Nasib Nahas Orangtua, Tertimpa Pohon hingga Tewas Saat Tunggu Putrinya Ujian

Kompas.com - 22/08/2019, 09:27 WIB
Sebuah mobil tertimpa pohon saat sedang terparkir di halaman Universitas Pancasila, Rabu (21/8/2019). Dokumentasi PribadiSebuah mobil tertimpa pohon saat sedang terparkir di halaman Universitas Pancasila, Rabu (21/8/2019).
|

2. Pihak kampus klaim pohon dalam kondisi baik

Dari pantauan Kompas.com di lokasi, tampak beberapa pohon menjulang tinggi di halaman kampus. Khusus pohon yang tumbang, pihak kampus mengklaim kondisi pohon tersebut masih bagus. Mereka mengklaim tumbangnya pohon karena tiupan angin.

"Kami selalu memeriksa keadaan pohon, kalau sudah mengganggu kami akan lakukan potong. Jadi sebenarnya pohon ini masih dalam keadaan baik tapi karena tertiup angin jadi tumbang," ujar Kepala Biro Humas Universitas Pancasila, Putri Langka saat ditemui di lokasi tumbangnya pohon, Rabu (21/8/2019).

Dia mengatakan angin pada siang itu bertiup cukup kencang sehingga pohon yang tumbang tersebut sempat terangkat dan menimpa mobil.

"Jadi pohonnya terangkat, dia terangkat ke sana (ke arah samping) harusnya kalau tumbang ke depan," ucap dia.

Baca juga: Universitas Pancasila Beri Beasiswa untuk Mahasiswa yang Ibunya Tewas Tertimpa Pohon

3. Anak korban diberikan beasiswa

Putri Langka memastikan mahasiswi yang orang tuanya menjadi korban tewas tertimpa pohon mendapatkan beasiswa selama satu tahun penuh. Hal tersebut menjadi bentuk pertanggungjawaban pihak universitas atas peristiwa nahas itu.

Tidak hanya itu, pihak universitas juga akan memberikan uang santunan kepada siswi Fakultas Farmasi tersebut karena ibunya meninggal dalam peristiwa tersebut.

"Untuk biaya pengobatan bapak kita tanggung penuh, kemudian ada santunan untuk ibu, mahasiswanya kita berikan beasiswa satu tahun," ucap dia.

Dia memastikan peristiwa tersebut tidak akan terulang kembali dan akan meningkatkan pengawasan terhadap pohon-pohon yang sudah dinilai rawan tumbang.

4. Korban akan dimakamkan di Tangerang

Kompas.com sempat menyambangi rumah duka di Rumah Sakit Fatmawati, Jakarta Selatan. Di sana sudah banyak sanak saudara yang mengawal jenazah untuk diberangkatkan ke kediamannya di kawasan Tigaraksa, Tanggerang Kota.

Baca juga: Universitas Pancasila Sebut Pohon Tumbang karena Tertiup Angin

"Nanti untuk pemakaman belum jelas apa malam ini atau besok pagi karena perjalanan dari sini ke Tigaraksa saja belum tentu tentu sampai sana pukul 20.00 WIB," ujar salah satu keluarga korban, Supardi (60).

Selain itu, suami Siti, Hera Laksana, yang juga menjadi korban luka kini berangsur membaik. Dia berencana keluar dari Rumah Sakit Zahirah, Jagakarsa, Jakarta Selatan untuk menyusul ke Tigaraksa.

"Suaminya sekarang ada di rumah sakit di Jagakarsa. Hanya sekadar ada patah (tulang) sedikit tapi tidak terlalu parah. Jadi sekarang mau disusul ke sana (Tigaraksa)," ucap dia.

Tidak lama berselang, jenazah pun dibawa oleh pihak keluarga dari RS Fatmawati menuju kediaman korban di Tigaraksa. Terlihat pihak kampus juga mengawal jenazah.

Halaman:
Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Penipu yang Bius Korbannya di Tamansari Adalah Residivis, Baru Bebas dari Penjara Awal 2020

Penipu yang Bius Korbannya di Tamansari Adalah Residivis, Baru Bebas dari Penjara Awal 2020

Megapolitan
Wali Kota: Istri dan Sopir Camat Bekasi Utara Dinyatakan Positif Corona

Wali Kota: Istri dan Sopir Camat Bekasi Utara Dinyatakan Positif Corona

Megapolitan
Polisi: Penipu yang Bius Teman Kencan di Tamansari Sudah Lakukan Aksinya 80 Kali

Polisi: Penipu yang Bius Teman Kencan di Tamansari Sudah Lakukan Aksinya 80 Kali

Megapolitan
Sampah Masker dan APD Meningkat, Petugas Kebersihan dan Pemulung Rentan Terkena Corona

Sampah Masker dan APD Meningkat, Petugas Kebersihan dan Pemulung Rentan Terkena Corona

Megapolitan
Tetap Beroperasi Selama PSBB, Kurir Sepeda di Jakarta Ikuti Protap Covid-19

Tetap Beroperasi Selama PSBB, Kurir Sepeda di Jakarta Ikuti Protap Covid-19

Megapolitan
Polisi Tangkap Penipu yang Bius Teman Kencan Usai Berhubungan Intim di Tamansari

Polisi Tangkap Penipu yang Bius Teman Kencan Usai Berhubungan Intim di Tamansari

Megapolitan
Setelah Kisahnya Viral, Dodo Pengemudi Ojol Kembali Tempati Kontrakannya

Setelah Kisahnya Viral, Dodo Pengemudi Ojol Kembali Tempati Kontrakannya

Megapolitan
Bintaro Xchange Mall Perpanjang Penutupan Sementara

Bintaro Xchange Mall Perpanjang Penutupan Sementara

Megapolitan
Kurir Sepeda di Jakarta Tetap Beroperasi Selama PSBB

Kurir Sepeda di Jakarta Tetap Beroperasi Selama PSBB

Megapolitan
Anies Klaim Ketentuan PSBB Jakarta Akan Jadi Rujukan Pemda Sekitar

Anies Klaim Ketentuan PSBB Jakarta Akan Jadi Rujukan Pemda Sekitar

Megapolitan
Pemkot Tangerang Sediakan Pemakaman Khusus Korban Covid-19

Pemkot Tangerang Sediakan Pemakaman Khusus Korban Covid-19

Megapolitan
Pemda di Jabodetabek akan Sinkronisasi Kebijakan Soal PSBB

Pemda di Jabodetabek akan Sinkronisasi Kebijakan Soal PSBB

Megapolitan
PSBB di Jakarta Mulai Berlaku pada 10 April Pukul 00.00 WIB

PSBB di Jakarta Mulai Berlaku pada 10 April Pukul 00.00 WIB

Megapolitan
Mahasiswa Baru UI dari SNMPTN 2020 Verifikasi Online karena Corona, Ini Tahapannya

Mahasiswa Baru UI dari SNMPTN 2020 Verifikasi Online karena Corona, Ini Tahapannya

Megapolitan
SNMPTN 2020, UI Terima 1.106 Mahasiswa Baru

SNMPTN 2020, UI Terima 1.106 Mahasiswa Baru

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X