Warga Jelupang Minta Kondisi Jalan Dikembalikan Seperti Awal

Kompas.com - 22/08/2019, 10:03 WIB
Warga melakukan aksi unjuk rasa dengan membakar ban di pinggir Jalan Jelupang, Serpong, Tangsel, Rabu (21/8/2019). KOMPAS.com/Muhamad Isa BustomiWarga melakukan aksi unjuk rasa dengan membakar ban di pinggir Jalan Jelupang, Serpong, Tangsel, Rabu (21/8/2019).

TANGERANG SELATAN, KOMPAS.com - Warga Jelupang, Serpong, Tangerang Selatan meminta kepada pengembang proyek jalan tol sigap dalam bertindak. Mereka diminta untuk dapat mengembalikan akses jalan yang sebelumnya ditutup dikembikan seperti awal.

Salah satu warga setempat, Basri mengatakan sebelum adanya turap yang dibangun oleh pengembang jalan tol, akses Jelupang menuju Buaran Timur, Tangsel memiliki ukuran yang lebar.

Dengan kondisi tersebut para pengendara dinilai mudah dalam menempuh akses jalan yang diinginkan.

"Harapannya cuma ingin jalan kita dikembalikan seperti awal. Enggak ada turap. Karena kan yang sekarang ini tadinya warga ingin ke kanan atau ke kiri bisa langsung tapi ini dialihkan dengan jumlah luas jalan yang sempit sekali," katanya saat ditemui disela-sela unjuk rasa pada Rabu (21/8/2019).

Baca juga: Warga Jelupang Tuntut Pelaksana Proyek Tol Serpong-Kunciran Tidak Tutup Jalan

Kini setelah adanya pembongkaran turap, rencananya perwakilan warga akan kembali bertemu dengan para pengembang. Selama ini, masyarakat menganggap turap yang dibangun oleh pengembang hanya sementara.

Menurut Basri, pertemuan tersebut tentu untuk membicarakan mengenai permintaan akses jalan seperti semula.

"Sejauh ini kan kita enggak tahu. Kita kira hanya sementara tapi kalau kata tukang batu gitu katanya kalau sudah dipasang turap itu permanen. Makannya jangan sampai hal ini terjadi lagi nanti," katanya.

Sebelumnya, massa sempat menutup akses Jalan Buaran Timur pada Rabu (22/8/2019). Massa menutup akses jalan dengan membakar ban dan membongkar jalan. 

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Polisi Tangkap Spesialis Pencuri Motor yang Beraksi di Wilayah Tangsel

Polisi Tangkap Spesialis Pencuri Motor yang Beraksi di Wilayah Tangsel

Megapolitan
Kapolsek Kalideres Sebut Tidak Ada Indikasi Pilot Wings Air Dibunuh

Kapolsek Kalideres Sebut Tidak Ada Indikasi Pilot Wings Air Dibunuh

Megapolitan
Pilot Wings Air Diduga Bunuh Diri, Ini Tanggapan Lion Air Group

Pilot Wings Air Diduga Bunuh Diri, Ini Tanggapan Lion Air Group

Megapolitan
Pemprov DKI Kesulitan Kuras Saluran Air di Sunter Sebelum Penggusuran

Pemprov DKI Kesulitan Kuras Saluran Air di Sunter Sebelum Penggusuran

Megapolitan
Soal Ormas Kelola Parkir, DPRD Kota Bekasi akan Panggil Pengusaha Minimarket

Soal Ormas Kelola Parkir, DPRD Kota Bekasi akan Panggil Pengusaha Minimarket

Megapolitan
Diduga Bunuh Diri, Pilot Wings Air Ditemukan Tewas di Kamar Indekos

Diduga Bunuh Diri, Pilot Wings Air Ditemukan Tewas di Kamar Indekos

Megapolitan
10 Tahun Dagang di Sunter, Pedagang Minta Dibina Pemprov DKI

10 Tahun Dagang di Sunter, Pedagang Minta Dibina Pemprov DKI

Megapolitan
9 Bulan Ormas Kelola Parkir Minimarket, Hanya Rp 1,2 Miliar Masuk Kas Daerah

9 Bulan Ormas Kelola Parkir Minimarket, Hanya Rp 1,2 Miliar Masuk Kas Daerah

Megapolitan
Dalam Sidang, Hakim Konfirmasi Kabar Nunung Jual 4 Rumah

Dalam Sidang, Hakim Konfirmasi Kabar Nunung Jual 4 Rumah

Megapolitan
Komisi III DPRD Bekasi Nilai Salah Langkah Bapenda Tunjuk Anggota Ormas Kelola Parkir Minimarket

Komisi III DPRD Bekasi Nilai Salah Langkah Bapenda Tunjuk Anggota Ormas Kelola Parkir Minimarket

Megapolitan
Menanggung Hidup Keluarga Besar, Nunung Minta Hakim Ringankan Vonis

Menanggung Hidup Keluarga Besar, Nunung Minta Hakim Ringankan Vonis

Megapolitan
Setu Sawangan di Depok 'Menguning' Setahun Sekali, Ini Sebabnya...

Setu Sawangan di Depok "Menguning" Setahun Sekali, Ini Sebabnya...

Megapolitan
PAD Bekasi Minus Rp 1 Triliun, Pemkot akan Optimalkan Reklame dan PBB

PAD Bekasi Minus Rp 1 Triliun, Pemkot akan Optimalkan Reklame dan PBB

Megapolitan
Polisi Tembak Kaki 3 Pembobol Showroom Motor di Pamulang, Seorang Kena Bokong

Polisi Tembak Kaki 3 Pembobol Showroom Motor di Pamulang, Seorang Kena Bokong

Megapolitan
Antisipasi Kampanye Hitam Pilkades, Polresta Tangerang Turunkan Personel Khusus

Antisipasi Kampanye Hitam Pilkades, Polresta Tangerang Turunkan Personel Khusus

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X