Kompas.com - 15/08/2019, 08:10 WIB
Caleg DPRD DKI Ima Mahdiah yang juga mantan staf Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok. Foto diambil di Meruya Utara, Jakarta Barat, Rabu (30/1/2019). KOMPAS.com/KURNIA SARI AZIZACaleg DPRD DKI Ima Mahdiah yang juga mantan staf Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok. Foto diambil di Meruya Utara, Jakarta Barat, Rabu (30/1/2019).


KOMPAS.com - Komisi Pemilihan Umum DKI Jakarta sudah menetapkan 106 anggota DPRD DKI periode 2019-2024, hasil Pemilu Legislatif 2019.

Mereka berasal dari 10 partai politik yang tersebar di 10 daerah pemilihan di Ibu Kota.

Sebanyak 59 orang atau lebih dari setengah anggota DPRD DKI adalah wajah baru. Tak sedikit yang berusia muda.

Kompas.com mewawancarai sejumlah anggota DPRD terpilih untuk bercerita perjuangan mereka menuju parlemen, bagaimana pandangan soal kondisi Jakarta, hingga apa yang akan dilakukan kelak di parlemen.

Seluruh artikel akan dipublikasikan secara bertahap dan dimasukkan dalam liputan khusus "Wakil Rakyat DKI 2019-2024".

-----------------------------------

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Calon legislatif asal PDI-Perjuangan, Ima Mahdiah (27), akan duduk di kursi Dewan di Kebon Sirih, Jakarta, dalam waktu dekat.

Ima salah satu dari 106 anggota DPRD periode 2019-2024 yang ditetapkan KPU DKI.

Staf mantan Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok ini berhasil meraup 30.591 suara dari Dapil 10 Jakarta Barat, saat Pemilu Legislatif 2019 lalu.

Perkenalan alumnus Universitas Paramadina ini dengan Ahok dimulai saat ia masih duduk di bangku kuliah jurusan hubungan internasional.

Dosennya kala itu, Bima Arya -yang kini menjabat Wali Kota Bogor- memberinya tugas "menempel" keseharian anggota DPR RI pada 2010.

Singkat cerita, pilihan jatuh pada Ahok yang kala itu jadi anggota Komisi II DPR RI dari Fraksi Golkar.

Ima dan rekannya kelelahan menempel Ahok yang saat itu tak henti-henti menjumpai warga.

Komunikasi dengan pria kelahiran Belitung itu pun bertahan sampai Ahok berniat mencalonkan diri jadi DKI 2 mendampingi Joko Widodo jelang Pilgub DKI 2012.

Sebagai bagian tim sukses, Ima gencar mengumpulkan KTP. Saat itu, Ahok belum dipastikan maju lewat jalur parpol.

Dia pun rutin menerima keluhan warga selama mengkampanyekan Ahok.

Halaman:


Video Rekomendasi

Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Polisi Kaji Wacana Penambahan Lokasi Penyekatan di Jakarta untuk Tekan Mobilitas Warga

Polisi Kaji Wacana Penambahan Lokasi Penyekatan di Jakarta untuk Tekan Mobilitas Warga

Megapolitan
Rencana Tarif Parkir Rp 60.000 Per Jam, Wagub DKI: Agar Berpindah ke Transportasi Publik

Rencana Tarif Parkir Rp 60.000 Per Jam, Wagub DKI: Agar Berpindah ke Transportasi Publik

Megapolitan
Polisi: Pelaku Gunakan Revolver dalam Penembakan Pemuda di Taman Sari

Polisi: Pelaku Gunakan Revolver dalam Penembakan Pemuda di Taman Sari

Megapolitan
Vaksinasi Covid-19 Warga Tangsel Berusia 18 Tahun ke Atas Digelar 29 Juni, Tersedia 35.000 Dosis

Vaksinasi Covid-19 Warga Tangsel Berusia 18 Tahun ke Atas Digelar 29 Juni, Tersedia 35.000 Dosis

Megapolitan
Sentra Vaksinasi Tanah Abang Layani Warga Luar Jakarta

Sentra Vaksinasi Tanah Abang Layani Warga Luar Jakarta

Megapolitan
Kisah Tragis Pendonor Emas Monas, Dicap PKI dan Dibui di Era Orde Baru

Kisah Tragis Pendonor Emas Monas, Dicap PKI dan Dibui di Era Orde Baru

Megapolitan
Situs PPDB Banten Eror, Disdik Arahkan Siswa di Tangsel Daftar Offline

Situs PPDB Banten Eror, Disdik Arahkan Siswa di Tangsel Daftar Offline

Megapolitan
37 Warga Warakas Positif Covid-19, PKM Lokal Diterapkan hingga Konsumsi Disiapkan

37 Warga Warakas Positif Covid-19, PKM Lokal Diterapkan hingga Konsumsi Disiapkan

Megapolitan
Polisi: Jenazah Pasien Covid-19 yang Sempat Telantar di Sunter Tak Terdaftar sebagai Warga Setempat

Polisi: Jenazah Pasien Covid-19 yang Sempat Telantar di Sunter Tak Terdaftar sebagai Warga Setempat

Megapolitan
Akui Situs PPDB Gangguan, Dindik Banten Izinkan Orangtua Langsung Datangi SMA di Kota Tangerang

Akui Situs PPDB Gangguan, Dindik Banten Izinkan Orangtua Langsung Datangi SMA di Kota Tangerang

Megapolitan
Pasien Sedih Lihat Banyak Anak Kecil di Wisma Atlet, Ada yang Dipasang Selang

Pasien Sedih Lihat Banyak Anak Kecil di Wisma Atlet, Ada yang Dipasang Selang

Megapolitan
Air Kali Ciliwung Meluap, Permukiman Warga di Kebon Pala Banjir

Air Kali Ciliwung Meluap, Permukiman Warga di Kebon Pala Banjir

Megapolitan
Kabur Selama 5 Jam, 8 Tersangka Penembakan Remaja di Taman Sari Ditangkap

Kabur Selama 5 Jam, 8 Tersangka Penembakan Remaja di Taman Sari Ditangkap

Megapolitan
9 Tempat Parkir di Jakarta Akan Kenakan Tarif Tertinggi Kendaraan Tak Lolos Uji Emisi

9 Tempat Parkir di Jakarta Akan Kenakan Tarif Tertinggi Kendaraan Tak Lolos Uji Emisi

Megapolitan
Vaksinasi Covid-19 Digelar 29 Juni, Warga Tangsel Berusia 18 Tahun ke Atas Diminta Daftar ke RT/RW

Vaksinasi Covid-19 Digelar 29 Juni, Warga Tangsel Berusia 18 Tahun ke Atas Diminta Daftar ke RT/RW

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X