Cerita Eko Patrio soal Perolehan Kursi PAN dari 2 Jadi 9 di DPRD DKI

Kompas.com - 14/08/2019, 20:08 WIB
Ketua DPW PAN DKI Jakarta Eko Hendro Purnomo memberikan keterangan kepada wartawan di Kantor DPW PAN DKI Jakarta, Senin (20/5/2019). KOMPAS.com/Ardito Ramadhan DKetua DPW PAN DKI Jakarta Eko Hendro Purnomo memberikan keterangan kepada wartawan di Kantor DPW PAN DKI Jakarta, Senin (20/5/2019).

JAKARTA, KOMPAS.com - Ketua Dewan Perwakilan Daerah (DPD) Partai Amanat Nasional (PAN) Eko Hendro Purnomo menyebut bertambahnya kursi PAN di DPRD DKI Jakarta sebagai sebuah berkah.

Diketahui PAN mendapatkan sembilan kursi di DPRD DKI Jakarta periode 2019-2024 atau naik tujuh kursi dari periode sebelumnya.

"Jadi yang pertama berkah ya di tengah persaingan yang begitu ketat karena kan partai-partai baru juga ada," ucap Eko yang dikenal dengan nama Eko Patrio ini saat dihubungi Kompas.com, Rabu (14/8/2019).

Eko lalu menceritakan perjuangan dan lika-liku PAN untuk bisa mendapat perolehan lebih besar dari periode sebelumnya.

Menurut Eko tiga tahun lalu tepatnya 2016, PAN DKI Jakarta sedang mengalami kekurangan baik secara organisasi maupun kader dan anggota yang berada di bawahnya.

Baca juga: Pemilu 2019, Kursi PAN dan Nasdem di DPRD DKI Bertambah

"Jadi punya waktu 2 tahun (sebelum pemilihan legislatif) untuk ngebenerin PAN DKI Jakarta, kita defisit organisasi, kita defisit orang dan semuanya kita defisit. Jadi yang pertama dilakukan adalah pembenahan organisasi dulu, benahi mesin partai dulu itu juga tidak mudah, kita ngumpulin orang-orang lagi," kisahnya.

Selain pembenahan secara internal, Eko bersama para pimpinan DPD PAN DKI kemudian membuat program-program yang langsung menyentuh masyarakat jauh sebelum pileg.

"Setiap weekend Sabtu Minggu keliling DKI bikin senam. Kita bikin kegiatan ke masyarakat senam, pengobatan gratis. Jadi 2 tahun sebelum itu (pileg) pun menurut saya masih kurang (waktunya)," kata dia.

Untuk pemilihan calon legislatif yang baru, PAN membuat aplikasi go-legislatif yang disingkat goleg untuk mempermudah orang mendaftar ke PAN dan menyaring para caleg yang mumpuni.

Ia pun menjamin bahwa sembilan orang caleg dari PAN yang terpilih ini merupakan caleg berkompeten dan kredibilitas.

Baca juga: Ini Daftar 106 Anggota DPRD DKI Jakarta Periode 2019-2024 yang Ditetapkan KPU

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Jelang Ramadhan 2021, Anies Ingatkan Warga Jakarta Selalu Taat Protokol Kesehatan

Jelang Ramadhan 2021, Anies Ingatkan Warga Jakarta Selalu Taat Protokol Kesehatan

Megapolitan
UPDATE 11 April: Tambah 21 Kasus di Kota Tangerang, 235 Pasien Covid-19 Masih Dirawat

UPDATE 11 April: Tambah 21 Kasus di Kota Tangerang, 235 Pasien Covid-19 Masih Dirawat

Megapolitan
Vaksinasi Covid-19 Dosis 1 untuk Nakes, Lansia dan Pelayan Publik DKI Jakarta Capai 50,9 Persen

Vaksinasi Covid-19 Dosis 1 untuk Nakes, Lansia dan Pelayan Publik DKI Jakarta Capai 50,9 Persen

Megapolitan
UPDATE 11 April: Tambah 1.031 Kasus di Jakarta, 15 Pasien Covid-19 Meninggal

UPDATE 11 April: Tambah 1.031 Kasus di Jakarta, 15 Pasien Covid-19 Meninggal

Megapolitan
Pohon Tumbang di Kebayoran Lama, Dua Rute Transjakarta Dialihkan

Pohon Tumbang di Kebayoran Lama, Dua Rute Transjakarta Dialihkan

Megapolitan
Larangan Mudik, Kepala Terminal Poris: Perusahaan Otobus Lapang Dada

Larangan Mudik, Kepala Terminal Poris: Perusahaan Otobus Lapang Dada

Megapolitan
Panduan Ibadah Ramadhan 2021 di Masjid dengan Protokol Kesehatan

Panduan Ibadah Ramadhan 2021 di Masjid dengan Protokol Kesehatan

Megapolitan
Pohon Tumbang di Jalur Rel, Perjalanan KRL dari Tanah Abang Tak Tersedia

Pohon Tumbang di Jalur Rel, Perjalanan KRL dari Tanah Abang Tak Tersedia

Megapolitan
Pohon Tumbang di Jalur Rel Kebayoran Lama, KRL Tak Bisa Melintas

Pohon Tumbang di Jalur Rel Kebayoran Lama, KRL Tak Bisa Melintas

Megapolitan
Kritik Tugu Sepeda, Anggota DPRD: Pemprov DKI Tak Peka Kebutuhan Pesepeda

Kritik Tugu Sepeda, Anggota DPRD: Pemprov DKI Tak Peka Kebutuhan Pesepeda

Megapolitan
Ajaran Lia Eden Disebut Sesat, Mulai dari Halalkan Babi hingga Izinkan Shalat Dua Bahasa

Ajaran Lia Eden Disebut Sesat, Mulai dari Halalkan Babi hingga Izinkan Shalat Dua Bahasa

Megapolitan
Jenazah Lia Eden Akan Dikremasi

Jenazah Lia Eden Akan Dikremasi

Megapolitan
Lia Eden Meninggal Dunia pada Jumat 9 April 2021

Lia Eden Meninggal Dunia pada Jumat 9 April 2021

Megapolitan
Mengenal Lia Eden yang Mengaku Dapat Wahyu dari Malaikat Jibril

Mengenal Lia Eden yang Mengaku Dapat Wahyu dari Malaikat Jibril

Megapolitan
Seorang Karyawan Curi 14 Ponsel Dari Gerai yang Dia Jaga, Kerugian Korban Capai Rp 100 Juta

Seorang Karyawan Curi 14 Ponsel Dari Gerai yang Dia Jaga, Kerugian Korban Capai Rp 100 Juta

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X