Akan Ada Perluasan Ganjil Genap, Warga Mulai Serbu Motor Bekas

Kompas.com - 15/08/2019, 14:12 WIB
sepedaa motor yang dijajakan di Bursa Motor Bekas, Jalan Langsat, Koja, Jakarta Utara KOMPAS.COM/JIMMY RAMADHAN AZHARIsepedaa motor yang dijajakan di Bursa Motor Bekas, Jalan Langsat, Koja, Jakarta Utara

Romi mengatakan, kebanyakan warga yang membeli sepeda motor di tempatnya adalah para orang tua yang ingin memfasilitasi anaknya yang masih bersekolah dengan sepeda motor untuk efesiensi pengeluaran.

Di tokonya, jenis sepeda motor yang paling nanyak dicari yakni sepeda motor matic karena dianggap lebih praktis saat digunakan.

Baca juga: Para Pengemudi Taksi Online Tolak Pakai Pelat Kuning untuk Bebas Ganjil Genap

Selain menjual sepeda motor bekas, toko itu juga menerima sepeda motor warga yang ingin dijual.

"Kalau bulan ini justru belum ada (yang jual) sama sekali. Kebanyakan orang pada cari. Ini saja kita belum dapat barang tinggal ini doang yang kepajang, biasanya full toko," ucapnya.

Adapun saat ini Pemerintah Provinsi DKI Jakarta masih mensosialisasikan perluasan ganjil genap di  16 titik yang terdampak.

Proses sosialisasi ini akan berlangsung hingga 6 September 2019. Setelah itu, pada tanggal 9 September 2019 Polisi Lalu Lintas akan menindak warga yang melanggar aturan ganjil genap

Halaman:


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X