Kompas.com - 14/08/2019, 23:12 WIB
Ketua DPW Partai Amanat Nasional (PAN) DKI Jakarta, Eko Hendro Purnomo atau Eko Patrio, saat ditemui di kawasan Jakarta Selatan, Senin (11/2/2019). KOMPAS.com/Devina HalimKetua DPW Partai Amanat Nasional (PAN) DKI Jakarta, Eko Hendro Purnomo atau Eko Patrio, saat ditemui di kawasan Jakarta Selatan, Senin (11/2/2019).

JAKARTA, KOMPAS.com - Ketua Dewan Perwakilan Daerah (DPD) Partai Amanat Nasional (PAN) Eko Hendro Purnomo atau Eko Patrio mengatakan ada tiga hal di Jakarta yang menjadi fokus anggota DPRD terpilih periode 2019-2024 dari PAN.

Tiga hal tersebut adalah masalah kemacetan di Jakarta, masalah polusi udara, dan juga masalah sosial.

"Kemacetan harus diapakan, kedua sekarang kan polusi udara lagi viral kan akibat kemacetan polusi industri itu juga kita fokuskan. Lalu ketiga juga saudara-saudara kita yang di bawah garis kemiskinan terutama Jakarta Timur kan banyak itu harus kita support. Kesehatan juga pendidikan juga masih banyak PR untuk DKI," kata Eko saat dihubungi Kompas.com, Rabu (14/8/2019).

Ia menyebut meski partainya merupakan salah satu pengusung Anies saat maju di Pemilihan Gubernur DKI Jakarta pada 2017 lalu, PAN akan tetap kritis. Apalagi jika kebijakan maupun kinerja Anies dirasa tak sesuai.

Baca juga: Cerita Eko Patrio soal Perolehan Kursi PAN dari 2 Jadi 9 di DPRD DKI

"PAN bagaimanapun support kebijakan-kebijakan Anies tetapi juga kita mengkritisi apabila itu tidak berpihak pada masyarat DKI, yang tidak pro masyarakat pro umat," ujarnya.

Eko pun menjamin bahwa anggota PAN yang terpilih tersebut nantinya berkomitmen untuk melayani rakyat sesuai kampanyenya.

Ia bisa menjamin hal tersebut lantaran sembilan anggota terpilih sebelumnya merupakan aktivis dan anggota LSM yang fokus pada kesejahteraan masyarakat.

"Kebanyakan justru adalah aktivis LSM concern di pendidikan jadi mereka sudah punya mimpi bagaimana menjembatani kinerja pemprov DKI untuk kepentibgan masyarakat banyak. Alhamdullillah saya berkah nih 9 orang ini adalah kompeten di bidangnya. Semoga ke depannya PAN lebih baik lebih bagus," ucap Eko.

Baca juga: Pemilu 2019, Kursi PAN dan Nasdem di DPRD DKI Bertambah

Sebelumnya, Komisi Pemilihan Umum (KPU) DKI Jakarta telah menetapkan 106 anggota DPRD DKI terpilih periode 2019 - 2024.

Perolehan PAN di DPRD DKI Jakarta pada Pemilu 2019 bertambah dibandingkan perolehan suara pada Pemilu 2014.

Pada Pemilu 2014, PAN hanya mendapatkan dua kursi di DPRD DKI Jakarta. Bahkan, PAN harus bergabung dengan Fraksi Demokrat menjadi Fraksi Demokrat-PAN dalam DPRD DKI Jakarta periode 2014-2019.

Namun, pada Pemilu 2019 ini, perolehan suara PAN bertambah. PAN memperoleh 375.882 suara dan mendapatkan sembilan kursi di DPRD DKI Jakarta periode 2019-2024.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Gagal Beraksi di Tebet, Seorang Begal Tewas, Rekannya Kabur

Gagal Beraksi di Tebet, Seorang Begal Tewas, Rekannya Kabur

Megapolitan
Tembok Rumah yang Roboh dan Tewasan 2 Pekerja di Benhil Sudah Berusia Tua

Tembok Rumah yang Roboh dan Tewasan 2 Pekerja di Benhil Sudah Berusia Tua

Megapolitan
Agustus 2021, Kampung Susun Akuarium Ditargetkan Mulai Dihuni Warga

Agustus 2021, Kampung Susun Akuarium Ditargetkan Mulai Dihuni Warga

Megapolitan
Copet yang Kerap Beraksi di Bus Transjakarta Ditangkap, Polisi Sebut Sudah Beraksi Satu Tahun

Copet yang Kerap Beraksi di Bus Transjakarta Ditangkap, Polisi Sebut Sudah Beraksi Satu Tahun

Megapolitan
Selidiki Kasus Gadis 18 Tahun Tewas Ditabrak di Cipondoh, Polisi Periksa Sopir Bus

Selidiki Kasus Gadis 18 Tahun Tewas Ditabrak di Cipondoh, Polisi Periksa Sopir Bus

Megapolitan
Pemkot Depok Imbau Pengendara Hindari GDC hingga Jembatan Ambles Diperbaiki

Pemkot Depok Imbau Pengendara Hindari GDC hingga Jembatan Ambles Diperbaiki

Megapolitan
Minta Warga Tak Nekat Mudik Lebaran, Wagub DKI: Sayangi Orangtua di Kampung

Minta Warga Tak Nekat Mudik Lebaran, Wagub DKI: Sayangi Orangtua di Kampung

Megapolitan
Ada Proyek Jaringan Utilitas, Satu Lajur Jalan Wolter Monginsidi-Trunojoyo-Cikajang Jaksel Ditutup

Ada Proyek Jaringan Utilitas, Satu Lajur Jalan Wolter Monginsidi-Trunojoyo-Cikajang Jaksel Ditutup

Megapolitan
Anggarkan Rp 7 Miliar, Perbaikan Jembatan Ambles di GDC Ditargetkan Selesai Tahun Ini

Anggarkan Rp 7 Miliar, Perbaikan Jembatan Ambles di GDC Ditargetkan Selesai Tahun Ini

Megapolitan
Pemkot Tangsel Minta Dilibatkan dalam Revitalisasi Tugu Pamulang, Wawalkot: Saat Tender, Diajak Ngobrol...

Pemkot Tangsel Minta Dilibatkan dalam Revitalisasi Tugu Pamulang, Wawalkot: Saat Tender, Diajak Ngobrol...

Megapolitan
Tugu Pamulang Akan Dibongkar, Pemkot Tangsel: Bangun Lagi yang Lebih Artistik

Tugu Pamulang Akan Dibongkar, Pemkot Tangsel: Bangun Lagi yang Lebih Artistik

Megapolitan
Daftar 106 Rumah Sakit Rujukan Covid-19 di DKI Jakarta

Daftar 106 Rumah Sakit Rujukan Covid-19 di DKI Jakarta

Megapolitan
Kesaksian Kuli Selamat soal Dua Rekannya yang Tewas Tertimpa Bangunan Roboh di Benhil

Kesaksian Kuli Selamat soal Dua Rekannya yang Tewas Tertimpa Bangunan Roboh di Benhil

Megapolitan
Pembangunan Fisik Rampung, Flyover Cakung Segera Dibuka untuk Publik

Pembangunan Fisik Rampung, Flyover Cakung Segera Dibuka untuk Publik

Megapolitan
Mobil Mogok di Tol, Polisi: Segera Hubungi 14080, Jangan Layani Derek Liar!

Mobil Mogok di Tol, Polisi: Segera Hubungi 14080, Jangan Layani Derek Liar!

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X