Polisi Akan Periksa Kejiwaan Ibu yang Buang Anak di Pejagalan

Kompas.com - 15/08/2019, 21:39 WIB
Bayi yang ditemukan di Penjagalan, Penjaringan, Jakarta Utara, Senin (29/7/2019). JIMMY RAMADHAN AZHARIBayi yang ditemukan di Penjagalan, Penjaringan, Jakarta Utara, Senin (29/7/2019).

JAKARTA, KOMPAS.com - Polisi akan memeriksa kejiwaan Nr (35), ibu yang membuang anaknya sendiri di Jalan Y Teluk Gong, Pejagalan, Penjaringan, Jakarta Utara pada 29 Juli lalu.

Kapolsek Metro Penjaringan, AKBP Rachmat Sumekar mengatakan, pihaknya akan memeriksa kejiwaan Nr dalam waktu dekat.

"Kami akan cek dulu kejiwaan dari ibu tersebut, kelihatannya ada sedikit gangguan," kata Rachmat di Mapolsek Metro Penjaringan, Kamis (15/8/2019).

Ia menjelaskan hasil pemeriksaan psikiater nanti akan menjadi pertimbangan polisi untuk menentukan Nr bisa ditetapkan sebagai tersangka atau tidak.

Baca juga: Ibu yang Buang Anak di Pejagalan Akhirnya Pulang, Suami Langsung Antar ke Polisi

Sementara itu, Kanit Reskrim Polsek Metro Penjaringan, Kompol Mustakim mengatakan pihaknya mengalami kesulitan saat menginterogasi Nr pada pagi tadi.

"(Pemeriksaan) dibantu suaminya. Kalau enggak dibantu suaminya ya enggak nyambung-nyambung," ucap Mustakim.

Nr akhirnya pulang ke rumah setelah menghilang selama 17 hari, tepatnya sejak ia membuang anaknya pada 29 Juli lalu.

Berdasarkan keterangan suaminya, Dariswan (46), Nr pulang pada Rabu kemarin. Saat pulang, Nr dalam kondisi kotor karena berhari-hari menggelandang di jalan.

Pada pagi tadi, Dariswan menyerahkan Nr ke Mapolsek Metro Penjaringan untuk menjalani pemeriksaan.

Baca juga: 7 Fakta Seorang Ibu Buang Anak Kandung di Pejagalan, Jakarta Utara



Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X