Soal Pin Emas, Fraksi PDI-P: Ini Kan Kebiasaan yang Selama Ini Sudah Berjalan

Kompas.com - 21/08/2019, 13:26 WIB
Pin Emas DPRD TRIBUN MEDAN/INDRAPin Emas DPRD

JAKARTA, KOMPAS.com - Ketua Fraksi PDI-P DPRD DKI Jakarta Gembong Warsono menilai pemberian pin emas kepada anggota DPRD DKI adalah hal yang wajar.

Pasalnya pin tersebut tak baru diberikan untuk anggota DPRD DKI periode 2019-2024. Namun, sudah berlangsung lama.

"Bukan hak juga sih, tapi sudah kebiasaan yang selama ini sudah berjalan. Sejak sebelum reformasi udah seperti itu. Bukan hal baru," ucap Gembong saat dihubungi Kompas.com, Rabu (21/8/2019).

Pemberian pin emas 24 karat seberat 5 gram dan 7 gram ini menurut Gembong tak perlu dipermasalahan.

Baca juga: Terima Pin Emas, Fraksi Gerindra: Itu Kan Bentuk Apresiasi, Apa yang Berlebihan?

Karena tak hanya anggota DPRD DKI saja yang menerima, melainkan dari anggota DPR RI hingga DPRD tingkat kota dan kabupaten.

"Pin kan bukan berlaku untuk Jakarta saja berlaku mulai dari DPR RI sampai DPRD tingkat kabupaten kota," ujarnya.

Terlebih anggaran untuk pin emas sudah termasuk dalam anggaran pendapatan dan belanja daerah (APBD) 2019.

"Semua akan dapat. Ini kan dianggarkan tahun sebelumnya iya sekarang yg jadi persoalan apa? Yang dipersoalkan mereka tuh apa? Makanya saya tidak mau berpolemik ya sudahlah. Ngapain kita berpolemik di dalam rumah sendiri dan yang dipersoalkan bukan hal yang substansial," kata dia.

Gembong sendiri merupakan anggota DPRD DKI periode 2014-2019 dari PDI-P yang kembali terpilih sebagai anggota DPRD DKI periode 2019-2024 dan akan dilantik pada 26 Agustus 2019.

Baca juga: Tolak Pin Emas, Staf Ahok yang Jadi Anggota DPRD DKI Akan Jual untuk Disumbangkan

Sebelumnya diberitakan, 106 anggota DPRD DKI Jakarta terpilih periode 2019-2024 akan mendapatkan pin emas 24 karat seberat 5 gram dan 7 gram.

Dikutip dari situs web apbd.jakarta.go.id, 1 gram emas 24 karat seharga Rp 761.000. Jika dikalikan, maka harga 1 pin emas seberat 5 gram Rp 3,8 juta, sementara harga 1 pin emas seberat 7 gram yakni Rp 5,3 juta.



Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Anies: 3,7 Juta Warga DKI Mesti Dibantu karena Terdampak Covid-19

Anies: 3,7 Juta Warga DKI Mesti Dibantu karena Terdampak Covid-19

Megapolitan
Pasien Positif Covid-19 yang Sembuh di RSUP Persahabatan Kini 22 Orang

Pasien Positif Covid-19 yang Sembuh di RSUP Persahabatan Kini 22 Orang

Megapolitan
Pemkot Tangsel akan Bahas Rencana Bantuan Warga Miskin di Tengah Wabah Corona

Pemkot Tangsel akan Bahas Rencana Bantuan Warga Miskin di Tengah Wabah Corona

Megapolitan
Cerita Warteg di Menteng Bagikan Makan Gratis untuk Ojol di Tengah Pandemi Covid-19

Cerita Warteg di Menteng Bagikan Makan Gratis untuk Ojol di Tengah Pandemi Covid-19

Megapolitan
Hari Ini, Anies Usulkan Status PSBB untuk Jakarta kepada Menkes

Hari Ini, Anies Usulkan Status PSBB untuk Jakarta kepada Menkes

Megapolitan
Untuk Pertama Kali, Satu Pasien Positif Covid-19 di Bekasi Dinyatakan Sembuh

Untuk Pertama Kali, Satu Pasien Positif Covid-19 di Bekasi Dinyatakan Sembuh

Megapolitan
Meski Sering Diimbau Jangan Mudik, Ratusan Orang Masih Nekat Pulang Kampung Melalui Terminal Pulogebang

Meski Sering Diimbau Jangan Mudik, Ratusan Orang Masih Nekat Pulang Kampung Melalui Terminal Pulogebang

Megapolitan
Kapolsek Kembangan Gelar Resepsi di Tengah Corona, Warga: Harusnya Dimarahi Seperti di Video Viral Itu

Kapolsek Kembangan Gelar Resepsi di Tengah Corona, Warga: Harusnya Dimarahi Seperti di Video Viral Itu

Megapolitan
Cegah Penyebaran Covid-19, Penumpang Domestik Soekarno-Hatta Diperiksa

Cegah Penyebaran Covid-19, Penumpang Domestik Soekarno-Hatta Diperiksa

Megapolitan
3 Pekerja di Bandara Soekarno-Hatta Sempat Positif Covid-19, Kini Sudah Sembuh

3 Pekerja di Bandara Soekarno-Hatta Sempat Positif Covid-19, Kini Sudah Sembuh

Megapolitan
Kapolsek Kembangan Tetap Gelar Resepsi, Warga: Padahal Polisi Bubarin Pesta Pernikahan Warga

Kapolsek Kembangan Tetap Gelar Resepsi, Warga: Padahal Polisi Bubarin Pesta Pernikahan Warga

Megapolitan
Dua Lansia Terjebak di Jakarta karena Corona, Ingin Pulang agar Bisa Puasa di Kampung

Dua Lansia Terjebak di Jakarta karena Corona, Ingin Pulang agar Bisa Puasa di Kampung

Megapolitan
Barang Milik Pedagang yang Dibunuh di Cimanggis Tak Ada yang Raib

Barang Milik Pedagang yang Dibunuh di Cimanggis Tak Ada yang Raib

Megapolitan
Terapkan Isolasi Kemanusiaan di Bekasi, Wakil Wali Kota: Untuk Shock Therapy Warga yang Keluar Rumah

Terapkan Isolasi Kemanusiaan di Bekasi, Wakil Wali Kota: Untuk Shock Therapy Warga yang Keluar Rumah

Megapolitan
DKI Cari Relawan Psikolog untuk Konseling Tenaga Medis Covid-19

DKI Cari Relawan Psikolog untuk Konseling Tenaga Medis Covid-19

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X