DPRD DKI Jakarta menyetujui anggaran belanja langsung yang diajukan oleh Pemprov DKI tersebut.

Anggaran yang disetujui dalam pembahasan KUPA-PPAS itu sebesar Rp 360 miliar atau 20,79 juta poundsterling.

Dapatkan hadiah utama Smartphone setiap bulan dan Voucher Belanja setiap minggunya, dengan berkomentar di artikel ini! #JernihBerkomentar *Baca Syarat & Ketentuan di sini!


Dapatkan hadiah utama Smartphone setiap bulan dan Voucher Belanja setiap minggunya, dengan berkomentar di bawah ini! #JernihBerkomentar *Baca Syarat & Ketentuan di sini
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X