Tangkap Pemuda di Bekasi, Polisi Temukan Sabu yang Disembunyikan di Dalam Charger

Kompas.com - 16/08/2019, 14:55 WIB
Ilustrasi narkoba. SHUTTERSTOCKIlustrasi narkoba.

BEKASI, KOMPAS.com - Pemuda berinisial CC (23) ditangkap polisi setelah kepergok membawa sabu di sekitar Perumahan Kumala Jejalen, Tambun Utara, Kabupaten Bekasi, Selasa (13/8/2019) sore.

Kasubag Humas Polres Metro Bekasi, AKP Sunardi mengklaim, jajaran Polsek Cikarang Timur meringkus CC karena telah memperoleh informasi dari masyarakat bahwa di lokasi ditangkapnya CC, kerap dilakukan transaksi narkoba.

"Anggota kemudian langsung melakukan pengintaian dan mendapati tersangka seorang diri sedang berdiri duduk di atas sepeda motornya," ujar Sunardi saat dikonfirmasi, Jumat (16/8/2019).


CC menarik perhatian polisi karena gerak-geriknya mencurigakan. Polisi lalu langsung menggeledahnya.

Baca juga: Umar Kei Mohon Maaf Setelah Ditangkap Terkait Kasus Narkoba

"Saat digeledah, ditemukan charger mobil di dalam saku celananya, karena curiga anggota langsung membongkarnya dan benar didapati barang bukti sabu," ujar Sunardi.

Dalam pengakuannya pada polisi, CC menyebut bahwa sabu seberat 0,6 gram itu akan ia gunakan. Ia sendiri tengah menunggu beberapa rekannya di lokasi tersebut untuk kemudian bersama-sama mengonsumsi sabu.

Polisi pun menahan CC ke Mapolsek Cikarang Timur untuk penyelidikan lebih jauh. Polisi masih mendalami dari mana CC memperoleh sabu tersebut.

CC dijerat Pasal 114 ( 1 ) subsider Pasal 112 ( 1 ) Undang-Undang RI Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika.



Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Polisi Tangkap 2 Penjambret Tas Merek Gobelini di Tanjung Priok

Polisi Tangkap 2 Penjambret Tas Merek Gobelini di Tanjung Priok

Megapolitan
Korban Dugaan Pelecehan Seksual Dewan BPJS TK Tiba-tiba Meminta Maaf

Korban Dugaan Pelecehan Seksual Dewan BPJS TK Tiba-tiba Meminta Maaf

Megapolitan
Dihadiri 11 Anggota, DPRD Komisi A Sahkan Rancangan Anggaran Dinas Gulkarmat Rp 1,2 Triliun

Dihadiri 11 Anggota, DPRD Komisi A Sahkan Rancangan Anggaran Dinas Gulkarmat Rp 1,2 Triliun

Megapolitan
Empat Rancangan Anggaran Fantastis Gulkarmat Akhirnya Disahkan dengan Diwarnai Perdebatan

Empat Rancangan Anggaran Fantastis Gulkarmat Akhirnya Disahkan dengan Diwarnai Perdebatan

Megapolitan
Fraksi PSI Minta Empat Anggaran Fantastis Dinas Gulkarmat DKI Jakarta Ditangguhkan

Fraksi PSI Minta Empat Anggaran Fantastis Dinas Gulkarmat DKI Jakarta Ditangguhkan

Megapolitan
Peringati Hari Ibu, Iriana Jokowi Hadiri Acara Jalan Sehat bersama Penyandang Disabilitas

Peringati Hari Ibu, Iriana Jokowi Hadiri Acara Jalan Sehat bersama Penyandang Disabilitas

Megapolitan
Bukan Hanya Nama Jalan, MH Thamrin Juga Pernah Dijadikan Nama Proyek Pembangunan

Bukan Hanya Nama Jalan, MH Thamrin Juga Pernah Dijadikan Nama Proyek Pembangunan

Megapolitan
Polisi Tunggu Hasil Labfor untuk Ungkap Penyebab Kebakaran Mal Lokasari Square

Polisi Tunggu Hasil Labfor untuk Ungkap Penyebab Kebakaran Mal Lokasari Square

Megapolitan
Tercatat 96 Kali Gempa Tektonik di Wilayah Banten pada November 2019

Tercatat 96 Kali Gempa Tektonik di Wilayah Banten pada November 2019

Megapolitan
Begini Cara Petugas PJL Atur Pelintasan KA Tanpa Palang di Stasiun Ancol

Begini Cara Petugas PJL Atur Pelintasan KA Tanpa Palang di Stasiun Ancol

Megapolitan
Berjaga 24 Jam, Mendengar Aktivitas Alam yang Kian Sulit Dipahami

Berjaga 24 Jam, Mendengar Aktivitas Alam yang Kian Sulit Dipahami

Megapolitan
DPRD DKI Soroti Usulan Anggaran Sistem Informasi Potensi Bencana Senilai Rp 8 Miliar

DPRD DKI Soroti Usulan Anggaran Sistem Informasi Potensi Bencana Senilai Rp 8 Miliar

Megapolitan
Sempat Dicoret, Pembangunan SMK 74 Akhirnya Disahkan DPRD DKI sebagai Boarding School

Sempat Dicoret, Pembangunan SMK 74 Akhirnya Disahkan DPRD DKI sebagai Boarding School

Megapolitan
Ketika Komisi E DPRD DKI Terbelah soal Boarding School SMKN 74...

Ketika Komisi E DPRD DKI Terbelah soal Boarding School SMKN 74...

Megapolitan
BPBD DKI Usulkan Anggaran Simulator Bencana Berteknologi Canggih Senilai Rp 12 Miliar

BPBD DKI Usulkan Anggaran Simulator Bencana Berteknologi Canggih Senilai Rp 12 Miliar

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X