Pemprov DKI Stop Bantuan Fasilitas Kesehatan dan Air Bersih untuk Pencari Suaka

Kompas.com - 21/08/2019, 18:07 WIB
Situasi di gedung eks Kodim, Jakarta Barat, Senin (22/07/2019). KOMPAS.com/ VERRYANA NOVITA NINGRUMSituasi di gedung eks Kodim, Jakarta Barat, Senin (22/07/2019).

JAKARTA, KOMPAS.com — Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan menghentikan bantuan dan fasilitas kesehatan serta air minum kepada para pencari suaka yang menempati gedung eks kodim, Kalideres, Jakarta Barat.

Bantuan tersebut direncanakan diberhentikan mulai Rabu (21/8/2019). Sebelumnya, suplai bantuan makanan sudah lebih dulu distop.

"Setelah tanggal 21 Agustus itu bukan makanan saja yang dihentikan, mungkin fasilitas kesehatan. Ya itu kesehatan, air bersih," ucap Kepala Kesbangpol DKI Jakarta Taufan Bakri seusai rapat pembahasan masalah pengungsi di lantai 10 DPRD DKI Jakarta, Rabu (21/8/2019).

Selanjutnya, mulai 21 hingga 31 Agustus 2019 para pencari suaka akan disosialisasikan untuk meninggalkan gedung eks kodim.

"Pelan-pelan kami sosialisasi kepada mereka bahwa setelah bantuan dihentikan, silakan Anda keluar," ujarnya.

Baca juga: Bantuan Makanan bagi Pencari Suaka Dihentikan Mulai Hari Ini

Setelah tak lagi menempati gedung eks kodim, tanggung jawab atas para pencari suaka sepenuhnya dikembalikan kepada UNHCR (United Nations High Commissioner for Refugees) dan IOM (International Organization for Migration atau Organisasi Internasional untuk Migrasi).

"Ya UNHCR dan IOM yang bertanggung jawab. UNHCR itu perpres kita itu. Perpres 125 itu hanya memfasilitasi kecuali ada permohonan lagi dari pimpinan," tutur Taufan.

Diketahui, para pencari suaka dipindahkan ke lapangan eks kodim di Kalideres, Jakarta Barat, Kamis (11/7/2019).

Sekretaris Daerah Saefullah mengatakan, gedung tersebut merupakan aset Pemprov DKI.

Baca juga: Pencari Suaka di Kalideres Berharap Dapat Daging Kurban

Lokasinya dekat Rumah Detensi Imigrasi Kalideres yang selama ini menjadi tempat penampungan para pencari suaka.

"Ke lapangan eks kodim di Kalideres, ada di aset kita," ujar Saefullah di Jalan Kebon Sirih.

Saefullah menyampaikan, Pemprov DKI menyiapkan tenda-tenda untuk tempat tinggal para pencari suaka. Pemprov DKI juga menyediakan fasilitas mandi, cuci, dan kakus (MCK).



Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pendapatan Kota Tangerang Sempat Anjlok 90 Persen akibat Covid-19, Anggaran Pendidikan Terancam Dialihkan

Pendapatan Kota Tangerang Sempat Anjlok 90 Persen akibat Covid-19, Anggaran Pendidikan Terancam Dialihkan

Megapolitan
Tak Ada Juknis dari Pemerintah, Penyelenggaraan MPLS Disebut Tanpa Standar yang Jelas

Tak Ada Juknis dari Pemerintah, Penyelenggaraan MPLS Disebut Tanpa Standar yang Jelas

Megapolitan
Pegawai Dishub Depok yang Cegat Ambulans Akan Dilaporkan ke Badan Kepegawaian

Pegawai Dishub Depok yang Cegat Ambulans Akan Dilaporkan ke Badan Kepegawaian

Megapolitan
Pilotnya Terjerat Narkoba, Citilink Lakukan Tes Urine ke Karyawan

Pilotnya Terjerat Narkoba, Citilink Lakukan Tes Urine ke Karyawan

Megapolitan
Benyamin Davnie Klaim Dapat Dukungan dari PPP untuk Jadi Calon Wali Kota Tangsel

Benyamin Davnie Klaim Dapat Dukungan dari PPP untuk Jadi Calon Wali Kota Tangsel

Megapolitan
Hari Pertama Pengenalan Sekolah, Apa Saja Kegiatan dan Materi yang Diberikan?

Hari Pertama Pengenalan Sekolah, Apa Saja Kegiatan dan Materi yang Diberikan?

Megapolitan
RS dan Pasar Jadi Lokasi Penularan Covid-19 Tertinggi di Jakarta

RS dan Pasar Jadi Lokasi Penularan Covid-19 Tertinggi di Jakarta

Megapolitan
Pengedar Narkoba 'Palugada' Merupakan Jaringan dari Kelompok Aceh

Pengedar Narkoba "Palugada" Merupakan Jaringan dari Kelompok Aceh

Megapolitan
Penjambretan di Cilincing, Korban Sempat Buang Ponselnya Saat Dihampiri Pelaku

Penjambretan di Cilincing, Korban Sempat Buang Ponselnya Saat Dihampiri Pelaku

Megapolitan
Polisi Tembak Kaki Pengedar Narkoba “Palugada” karena Melawan Saat Ditangkap

Polisi Tembak Kaki Pengedar Narkoba “Palugada” karena Melawan Saat Ditangkap

Megapolitan
SMAN 2 Depok Kumpulkan Murid Pagi Tadi, Pemkot Janji Besok Tak Ada Lagi

SMAN 2 Depok Kumpulkan Murid Pagi Tadi, Pemkot Janji Besok Tak Ada Lagi

Megapolitan
Polisi Kejar Penjambret di Cilincing yang Lukai Korbannya

Polisi Kejar Penjambret di Cilincing yang Lukai Korbannya

Megapolitan
Ahli Sebut Lonjakan Kasus Covid-19 di Jakarta Akibat Pelonggaran PSBB, Termasuk CFD

Ahli Sebut Lonjakan Kasus Covid-19 di Jakarta Akibat Pelonggaran PSBB, Termasuk CFD

Megapolitan
Jadi Zona Merah, RW 03 Kelurahan Kebon Manggis Disemprot Disinfektan Setiap Hari

Jadi Zona Merah, RW 03 Kelurahan Kebon Manggis Disemprot Disinfektan Setiap Hari

Megapolitan
Hari Pertama Pengenalan Sekolah, Guru Gaptek, Kegiatan Terlambat Dimulai

Hari Pertama Pengenalan Sekolah, Guru Gaptek, Kegiatan Terlambat Dimulai

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X