Kompas.com - 20/08/2019, 11:21 WIB
Kondisi Bantaran Kali Ciliwung di Jalan Kebon Pala Tanah Rendah, Kampung Melayu, Jakarta Timur Pasca Pembersihan Reklamasi, Senin (19/8/2019). KOMPAS.COM/DEAN PAHREVIKondisi Bantaran Kali Ciliwung di Jalan Kebon Pala Tanah Rendah, Kampung Melayu, Jakarta Timur Pasca Pembersihan Reklamasi, Senin (19/8/2019).
Penulis Dean Pahrevi
|

"Ya banjir se-plafon noh 2 meteran kalau musim hujan. Ya kalinya dangkal paling semetaran dalamnya. Kali mah dikeruk jangan diperlebar doang. Kalau diperlebar tapi enggak dikeruk-keruk, air datang juga luber," ujar Fuad.

Warga mau digusur

Yusman menuturkan, dirinya mau saja digusur dari bantaran Kali Ciliwung asalkan diberikan ganti rugi yang sesuai.

Namun jika harus digusur, dirinya beserta warga lainnya tidak mau dipindahkan ke rumah susun (rusun).

Mereka lebih memilih uang ganti rugi daripada pindah ke rusun.

Baca juga: Ini Kondisi Bantaran Kali Ciliwung Pasca Pembongkaran Tanah Reklamasi...

"Mending ganti rugi aja yang sesuai misal kita rumah dua kamar ya digantinya juga dua kamar jadi kita bisa cari tempat tinggal. Enggak mau kalau pindah ke rusun karena nanti banyak bayaran juga, air, listrik, ogah dah, mending rumah kecil tapi punya sendiri," ujar Yusman.

Langkah Pemkot Jakarta Timur

Terkait dengan reklamasi tersebut, Wali Kota Jakarta Timur M Anwar mengatakan, pihaknya akan melakukan pengawasan ketat kepada warga di bantaran Kali Ciliwung agar tidak membuang sampah sembarangan atau membuat daratan buatan kembali.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Anwar mengatakan, jika ada warga yang ketahuan melakukan hal tersebut, maka warga itu akan ditangkap tangan dan diproses secara hukum.

"Kita akan OTT operasi tangkap tangan. Seperti (buang) sampah (sembarangan), diserahkan ke pengadilan bagaimana seharusnya. Karena perusakan ini, nanti berakibat ke masyarakat banyak," kata Anwar di Kantor Wali Kota Jakarta Timur, Jumat (16/8/2019).

Soal relokasi warga di bantaran Kali Ciliwung, Anwar mengaku pihaknya tengah mengupayakan hal itu. Mengingat saat ini proses pembebasan lahan di bantaran Kali Ciliwung masih berjalan untuk normalisasi kali.

"Ya kita upayakan, sekarang kan masalahnya kan sedang dalam pembebasan bantaran kali kan. Itu kan yang megang anggaran kalau bantaran kali itu Sumber Daya Air bukan saya. Saya sifatnya mengoordinasikan, administrasi," ujar Anwar.

Halaman:


Video Rekomendasi

Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah uang elektronik senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Revisi Perda Covid-19 Masih Dibahas DPRD, Wagub DKI Harap Segera Disahkan

Revisi Perda Covid-19 Masih Dibahas DPRD, Wagub DKI Harap Segera Disahkan

Megapolitan
PPKM Level 4, Pemohon di Kantor Imigrasi Tangerang Merosot hingga 90 Persen

PPKM Level 4, Pemohon di Kantor Imigrasi Tangerang Merosot hingga 90 Persen

Megapolitan
Kasus Dugaan Pengancaman Naik ke Tahap Penyidikan, Polisi Datangi Jerinx ke Bali

Kasus Dugaan Pengancaman Naik ke Tahap Penyidikan, Polisi Datangi Jerinx ke Bali

Megapolitan
Wagub DKI: Angka Keterisian Tempat Tidur RS Covid-19 di Jakarta Turun Lagi

Wagub DKI: Angka Keterisian Tempat Tidur RS Covid-19 di Jakarta Turun Lagi

Megapolitan
Begini Cara Lapor Penyalahgunaan Bansos Beras di Jakarta

Begini Cara Lapor Penyalahgunaan Bansos Beras di Jakarta

Megapolitan
Satpol PP Sebut Belum Ada Sanksi Pemblokiran KTP Terhadap Pelanggar Prokes di Tangsel

Satpol PP Sebut Belum Ada Sanksi Pemblokiran KTP Terhadap Pelanggar Prokes di Tangsel

Megapolitan
Sopir Angkot di Depok Menjerit Pemasukan Turun Drastis: Paling Banyak 3 Penumpang

Sopir Angkot di Depok Menjerit Pemasukan Turun Drastis: Paling Banyak 3 Penumpang

Megapolitan
Lurah Gunung Sahari Utara Jemput Warga yang Bandel Tak Mau Divaksinasi Covid-19

Lurah Gunung Sahari Utara Jemput Warga yang Bandel Tak Mau Divaksinasi Covid-19

Megapolitan
Polisi Cari Pelaku yang Bacok Pemotor hingga Kritis di Antasari Jaksel

Polisi Cari Pelaku yang Bacok Pemotor hingga Kritis di Antasari Jaksel

Megapolitan
Hasil Gelar Perkara, Laporan Adam Deni Terhadap Jerinx Naik ke Tahap Penyidikan

Hasil Gelar Perkara, Laporan Adam Deni Terhadap Jerinx Naik ke Tahap Penyidikan

Megapolitan
Pencurian Rp 20 Juta di Truk, Polisi Sebut Saksi Lihat Pelaku Sudah Buntuti Korban dari Jauh

Pencurian Rp 20 Juta di Truk, Polisi Sebut Saksi Lihat Pelaku Sudah Buntuti Korban dari Jauh

Megapolitan
Pembagian Bansos Beras Dimulai, Anies: Tiap Keluarga Akan Terima 10 Kg

Pembagian Bansos Beras Dimulai, Anies: Tiap Keluarga Akan Terima 10 Kg

Megapolitan
Cara Blokir STNK secara Online Agar Tidak Kena Pajak Progresif

Cara Blokir STNK secara Online Agar Tidak Kena Pajak Progresif

Megapolitan
Pemprov DKI Salurkan 5.000 Ton Beras untuk Warga 2 Kelurahan di Cakung

Pemprov DKI Salurkan 5.000 Ton Beras untuk Warga 2 Kelurahan di Cakung

Megapolitan
Sebagian Petugas RT/RW di Depok Minta Pungutan, Kantor Pos Klaim Penyaluran BST Door to Door

Sebagian Petugas RT/RW di Depok Minta Pungutan, Kantor Pos Klaim Penyaluran BST Door to Door

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X