Warga Depok Harus Bersabar, Trotoar di Margonda Baru Akan Diperbaiki 2022

Kompas.com - 16/08/2019, 05:35 WIB
Kondisi trotoar di Jalan Margonda Raya yang tampak tidak ditutup oleh beton, Rabu (28/2/2018). KOMPAS.com/IWAN SUPRIYATNAKondisi trotoar di Jalan Margonda Raya yang tampak tidak ditutup oleh beton, Rabu (28/2/2018).
Penulis Cynthia Lova
|

DEPOK, KOMPAS.com - Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Depok mengusulkan rencana kerja (renja) untuk menata kawasan Margonda pada tahun 2021 mendatang.

"Kalau rencana kerjanya dimasukin ke tahun 2021, berarti mulai penataannya pada tahun 2022 mendatang," kata Ketua Komisi C DPRD Depok Mazhab saat dihubungi, Kamis (15/8/2019),

Ia mengatakan, usulan tersebut diambil lantaran kondisi trotoar yang ada di Depok memprihatinkan.

Sebab, menurut dia, trotoar di Depok jauh dari ukuran ideal pada umumnya yang harusnya memiliki lebar empat meter.

Baca juga: Koalisi Pejalan Kaki: Trotoar Depok Paling Fakir se-Indonesia

"Kondisinya memang kurang layak (trotoar). Dari lebarnya saja kan masih kurang dari dua meter," kata Mazhab.

Ia mengatakan, dengan ditatanya trotoar di Depok dapat mengembalikan fungsi trotoar seperti sebelumnya.

Menurut dia, selama ini pejalan kaki dan disabilitas tersingkirkan di Depok karena semuanya diokupansi oleh pedagang dan lahan parkir.

"Dengan ditata trotoarnya kita mau pejalan kaki merasa nyaman dengan lebar yang memadai," ujarnya.

Ia juga menyarankan pemerintah untuk menyiapkan lahan parkir bahkan tempat berjualan agar tidak ada lagi yang mengokupaksi trotoar.

"Misalnya membuat lahan parkir bersama di beberapa titik sehingga tidak ada lagi trotoar yang terputus karena bangunan," tuturnya.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pemkot Bogor Dalami Dugaan Pelanggaran Prosedur Tes Swab Rizieq Shihab

Pemkot Bogor Dalami Dugaan Pelanggaran Prosedur Tes Swab Rizieq Shihab

Megapolitan
Wali Kota Jakpus dan Kadis LH Dicopot karena Pinjamkan Toilet Portable untuk Acara Rizieq

Wali Kota Jakpus dan Kadis LH Dicopot karena Pinjamkan Toilet Portable untuk Acara Rizieq

Megapolitan
Update 28 November: Kasus Covid-19 di Jakarta Bertambah 1.370

Update 28 November: Kasus Covid-19 di Jakarta Bertambah 1.370

Megapolitan
Wali Kota Bogor Tegur Keras RS Ummi Soal Kasus Tes Swab Rizieq Shihab

Wali Kota Bogor Tegur Keras RS Ummi Soal Kasus Tes Swab Rizieq Shihab

Megapolitan
KPAI: Faktor Ibu Kurang Teredukasi dan Kesulitan Ekonomi Berperan pada Kasus Bayi Meninggal Saat Dibawa Mengemis

KPAI: Faktor Ibu Kurang Teredukasi dan Kesulitan Ekonomi Berperan pada Kasus Bayi Meninggal Saat Dibawa Mengemis

Megapolitan
Fasilitasi Kerumunan Rizieq Shihab,  Wali Kota Jakpus Dicopot Anies, Kini Jadi Anggota TGUPP

Fasilitasi Kerumunan Rizieq Shihab, Wali Kota Jakpus Dicopot Anies, Kini Jadi Anggota TGUPP

Megapolitan
UPDATE 28 November: Tambah 38, Total Kasus Covid-19 di Kota Tangerang 2.836

UPDATE 28 November: Tambah 38, Total Kasus Covid-19 di Kota Tangerang 2.836

Megapolitan
Stadion Persija Ditargetkan Rampung pada 2021

Stadion Persija Ditargetkan Rampung pada 2021

Megapolitan
KPAI Sebut Ibu yang Ajak Anak Mengemis hingga Meninggal Berpotensi Dipidana

KPAI Sebut Ibu yang Ajak Anak Mengemis hingga Meninggal Berpotensi Dipidana

Megapolitan
Gubernur Anies Copot Wali Kota Jakpus dan Kadis Lingkungan Hidup Terkait Kerumunan Rizieq Shihab

Gubernur Anies Copot Wali Kota Jakpus dan Kadis Lingkungan Hidup Terkait Kerumunan Rizieq Shihab

Megapolitan
Balita Meninggal Saat Diajak Mengemis, KPAI Minta Polisi Perjelas Status Sang Ibu

Balita Meninggal Saat Diajak Mengemis, KPAI Minta Polisi Perjelas Status Sang Ibu

Megapolitan
UPDATE 28 November: Total Kasus Terkonfirmasi Covid-19 di Tangsel Kini 2.624

UPDATE 28 November: Total Kasus Terkonfirmasi Covid-19 di Tangsel Kini 2.624

Megapolitan
Pemprov DKI Raih Dua Penghargaan Bhumandala Award 2020

Pemprov DKI Raih Dua Penghargaan Bhumandala Award 2020

Megapolitan
Cengkareng Timur Jadi Pilot Project Kampung Tangguh Covid-19

Cengkareng Timur Jadi Pilot Project Kampung Tangguh Covid-19

Megapolitan
Fraksi PAN: Jangan Cabut Perda PPIJ

Fraksi PAN: Jangan Cabut Perda PPIJ

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X